Polisi Tangkap Jaringan Narkoba "Jogja Ready"
Ilustrasi ( Merahputih.com/Rizki Fitrianto)
MerahPutih Peristiwa - Polda DI Yogyakarta berhasil meringkus tiga pelaku jaringan penyalahgunaan narkoba melalui pesan BlackBerry Messenger atau BBM. AF, S, dan A ditangkap di tempat berbeda.
"Pertama, AF diamankan di Mudal (Sleman) dengan barang bukti plastik klip beserta alat hisap. Selanjutnya S, ditangkap di Sewon Bantul dengan barang bukti 0,31 gram sabu," papar Diresnarkoba Polda DI Yogyakarta Kombes (Pol) Andi Fairan saat paparan pers, di Mapolda, Ringroad Utara, Depok, Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (20/1).
Dari penangkapan keduanya, polisi berhasil meringkus A. Menurut Andi Fairan, A diketahui sebagai penyuplai kepada dua orang tersebut.
"Mereka jaringan yang menggunakan broadcast BBM. Sandi pesannya 'Jogja Ready'. Modus ini baru ditemukan kali ini di wilayah kita," kata Andi.
Dalam pesan berantai tersebut, pelaku menyediakan paket komplit yang berisi sabu dan ekstasi.
"Berdasarkan pengakuan tersangka, satu paket berisi 0,5 gram sabu dan 2 butir ekstasi. Harganya Rp700 ribu," imbuhnya.
Dari ketiganya, pengembangan masih terus dilakukan. Polisi masih memburu bandar jaringan narkoba "Jogja Ready" ini. Ketiganya terancam kuruangan penjara 4 tahun dan denda Rp8 miliar, dengan dikenai pasal 111 dan 112 jo 127 UU No 35 Tahun 2009. (fre)
BACA JUGA:
Bagikan
Berita Terkait
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Satu Jaringan, Penangkapan Dewi Astutik Buka Simpul Jejak Gembong Narkoba Fredy Pratama
Sosok dan Sepak Terjang Dewi Astutik, Mantan TKI yang Jadi Otak Peredaran Narkoba Asia Tenggara
BNN Buka-bukaan Soal Ancaman Narkotika di Lingkungan Kampus, Mahasiswa Diminta Waspada
BNN dan Polda Metro Jaya Didorong Perkuat Pengetatan Jalur Udara dan Tempat Hiburan Malam, Target Utama Sindikat Narkoba
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada