Sektor Manufaktur Proyeksi Investasi Terbesar 2016

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 22 Desember 2015
Sektor Manufaktur Proyeksi Investasi Terbesar 2016

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani (kiri) di Cikarang, Jawa Barat, Selasa (25/8). (Foto Antara/Reno Esnir)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Keuangan - Investasi di sektor manufaktur dan industri diproyeksikan sebesar 43% pada tahun 2016 dari kinerja realisasi investasi tahun 2015. Proyeksi tersebut didasarkan komposisi realisasi investasi periode Januari-September 2015, di mana realisasi sektor manufaktur mencapai Rp172 triliun atau setara dengan 43%. Realisasi sektor tersebut lebih besar dibandingkan dengan dua sektor lainnya yakni sektor primer yang terkait dengan kegiatan ekstraktif atau bahan mentah sebesar Rp72 triliun atau 18% dan sektor tersier yang mencakup bidang usaha jasa, konstruksi dan infrastruktur sebesar Rp155,9 triliun atau 39%.

Kepala Badan Koordinasi Penanamana Modal Franky Sibarani mengatakan bahwa porsi sektor manufaktur yang cukup besar ini patut disyukuri karena mengindikasikan masih tumbuhnya sektor manufaktur.

“Kami akan menempatkan sektor manufaktur sebagai prioritas investasi di tahun 2016, untuk mendukung terciptanya industrialisasi. Berkembangnya sektor manufaktur juga akan mendorong berkembangnya sektor lainnya, khususnya infrastruktur dan jasa,” ujarnya dalam keterangan resmi kepada pers yang diterima merahputih.com, Selasa (22/12).

Franky menambahkan, selain manufaktur pihaknya akan mendorong investasi industri di sub sektor orientasi ekspor, substitusi impor dan padat karya.

“Selain tiga sub sektor tersebut, BKPM juga akan memfasilitasi realisasi investasi sektor hilirisasi sumber daya alam,” jelasnya.

Menurut Franky, bila mengacu pada pencapaian realisasi investasi 2014, kontribusi sektor manufaktur mencapai Rp199,1 triliun atau setara dengan 42,99%, sektor primer atau ekstraktif mencapai Rp91,7 triliun atau setara dengan 19,81%, dan sektor tersier termasuk jasa, konstruksi dan infrastruktur sebesar Rp 172,3 triliun atau setara dengan 37,20%.

"Kami menyampaikan optimismenya kinerja investasi tahun ini akan melampaui target yang dicanangkan untuk tahun ini sebesar Rp519 triliun. Hal ini didasarkan dengan proyeksi capaian kinerja tahun ini yang dikalkulasi di angka Rp540-545 triliun. Sebelumnya, di tahun 2014, pencapaian realisasi investasi tercatat mencapai angka Rp463,1 triliun," tuturnya.

Realisasi investasi Januari-September 2015 mencapai Rp400 triliun, meningkat 16,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sebesar Rp342 triliun. Realisasi investasi tersebut sudah mencapai 77% dari target realisasi investasi tahun 2015 Rp519,5 triliun. Dari realisasi investasi Januari-September tersebut, penanaman modal dalam negeri meningkat 16,4% sebesar Rp133,2 triliun diibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, sementara realisasi investasi penanaman modal asing naik 16,9% sebesar Rp266,8 triliun. Dari sisi tenaga kerja, realisasi investasi sepanjang Januari-September 2015 juga menyerap tenaga kerja sebanyak 1.059.734 orang, naik 10,4% dibandingkan periode yang sama tahun 2014, sebesar 960.336 orang. (abi)

 

BACA JUGA:

