Wayang Kulit Tionghoa-Jawa Koleksi Budaya Tionghoa di Nusantara

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 24 Januari 2016
 Wayang Kulit Tionghoa-Jawa Koleksi Budaya Tionghoa di Nusantara

Wayang Kulit Tionghoa-Jawa jadi penanda kohesi budaya Tionghoa di Nusantara (Foto:MP/Yohanes Abimanyu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Budaya - Wayang kulit Tionghoa-Jawa merupakan salah satu produk kebudayaan antara budaya Tionghoa dan Jawa di bidang seni pertunjukan wayang. Penciptanya adalah Gan Thwan Sing pada tahun 1925 di Yogyakarta.

Pengelola Museum Hakka Indonesia Sukirin mengatakan bahwa saat ini hanya ada dua set wayang kulit Tionghoa-Jawa yan adai di dunia, yakni Koleksi Museum Sonobudoyo Yogyakara dan Koleksi Dr. Waler Angst (Uberlingen-Jerman).

"Pada 23 November 2012 Gan Thwan Sing mendapatkan penghargaan Satya Lencana Kebudayaan dari Kementerian Pariwisata dan Republik Indonesia. Usahanya merupakan salah satu kontribusi masyarakat Tionghoa dalam bidang seni pertunjukkan di Indonesia," tutur Sukirin saat ditemui di museum Hakka Indonesia, Jumat (22/1).

Sukirin menambahkan bahwa Gan Thwan Sin merupakan seniman Yogyakara yang tinggal di Jatinom, Klaten pada tahun 1895.

"Lakon wayang kulit Tionghoa-Jawa ini mengisahkan cerita Sie Jin Kwin Ceng Tang dan Sie Teng San Ceng See. Tokoh-tokoh wayang kulit Tionghoa-Jawa salah satu koleksi museum Sonobudoyo bagian dari cerita Sien Jin Kwi Ceng Tang, sedangkan koleksi Dr. Walter Angst (Uberlingen-Jerman) adalah tokoh-tokoh wayang Sie Teng San Ceng See," terangnya.

Menurut Sukirin, buku lakon ini diawali dengan lokasi adegan (misalnya kejadian di khayangan). Kemudian dilanjutkan dengan nama-nama tokoh wayang, dan diakhiri dengan uraian kisahnya.

"Dalam pelaksanaannya, baik janturan, suluk maupun kandha, seluruhnya menggunakan idiom-idiom pedalangan Jawa," jelasnya.

Sejak wafatnya, lanjutnya, seni pertunjukan wayang kulit Cina-Jawa tidak lagi dikenal orang. Putra satu-satunya, Gani Lukito , mengaku tidak memiliki kemampuan mendalang seperti ayahnya. 14 Istri dari Gani Lukito, yaitu Lie Kwie Nio , mengatakan bahwa suaminya lebih senang bermain musik biola ketimbang mendalang.

"Dalang wayang Potehi dari Semarang, Thio Tiong Gie mengatakan bahwa dia tidak pernah melihat atau mendengar pertunjukan wayang tersebut. Peninggalan seni dan budaya bernilai tinggi ini masih dapat disaksikan di Yogyakarta (satu set wayang kulit), Berlin (Jerman, teks lakon wayang) dan Affenberg-Salem (Jerman, satu set wayang). Ketiga tempat ini menjadi monumen bagi kelangsungan sebuah tradisi kesenian wayang," tuturnya.(abi)

BACA JUGA:

