Raja Salman Perintahkan Penyelidikan Crane Roboh

Luhung SaptoLuhung Sapto - Minggu, 13 September 2015
Raja Salman Perintahkan Penyelidikan Crane Roboh

Tragedi Jatuhnya Crane di di Masjidil Haram (foto Twitter)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Timur Tengah-Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud memerintahkan penyelidikan jatuhnya crane yang menewaskan 107 jemaah haji, Sabtu (12/9). Ia berjanji akan transparan dengan hasil penyelidikan.

"Kami akan menyelidiki penyebab jatuhnya crane dan segera mengumumkannya kepada masyarakat," ujar Raja Salman usai mengunjungi lokasi peristiwa, salah satu tempat paling suci umat Muslim, seperti dinukil dari Saudi Press Agency (SPA), Minggu (13/9).

Sebuah tim penyelidik dibentuk. Tim langsung bekerja menyelidiki penyebab jatuhnya crane. Salman, penjaga dua masjid suci, menambahkan kunjungannya untuk mengetahui penyebab jatuhnya alat penderek. Selain itu, kata Salman, dirinya memeriksa kerusakan akibat jatuhnya alat penderek tersebut. Salman menyatakan akan membangun kembali lokasi yang rusak secepatnya.

"Kami akan membuka hasil penyelidikan penyebab jatuhnya alat penderek dan mengumumkannya kepada publik," sambung Salman, yang memerintah Kerajaan Arab Saudi menggantikan Raja Abdullah bin Abdulaziz.

Setelah mengunjungi lokasi peristiwa, Salman dan rombongan mengunjungi Rumah Sakit Khusus Al-Noor di Mekkah untuk mengetahui kondisi korban yang luka-luka dari berbagai negara. Korban yang mengalami luka-luka berasal dari Malaysia, Mesir, Iran, Turki, Afghanistan, dan Pakistan. Sedangkan korban meninggal berasal dari Indonesia dan India. Ia memerintahkan pihak rumah sakit memberikan perawatan kepada korban luka-luka. Dalam kesempatan itu, Salman juga menyampaikan duka cita kepada keluarga korban meninggal.

Seperti diketahui, sebuah alat penderek yang dipasang untuk proyek perluasan Masjidil Haram roboh akibat angin kencang dan menimpa para jemaah haji yang ada di bawahnya. Sebanyak 107 calon haji meninggal dunia, tujuh di antaranya berasal dari Indonesia. Korban meninggal akan langsung dimakamkan di Tanah Suci. (Luh)

Baca Juga: 

Raja Saudi Kunjungi Lokasi Jatuhnya Crane

Raja Saudi Berjanji akan Publikasikan Sebab Jatuhnya Crane

Insiden Crane Jatuh: 10 Jemaah Haji WNI yang Luka-Luka Diizinkan Pulang

Insiden Jatuhnya Crane: Jemaah Haji WNI yang Tewas Bertambah

 