  1. Dipicu Data Manufaktur dan Badai, Harga Minyak Dunia Turun
  2. Mobil “Project Titan” Apple Alami Kendala Manufaktur
  3. Kamera iSight iPhone 6 Plus Cacat Manufaktur
  4. Jepang dan Australia Tertarik Investasi Panti Jompo di Indonesia
  5. Paket Kebijakan Ekonomi VII Sasar Investasi Padat Karya
#BKPM #Investasi #Industri Manufaktur
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Tawarkan Potensi Investasi Rp 115 Triliun
Jakarta Investment Centre (JIC) menjadi ruang untuk mempertemukan pemerintah, investor, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Jakarta Tawarkan Potensi Investasi Rp 115 Triliun
Indonesia
Terjerat Dugaan Kasus Penipuan Dana Investasi, Polisi Bakal Periksa Ruben Onsu Pekan Depan
Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan mengklaim telah melaksanakan serangkaian penyelidikan pada 25 April 2026 yang telah dialih dari proses penyelidikan ke penyidikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 20 Agustus 2026
Terjerat Dugaan Kasus Penipuan Dana Investasi, Polisi Bakal Periksa Ruben Onsu Pekan Depan
Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Sebagai Tersangka Penipuan Dana Investasi
Terkait kronologi, terlapor (Ruben Onsu) yang memiliki usaha menawarkan korban untuk menginvestasikan dananya. Hingga akhirnya terjadi kesepakatan antara korban dan terlapor.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 20 Agustus 2026
Ruben Onsu Ditetapkan Sebagai Tersangka Penipuan Dana Investasi
Indonesia
Prabowo Siapkan Pusat Finansial Internasional di Jakarta dan Bali, Transaksi Kekayaan Indonesia Ditargetkan Berlangsung di Dalam Negeri
Prabowo mengumumkan lokasi awal Indonesia Financial Center atau PFII di Jakarta dan Bali. PFII akan menjadi pusat keuangan dan investasi berstandar dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Siapkan Pusat Finansial Internasional di Jakarta dan Bali, Transaksi Kekayaan Indonesia Ditargetkan Berlangsung di Dalam Negeri
Indonesia
Pemprov DKI Tawarkan 40 Aset dengan Potensi Investasi Rp 22,37 Triliun
Pemprov DKI terus memperluas skema creative financing, kerja sama pemanfaatan aset, serta pemenuhan kewajiban pengembang untuk membiayai infrastruktur dan fasilitas publik.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Pemprov DKI Tawarkan 40 Aset dengan Potensi Investasi Rp 22,37 Triliun
Olahraga
Jeff Bezos Siapkan Investasi Rp 36 Triliun untuk Liverpool, Bakal Dongkrak Belanja Pemain?
Pemilik Amazon, Jeff Bezos, siap memberikan suntikan dana Rp 36 triliun untuk Liverpool.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Jeff Bezos Siapkan Investasi Rp 36 Triliun untuk Liverpool, Bakal Dongkrak Belanja Pemain?
Indonesia
Terima Haji Isam, Seskab Teddy Dorong Investasi Sehat Dunia Usaha
Seskab Teddy Indra Wijaya menerima Haji Isam bahas investasi dan kolaborasi dunia usaha.
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Terima Haji Isam, Seskab Teddy Dorong Investasi Sehat Dunia Usaha
Indonesia
Seskab Teddy Bertemu Haji Isam Bahas Investasi Diberbagai Sektor
Seskab Teddy dan Haji Isam membahas perkembangan investasi di sektor pertambangan, hilirisasi, agribisnis, energi, dan logistik.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Seskab Teddy Bertemu Haji Isam Bahas Investasi Diberbagai Sektor
Indonesia
Realisasi Investasi di Jakarta Semester 1 2026 Capai Rp 173 Triliun
Capian tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap iklim investasi di Jakarta.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Realisasi Investasi di Jakarta Semester 1 2026 Capai Rp 173 Triliun
Indonesia
Danantara Bakal Terlibat di Komite Stabilitas Sistem Keuangan, Alasannya Karena Kelola Uang
Danantara merupakan badan pengelola investasi strategis di bawah Presiden yang mendapat mandat mengelola dan mengoptimalkan investasi pemerintah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Danantara Bakal Terlibat di Komite Stabilitas Sistem Keuangan, Alasannya Karena Kelola Uang
Bagikan