Saran Puan Maharani Untuk Orangtua yang Merasa Anaknya Terkena Vaksin Palsu (Foto Setgab.go.id)

MerahPutin Nasional - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengatakan bila ada orang tua yang merasa anaknya diberikan vaksin palsu disarankan untuk melapor ke pihak yang berwenang.

"Kepada orang tua yang merasa apakah anaknya jadi korban vaksin palsu atau tidak, mohon melaporkan kepada pihak pemerintah yang terkait agar didata," ujarnya di gedung Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Selasa (26/7).

Anak yang sudah terdata nantinya akan diberikan vaksin ulang. Sejauh ini sudah ada lima wilayah yang terdeteksi terkena vaksin palsu yakni Jakarta, Pekanbaru, Serang, Bengkulu dan Palembang.

"Meski ditemukan di Bekasi dan Jakarta Timur, kami juga memberikan vaksin ulang kepada anak yang kena vaksin palsu di wilayah lain," kata Puan.

Saat ini sudah ada 536 anak yang terdeteksi vaksin palsu. Jumlah tersebut didapat dari hasil pendataan korban vaksin palsu mulai dari tahun 2003 hingga 2016. "Kami mendata dan sudah memberikan vaksin ulang kepada anak-anak yang jadi korban vaksin palsu 2003-2016," pungkasnya.

BACA JUGA:

  1. Komnas PA Pertemukan Orang Tua Korban Vaksin Palsu dengan Pihak RS
  2. Tetap Semangat, Orang Tua Korban Vaksin Palsu Mengadu Ke Komnas PA
  3. Kejaksaan Agung Belum Terima Berkas Tersangka Vaksin Palsu
  4. Tragedi Vaksin Palsu: Ada Apa dengan RS Harapan Bunda?
  5. RS Harapan Bunda, Soeharto: Terlalu Menyepelekan Masalah Vaksin Palsu

Tags Artikel Ini

Ana Amalia

YOU MAY ALSO LIKE