#Raja Arab Saudi Salman Bin Abdulaziz Al Saud #Jemaah Haji #Masjidil Haram #Crane Jatuh Di Masjidil Haram
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Bakal Kirim 221 Ribu Jemaah, Kementerian Haji Mulai Susun Kloter Keberangkatan
Kementerian Haji dan Umrah RI menyatakan penyusunan kloter ini meliputi penempatan hotel di Makkah dan Madinah, termasuk pembagian Kloter dan ketua kelompoknya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Bakal Kirim 221 Ribu Jemaah, Kementerian Haji Mulai Susun Kloter Keberangkatan
Indonesia
Kampung Haji Indonesia di Makkah Tahap Pertama Berkapasitas 22.000 Jemaah
Lokasinya berlokasi sekitar 2-3 kilometer dari Masjidil Haram, dengan sekitar 1.461 kamar di tiga menara, serta kurang lebih 14 plot lahan kawasan
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Kampung Haji  Indonesia di Makkah Tahap Pertama Berkapasitas 22.000 Jemaah
Indonesia
Kemenag Samakan Antrean Haji Nasional, DPR Pastikan Daerah yang Kuotanya Turun Akan Kembali Normal
Maman juga mendorong pemerintah untuk menggencarkan sosialisasi agar tidak terjadi kesalahpahaman
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Januari 2026
Kemenag Samakan Antrean Haji Nasional, DPR Pastikan Daerah yang Kuotanya Turun Akan Kembali Normal
Indonesia
Danantara Resmi Akuisisi Hotel dan Tanah Sekitar Masjid Al-Haram di Makkah
Thakher City termasuk pengembangan kawasan terpadu yang terletak sekitar 2,5 kilometer dari Masjid Al-Haram di Makkah.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 15 Desember 2025
Danantara Resmi Akuisisi Hotel dan Tanah Sekitar Masjid Al-Haram di Makkah
Indonesia
Putra Mahkota Saudi Telepon Presiden Prabowo, Beri Dukungan untuk Indonesia dan Bahas Kampung Haji
MBS menelepon Presiden Prabowo menyampaikan belasungkawa atas bencana di Indonesia serta membahas perkembangan rencana pembangunan perkampungan haji.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Desember 2025
Putra Mahkota Saudi Telepon Presiden Prabowo, Beri Dukungan untuk Indonesia dan Bahas Kampung Haji
Indonesia
Skema Haji 2026 Dinilai Terlalu Berbahaya, Jemaah Harus Tiba di Mina Pagi Hari Sebelum Cuaca Panas Ekstrem Mencapai Puncaknya
Ia mendesak pemerintah untuk segera merevisi skenario tersebut
Angga Yudha Pratama - Rabu, 26 November 2025
Skema Haji 2026 Dinilai Terlalu Berbahaya, Jemaah Harus Tiba di Mina Pagi Hari Sebelum Cuaca Panas Ekstrem Mencapai Puncaknya
Indonesia
Kuota Jemaah Haji Asal Jawa Barat Turun Drastis, Tak Ada Lagi Menyalip Antrean
Kebijakan ini juga akan memberikan keadilan terhadap jemaah haji yang sudah mendaftar, karena akan diberangkatkan berdasarkan nomor urut provinsi dan juga untuk kemaslahatan jemaah.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 November 2025
Kuota Jemaah Haji Asal Jawa Barat Turun Drastis, Tak Ada Lagi Menyalip Antrean
Indonesia
DPR Ingatkan BPKH Jangan Jadikan Uang Umat untuk Proyek Infrastruktur yang Tak Ada Urusannya dengan Ka'bah
BPKH didesak fokus investasi untuk layanan jemaah dan bertanggung jawab moral atas amanah umat
Angga Yudha Pratama - Kamis, 06 November 2025
DPR Ingatkan BPKH Jangan Jadikan Uang Umat untuk Proyek Infrastruktur yang Tak Ada Urusannya dengan Ka'bah
Indonesia
Kebijakan Masa Tunggu Haji 26 Tahun Ciptakan Ketidakadilan Baru yang Rugikan Ribuan Calon Haji, Prioritaskan Jemaah Lansia Agar Tidak Tunggu Sampai Tutup Usia
Ia desak prioritas lansia, stop jalur cepat, dan diplomasi kuota ke Arab Saudi
Angga Yudha Pratama - Kamis, 06 November 2025
Kebijakan Masa Tunggu Haji 26 Tahun Ciptakan Ketidakadilan Baru yang Rugikan Ribuan Calon Haji, Prioritaskan Jemaah Lansia Agar Tidak Tunggu Sampai Tutup Usia
Indonesia
Gerindra Soroti Pasal Krusial RUU PKH, Jangan Sampai Dana Miliaran Rupiah Jadi Bancakan Investasi Gelap
Melati mendesak kejelasan norma pengawasan dan mitigasi risiko investasi dana haji untuk menjamin keamanan dan transparansi dana jemaah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 06 November 2025
Gerindra Soroti Pasal Krusial RUU PKH, Jangan Sampai Dana Miliaran Rupiah Jadi Bancakan Investasi Gelap
Bagikan