Terkait Pengungsi Rohingya, SBY: Tak Adil Jika yang Disalahkan Indonesia
Ratusan pengungsi Rohingya terdampar di Laut Aceh tepatnya di Desa Meunasah Sagoe, Seuneudon, Aceh Utara, Aceh, Minggu (10/5). (ANTARA FOTO/Syifa)
MerahPutih Nasional - Presiden RI yang ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) angkat bicara terkait kondisi pengungsi Rohingya Myanmar dan Bangladesh yang terlantar di Aceh setelah terombang-ambing di laut Aceh.
Seperti diberitakan sebelumnya, para pengungsi ini terdampar di perairan Aceh, tepatnya di Desa Meunsah Sagoer, Seuneudon, Aceh Utara. Sebanyak ribuan jiwa etnis Rohingya meninggalkan negaranya guna mencari perlindungan ke Malaysia. Namun nahas, mereka terdampar di Laut Aceh dan akhirnya bisa bertahan hidup berkat pertolongan pemerintah daerah Aceh dan sebagian warga.
SBY akhirnya turut angkat bicara melalui akun Twitternya. Ia merasa prihatin dengan kondisi para pengungsi ini.
“Tragedi ini merupakan ujian bagi ASEAN & negara terkait lainnya, termasuk lembaga PBB, utk mencari solusi yang tepat & segera. *SBY*” kicaunya dalam akun @SBYudhoyono.

Tak hanya itu, SBY dengan bijak menuturkan bahwa persoalan ini tidak bisa sepenuhnya menyalahkan pemerintah Indonesia, Malaysia dan Thailand. Hal ini tertera dalam tweet SBY berikutnya.
“Memang tidak adil kalau yg disalahkan adalah Indonesia, Malaysia & Thailand semata. Myanmar & Bangladesh tidak bisa lepas tangan. *SBY*”

SBY pun berharap organisasi tingkat dunia seperti ASEAN dan PBB bisa segera mendapatkan solusi untuk para pengungsi Rohingya ini.
“Sebagai "citizen of the world", saya sungguh berharap ASEAN & PBB bisa segera mencari solusi & tidak hanya saling menyalahkan. *SBY*”
BACA JUGA:
Nasib Pengungsi Muslim Rohingya di Aceh
Krisis migran Mediterania: Uni Eropa Menetapkan Langkah-Langkah
Ratusan Muslim Rohingya Terdampar di Laut Aceh
Bagikan
Adinda Nurrizki
Berita Terkait
Akses Air Bersih Warga Aceh Dikebut, Pemerintah Tambah 57 Titik Sumur Bor
Jelang Ramadan, Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng di Aceh Aman
Layanan Rumah Sakit Daerah Aceh Tamiang Mulai Berjalan Normal
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
5 Kecamatan di Aceh Timur Dilanda Banjir, Ketinggian Sampai Dada Orang Dewasa
Bangunan Rusak Akibat Banjir di Aceh Tamiang Capai 58 Ribu, Kondisi Memprihatinkan
Bersihkan Lumpur Banjir di Sekolah, Aceh Taming Perlu Tambahan Alat Berat
Rehabilitasi Bencana di Aceh, Polri Baru Selesaikan Sumur Bor Air Bersih Setengah dari Target
Masih Pemulihan Bencana, UMP 2026 Aceh Pakai Skema Kenaikan Terendah Jadi Rp 3,9 Juta
Praja IPDN Gencarkan Bersih-Bersih di Kantor Pemerintah Aceh, Pelayanan Publik Segera Berjalan