  1. Diakui Dunia, Pelestarian Museum Wayang Harus Ditingkatkan Lagi
  2. Pagelaran Wayang Animasi Jadi Favorit Para Pengunjung
  3. Berusia Ratusan Tahun, Wayang Kyai Intan Jadi 'Jagoan' di Museum Wayang
  4. Festival Wayang Anak di Magelang
  5. Mengenal Kudu Leumpang, Kesenian Wayang Sukuraga
#Tahun Baru Imlek #Inspirasi Imlek #Wayang Kulit Tionghoa-Jawa #Wayang Kulit
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Selama Libur Panjang Imlek, Hampir 60 Ribu Orang Padati Taman Margasatwa Ragunan
Wahyudi memprediksi atmosfer kebun binatang akan berubah drastis menjadi lebih tenang dalam waktu dekat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Februari 2026
Selama Libur Panjang Imlek, Hampir 60 Ribu Orang Padati Taman Margasatwa Ragunan
Fun
Rayakan Imlek Lebih Bermakna, 5 Barang Ini Dipercaya Bawa Hoki
Perayaan Tahun Baru Imlek tak lepas dari berbagai simbol keberuntungan. Simak lima barang yang wajib ada saat Imlek beserta makna dan tradisinya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 16 Februari 2026
Rayakan Imlek Lebih Bermakna, 5 Barang Ini Dipercaya Bawa Hoki
ShowBiz
5 Lagu Imlek Klasik yang Terus Dinyanyikan dari Generasi ke Generasi
Daftar lagu Imlek klasik dari Xin Nian Hao hingga Gong Xi Gong Xi, selalu mengiringi perayaan Tahun Baru Tionghoa dari generasi ke generasi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 16 Februari 2026
5 Lagu Imlek Klasik yang Terus Dinyanyikan dari Generasi ke Generasi
Indonesia
BMKG Beri Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Hingga 21 Februari, Imlek 2026 Dibayangi Hujan Lebat dan Angin Kencang
BMKG memprediksi cuaca ekstrem berpotensi terjadi saat perayaan Imlek 2026 hingga 21 Februari. Hujan lebat, petir, dan angin kencang mengancam.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 16 Februari 2026
BMKG Beri Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Hingga 21 Februari, Imlek 2026 Dibayangi Hujan Lebat dan Angin Kencang
Indonesia
Imlek 2026: China Tetapkan Libur 9 Hari, Terpanjang dalam Sejarah
Imlek 2026 jatuh pada 17 Februari. China menetapkan libur 9 hari, terpanjang dalam sejarah Festival Musim Semi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 15 Februari 2026
Imlek 2026: China Tetapkan Libur 9 Hari, Terpanjang dalam Sejarah
Lifestyle
Ucapan Imlek 2026 Paling Dicari 30 Rekomendasi, Lengkap Prompt AI Gambar
Kumpulan 30 ucapan Imlek 2026 penuh hoki, rezeki, dan makna. Lengkap 20 prompt AI gambar aesthetic siap pakai untuk media sosial.
ImanK - Sabtu, 14 Februari 2026
Ucapan Imlek 2026 Paling Dicari 30 Rekomendasi, Lengkap Prompt AI Gambar
Indonesia
Sambut Imlek, DLH DKI Kerahkan Personel Bersihkan Klenteng dan Vihara
Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menggelar kerja bakti membersihkan klenteng dan vihara di berbagai wilayah Jakarta menjelang Imlek.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 13 Februari 2026
Sambut Imlek, DLH DKI Kerahkan Personel Bersihkan Klenteng dan Vihara
Fun
Tradisi Angpao Imlek: Arti, Etika Memberi, dan Warna Amplop yang Dianjurkan
Angpao menjadi tradisi penting saat Imlek. Simak makna angpao, etika memberi, serta panduan memilih warna amplop yang membawa keberuntungan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 07 Februari 2026
Tradisi Angpao Imlek: Arti, Etika Memberi, dan Warna Amplop yang Dianjurkan
Indonesia
Simak Rangkaian Perayaan Imlek 2026 di Jakarta, dari Lapangan Banteng hingga Glodok
Pemprov DKI Jakarta akan menggelar perayaan Imlek 2026 di Lapangan Banteng pada 28 Februari dan Cap Go Meh di Glodok pada 3 Maret 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026
Simak Rangkaian Perayaan Imlek 2026 di Jakarta, dari Lapangan Banteng hingga Glodok
Indonesia
Imlek Nasional 2026 di Jakarta, Pemprov DKI Perluas Publikasi dan Agenda Pendukung
Pemprov Jakarta terus mematangkan persiapan Perayaan Imlek Nasional 2026. Dukungan publikasi, agenda #ImlekdiJakarta, dan koordinasi lintas sektor disiapkan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 02 Februari 2026
Imlek Nasional 2026 di Jakarta, Pemprov DKI Perluas Publikasi dan Agenda Pendukung
Bagikan