Sebelum Kopi, Komplotan OFI Gelapkan Beras dan Popok Bayi

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Minggu, 13 Desember 2015
Sebelum Kopi, Komplotan OFI Gelapkan Beras dan Popok Bayi

Gelar perkara pencurian dan penggelapan kopi Kapal Api, di Mapolda Metro Jaya, Minggu (13/12). (Foto: MP/Bartolomeus Papu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Komplotan pencurian serta penggelapan yang tengah dicokok aparat kepolisian Polda Metro Jaya kali ini, sebelumnya telah melakukan aksi serupa dalam penggelapan beras serta popok bayi.

Seperti ketahui, kepolisian Polda Metro Jaya menggagalkan aksi pencurian dan penggelapan ribuan kardus berisi kopi Kapal Api. Pelaku berjumlah delapan orang. Pelaku MRF alias OFI bertugas sebagai sopir dan pelaku ABD KR sebagai kernet truk kontainer. Sedangkan pelaku lain sebagai penadah.

Kanit I Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan (Subdit Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kompol Gunardi mengatakan, komplotan ini memang sudah menjadi target pengintaian polisi dalam perkara yang sama.

"Sudah tiga kali mereka melakukan aksi seperti ini. Sehingga hasil yang diraup komplotan ini pun mencapai Rp135 juta-Rp450 juta," ujar Kompol Gunardi, di Mapolda Metro Jaya, Minggu (13/12).

Menurut Gunardi, ada pun modus yang digunakan komplotan tersebut semua hampir sama. Para pelaku melakukan lamaran pekerjaan ke perusahaan ekstradisi sebagai sopir dan kernet. Berbekal pengalaman kerja yang dimiliki pelaku, sehinga tidak susah pelaku guna mendapati pekerjaan tersebut.

"Buktinya, para komplotan ini sudah bisa menyediakan mobil box sendiri dan mobil operasional lainnya untuk melarikan diri," paparnya.

Untuk diketahui, kata Gunardy, komplotan tersebut melakukan aksi pertama kali pada 16 Oktober lalu di Salatiga, Jawa Tengah, dan berhasil membawa kabur satu truk kontainer beras yang bernilai Rp135 juta.

Lalu dalam aksi kedua tepatnya pada tanggal 24 November. Kala itu dilakukan di Rembang, Jawa Tengah dengan membawa kabur popok bayi sebanyak satu truk kontainer juga.

"Kala itu, korban mengalami kerugian bernilaikan Rp450 juta," terang Gunardy.

Lima hari berselang, komplotan ini nekat melakukan aksi serupa dengan cara menggelapkan kopi Kapal Api sebanyak satu truk kontainer seharga Rp250 juta. Barang tersebut seharusnya diantarkan ke Bogor, Jawa Barat, sehingga kali ini komplotan tersebut berhasil dijaring oleh aparat Polda Metro Jaya.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, kepada tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP dan Pasal 372, sementara yang menjadi penadah dikenakana Pasal 480 KUHP. (gms)


BACA JUGA:

  1. Komplotan Pelaku Penggelapan Kopi Dibekuk
  2. Lomba Kicau Burung Berhadiah Mobil Digelar di Monas
  3. Polisi Ciduk Komplotan Curanmor Asal Lampung
  4. Kebiasaan Nyabu di Kamar, Wasjan Akhirnya Diringkus
  5. Polisi Bekuk Penghuni Indekos Saat Tengah Asyik Nyabu

 

#Polda Metro Jaya #Pencurian
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Panik Kepergok, Maling Rumah Pasar Rebo Bekap Korban Bawa Kabur Potongan Kuping
Aksi sadis maling di Pekayon, Pasar Rebo, Jaktim. Tepergok gasak Rp350 ribu, pelaku nekad bekap dan gigit telinga korban sampai putus lalu kabur!
Wisnu Cipto - 54 menit lalu
Panik Kepergok, Maling Rumah Pasar Rebo Bekap Korban Bawa Kabur Potongan Kuping
Indonesia
Polda Metro Jaya Siapkan 8 Kantong Parkir untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK
Polda Metro Jaya menyiapkan 8 kantong parkir untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK. Simak lokasi dan kapasitas motor serta mobil yang tersedia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Polda Metro Jaya Siapkan 8 Kantong Parkir untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK
Indonesia
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Pembubaran diskusi buku Feby Indriani di Bogor berbuntut panjang! Polda Metro Jaya turun tangan usut dugaan penistaan agama dan ancaman SARA.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Indonesia
73 Demo Warnai Jakarta Hari Ini, 26.386 Personel Dikerahkan Buat Pengamanan
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar mencari rute alternatif guna menghindari kepadatan di area unjuk rasa.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
73 Demo Warnai Jakarta Hari Ini, 26.386 Personel Dikerahkan Buat Pengamanan
Indonesia
Polda Metro Buru Pelaku di Balik Peredaran Kacang Tanah yang Diduga Ilegal
Penyelidikan dilakukan terhadap seluruh rangkaian aktivitas barang tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Polda Metro Buru Pelaku di Balik Peredaran Kacang Tanah yang Diduga Ilegal
Indonesia
Polda Metro Bongkar 49,85 Ton Kacang Tanah Diduga Ilegal, Dokumen Impor tak Lengkap
Dugaan pelanggaran dalam kasus ini berkaitan dengan persyaratan impor dan ketentuan karantina.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Polda Metro Bongkar 49,85 Ton Kacang Tanah Diduga Ilegal, Dokumen Impor tak Lengkap
Indonesia
Ada Persija vs Persib di GBK, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir
Persija vs Persib akan digelar di GBK, Sabtu (12/9). Polda Metro telah menyiapkan kantong parkir untuk masyarakat yang menonton.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
Ada Persija vs Persib di GBK, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir
Indonesia
Laga Persija vs Persib di GBK masih Terkendala Izin Keamanan
Polda Metro Jaya masih membahas permohonan izin pertandingan yang menjadi salah satu duel paling dinanti di kompetisi musim ini.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Laga Persija vs Persib di GBK masih Terkendala Izin Keamanan
Dunia
Museum Renoir di Prancis Dibobol Maling, Empat Lukisan Senilai Rp185 Miliar Raib
Museum Auguste Renoir di Cagnes-sur-Mer, Prancis, dibobol pencuri. Sedikitnya empat lukisan dilaporkan raib.
Yusuf Abdillah - Selasa, 08 September 2026
Museum Renoir di Prancis Dibobol Maling, Empat Lukisan Senilai Rp185 Miliar Raib
Indonesia
Polisi Tangkap Bandar Besar Obat Keras di Tanah Abang, Ratusan Ribu Butir Barang Bukti Diamankan
RS (38), pria yang disebut bandar besar obat keras di Tanah Abang, ditangkap polisi setelah masuk DPO. Total tersangka dalam kasus ini menjadi enam orang.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Polisi Tangkap Bandar Besar Obat Keras di Tanah Abang, Ratusan Ribu Butir Barang Bukti Diamankan
Bagikan