Video Kekerasan Pelajar Berkerudung Gemparkan Netizen
kekerasan pada pelajar(Sumber screenshot: YouTube)
Merahputih Internet- Beredar lagi video kekerasan pelajar. Video berdurasi 1 menit 16 detik yang diposting akun Facebook Jogja Update menggambarkan aksi kekerasan yang dilakukan pelajar, terlebih dalam video kekerasan ini dilakukan oleh pelajar perempuan yang menggunakan kerudung.
Diawal video terlihat beberapa pelajar hanya berswafoto, akan tetapi aksi kekerasan terjadi saat si korban telah lengah, tendangan keras dari salah satu teman yang dibelakangnya membuat si korban tersungkur, melihat korban tak berdaya teman pelaku yang lainpun ikut andil dalam pengeroyokan itu, ada yang menjambak hingga kerudung korban lepas, ada pula yang menendang hingga kepala korban membentur tembok.
Korban yang dikeroyok 5 rekannya langsung babak belur. Pukulan, tendangan, dan jambakan yang dilontarkan keras oleh 5 pelaku hanya membuat korban menunduk untuk berlindung. Di dalam video tersebut malah terdengar suara sorakan, layaknya menyaksikan hiburan.
Terlihat ada seorang laki-laki didalam video itu, akan tetapi laki-laki malah asik menonton, tidak ada usaha melerai perkelahian tersebut.
Video yang diunggah beberapa waktu lalu kini menjadi sorotan pengguna internet, aksi kekerasan yang dilakukan pelajar perempuan ini mendapatkan komentar pedas dari orang yang menyaksikannya.
Salah satu pengguna Facebook yang berkomentar dalam video tersebut, Arshad Arshad mengatakan, tangkap aja masukan ke dalam penjara biar dia rasa.
Berikut video kekerasan pelajar berkerudung yang gegerkan pengguna Facebook:
Anak sekolah yang tidak berpendidikanVideo ini harus di sebarluaskan, agar ada pihak yang mengidentifikasi lokasi dan pelakunya
Posted by Jogja Update on Saturday, July 4, 2015
Video ini mendapatkan sekitar 700 komentar, dan telah di-share 5,201 kali.(Dri)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Megawati Ingatkan Perempuan Jangan Terjebak Dilema Palsu Cita-Cita Vs Rumah
Di Forum Zayed Award, Megawati Buka Rahasia Redam Konflik Ambon-Poso Lewat Empati Perempuan
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Diduga tak Mampu Beli Buku, DPR Minta Kemendikdasmen Usut Tuntas
Tawuran Kembali Menelan Korban, DPRD DKI Desak Pramono Bertindak Tegas
Kemenag Ingatkan Pentingnya Pencatatan Pernikahan, Lindungi Hak Perempuan dan Anak
Kapolri Luncurkan Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak Serta Pidana Perdagangan Orang di 11 Polda dan 22 Polres
Temuan Densus 88, Anak-Anak yang Marah saat Dilarang Main Ponsel Terindikasi Terpapar Paham Terorisme
Kasus Kekerasan Seksual Cenderung Meningkat di Kota Solo, Persetubuhan Anak Paling Banyak Dilaporkan
Dian Sastrowardoyo: Peran Perempuan Krusial di Tengah Disrupsi Teknologi AI
Pelajar Terdampak Bencana di Sumatera Dapat Bantuan Rp 2 Juta di Malaysia