TNI Gadungan Diringkus Polisi

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 08 Oktober 2015
TNI Gadungan Diringkus Polisi

Ilustrasi tertangkap, diborgol (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - AA (40) harus berurusan dengan polisi karena ulahnya melakukan tindak penipuan. AA yang berpura-pura menjadi Anggota TNI diringkus petugas Polres Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

"Modusnya pelaku mengaku sebagai anggota TNI berpangkat kapten yang kenal dengan orang-orang di Bandara Soetta. Pelaku menawarkan barang elekronik dengan harga miring," jelas AKBP Roycke Langie, Kapolres Bandara Soetta belum lama ini.

Mantan Wakil Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya itu juga menjelaskan, pelaku menipu dengan cara mengajak bertemu korban di Terminal 2 Bandara. Korban diminta menyerahkan uang dan menunggu di area terminal, barulah pelaku kabur membawa uang tersebut.

Roycke menyatakan, selama aksi penipuan pelaku sudah menipu dua orang korban, yakni Agung Fajarianto yang tertipu uang sebersar Rp18 Juta untuk pembelian enam unit laptop dan 15 unit iPhone, juga Soehendy yang tertipu Rp25 Juta untuk pembelian iPhone 6.

Kasat Reskrim Polres Bandara Soetta Kompol Azhari Kurniawan menambahkan, dari tangan pelaku, disita dua seragam TNI berpangkat Kapten dan papan nama bertuliskan A Jamaluddin SH., MH dan Andi Agus, SH., MH, satu seragam safari, satu pucuk replika senjata api, satu pelat nomor dinas Datasemen Markas (Denma) Mabes TNI serta satu unit mobil.

Menurut Azhari, motif pelaku melakukan penipuan dengan menjadi TNI gadungan karena kebutuhan ekonomi. Pelaku membeli atribut TNI itu di Pasar.

"Kita masih kembangkan apakah masih ada korban lain yang ditipu oleh pelaku,” katanya. (Dri)

Baca Juga:

  1. Bima Arya Peringatkan Penipuan Atas Nama Akun Facebooknya
  2. Awas, Penipuan Oknum Menggunakan Seragam Trans TV Berkeliaran
  3. Penipuan Online Marak di Jakarta Barat
  4. Terungkap Modus Baru, Penipuan melalui Kencan
  5. Tips dan Solusi Hindari Penipuan di ATM
#Kasus Penipuan #Penipuan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita
Kasus Dugaan Pencurian Dihentikan, Kuasa Hukum Bangun Paulus Tudungta Pertanyakan Mengapa Terlapor Belum Diperiksa
Kuasa hukum Bangun Paulus Tudungta meminta Polri membuka kembali penyelidikan dugaan pencurian. Menilai penghentian penyelidikan dilakukan sebelum pemeriksaan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 28 Juni 2026
Kasus Dugaan Pencurian Dihentikan, Kuasa Hukum Bangun Paulus Tudungta Pertanyakan Mengapa Terlapor Belum Diperiksa
Indonesia
Modus Penipuan Travel Umrah Hanania: Promosi Lewat Selebriti, Eskalasi Timteng Jadi Dalih Pembatalan
Jumlah korban penipuan travel umrah Hanania Travel mencapai sekitar 3.000 orang dengan kerugian ditaksir Rp 95,22 miliar.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Modus Penipuan Travel Umrah Hanania: Promosi Lewat Selebriti, Eskalasi Timteng Jadi Dalih Pembatalan
Indonesia
Korban Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel Ngadu ke DPR, Ingin Uang Kembali
Berharap para anggota DPR RI mendengar dan turut mencari solusi untuk ribuan korban yang gagal berangkat tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Korban Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel Ngadu ke DPR, Ingin Uang Kembali
Indonesia
Lansia Kalideres Kena Penipuan Ritual Buka Aura, Emas dan Jam Mewah Puluhan Juta Rupiah Melayang
Polisi tangkap pria berinisial AF yang menipu lansia dengan modus ritual buka aura di Kalideres. Korban kehilangan emas dan jam tangan senilai Rp33 juta.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Lansia Kalideres Kena Penipuan Ritual Buka Aura, Emas dan Jam Mewah Puluhan Juta Rupiah Melayang
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Badal Haji dan DAM Usai Dugaan Penipuan Rp 1,4 Miliar
Anggota Komisi VIII DPR RI meminta pemerintah memperketat pengawasan badal haji dan pembayaran DAM setelah terungkap dugaan penipuan senilai Rp 1,4 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
DPR Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Badal Haji dan DAM Usai Dugaan Penipuan Rp 1,4 Miliar
Indonesia
Kasus Hanania Travel Tilep Rp 12 Miliar, DPR Desak Pemulihan Total Uang Jemaah
Pemerintah dan aparat penegak hukum wajib memastikan seluruh hak materiil korban pulih secara nyata. 

Dwi Astarini - Rabu, 03 Juni 2026
Kasus Hanania Travel Tilep Rp 12 Miliar, DPR Desak Pemulihan Total Uang Jemaah
Indonesia
Satgas Haji Polri Ungkap Penipuan Haji Non-Prosedural, Kerugian Tembus Rp 21,7 Miliar
Satgas Haji dan Umrah Polri mengungkap kasus penipuan haji non-prosedural. 550 calon jemaah menjadi korban dengan total kerugian mencapai Rp 21,7 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Satgas Haji Polri Ungkap Penipuan Haji Non-Prosedural, Kerugian Tembus Rp 21,7 Miliar
Indonesia
Nyaru Jadi Pejabat hingga Anggota DPR, 3.000 Nomor Penipu Diblokir Komdigi
Total 18.500 nomor diblokir terkait penipuan, investasi fiktif, hingga judi online.
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Nyaru Jadi Pejabat hingga Anggota DPR, 3.000 Nomor Penipu Diblokir Komdigi
Indonesia
3.000 Nomor Telepon Spam Call, Deepfake Juga Tambah Marak
di Indonesia, satuan tugas antiscam yang dibentuk bersama Otoritas Jasa Keuangan mencatat kerugian dari penipuan daring mencapai Rp 9,1 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
3.000 Nomor Telepon Spam Call, Deepfake Juga Tambah Marak
Indonesia
Modus Penipuan Lowongan Kerja KAI Marak Lagi, Pelamar Diminta Waspada
Modus penipuan lowongan kerja KAI kembali ramai. KAI Services pun angkat bicara soal rekrutmen tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Modus Penipuan Lowongan Kerja KAI Marak Lagi, Pelamar Diminta Waspada
Bagikan