Pengamat: Penguatan Rupiah Rentan

Luhung SaptoLuhung Sapto - Kamis, 08 Oktober 2015
Pengamat: Penguatan Rupiah Rentan

Ilustrasi Uang Rupiah (Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Keuangan - Rupiah menguat tajam dalam tiga hari terakhir, bahkan memimpin penguatan mata uang di Asia. Tapi, ini bisa hanya sementara.

Pengamat ekonomi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Agus Tony Poputra, mengatakan penguatan rupiah pada awal minggu ini merupakan berita baik namun masih rentan. 

"Ini disebabkan penguatan tersebut berasal dari faktor-faktor yang berefek sementara terhadap penguatan rupiah," kata Agus di Manado, Kamis (8/10) seperti dikutip Antara.

Pertama, pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat belum sesuai dengan harapan. "Dampak kondisi ini sangat sementara terhadap penguatan rupiah sebab bila ekonomi Amerika Serikat kemudian tumbuh sesuai harapan maka rupiah bisa saja tertekan kembali," ujarnya.

Kedua, sentimen positif pasar terhadap rencana Paket Kebijakan Ekonomi Jilid III. Bergulirnya tiga paket kebijakan berturut-turut baik untuk menguatkan rupiah dan telah terbukti.

"Namun, jika pemerintah terlalu jor-joran dalam merilis paket kebijakan ekonomi untuk mengendalikan rupiah maka ke depan Indonesia akan kehabisan peluru bila menghadapi situasi serupa dan dapat memberikan efek terbalik jika paket-paket tersebut tidak jalan," sambung Agus.

Ketiga, intervensi Bank Indonesia (BI) di pasar spot valas cenderung merupakan tindakan reaktif, bukannya preventif. 

"Ini membuat Bank Indonesia terpaksa mengeluarkan cadangan devisa ekstra untuk menahan laju pelemahan rupiah bila pasar valas bergejolak. Akibatnya cadangan devisa Bank Indonesia dapat tergerus lebih jauh," jelasnya.

Pada dasarnya pengendalian rupiah yang efektif adalah kebijakan preventif, baik pada sisi penawaran dan permintaan di pasar valas. Saat ini, Indonesia mengalami penurunan penawaran valas terutama US dollar sebagai akibat penurunan ekspor dan semakin banyak dana hasil ekspor yang ditahan di luar negeri. Di sisi permintaan, tekanan pembelian US dollar masih besar, baik untuk transaksi impor, pembayaran utang luar negeri, maupun spekulasi.

Kurs rupiah pagi ini dibuka berada di posisi Rp13.850 per dolar AS. Berdasarkan data Bloomberg pukul 9.25 WIB, rupiah berada di posisi Rp13.919 per dolar AS melemah dibandingkan sebelumnya Rp14.064 per dolar AS. (Luh)

Baca Juga

  1. Waspada, Rupiah Bisa Berbalik Melemah
  2. BI Beberkan Penyebab Penguatan Rupiah
  3. Rupiah Menguat Paling Tajam di Asia
  4. Dipicu Faktor Eksternal, Rupiah Kini Rp13.821 per Dolar AS
  5. Rupiah Menguat, Kalangan Pengusaha Apresiasi Paket Kebijakan Ekonomi
#Bank Indonesia #Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dollar AS #Kurs Rupiah #Rupiah Menguat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah Tersengat Harga Minyak dan Agresivitas The Fed
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini ditutup melemah imbas tingginya harga minyak dunia dan sikap hawkish The Fed. Cek analisis lengkap dan proyeksinya di sini!
Angga Yudha Pratama - 40 menit lalu
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah Tersengat Harga Minyak dan Agresivitas The Fed
Indonesia
Kabar Cuan Akhir Pekan: IHSG Hari Ini Meroket, Rupiah Ikut Libas Dolar AS
Penasaran dengan pergerakan IHSG hari ini dan nilai tukar Rupiah? Kabar baik, bursa saham dan mata uang kita kompak menguat pada Jumat pagi! Cek rincian datanya di sini
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
Kabar Cuan Akhir Pekan: IHSG Hari Ini Meroket, Rupiah Ikut Libas Dolar AS
Indonesia
Efek Domino The Fed Meluas, Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Makin Loyo
Penasaran kenapa nilai tukar rupiah hari ini kembali anjlok terhadap dolar AS? Cek analisis lengkap efek suku bunga The Fed dan prediksi pergerakan kurs rupiah di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
Efek Domino The Fed Meluas, Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Makin Loyo
Indonesia
Utang Luar Negeri Kembali Naik, Per Juli 2026 Capai USD 454,8 Miliar
Perkembangan ULN pemerintah tersebut terutama dipengaruhi oleh aliran masuk pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Utang Luar Negeri Kembali Naik, Per Juli 2026 Capai USD 454,8 Miliar
Indonesia
Rupiah Melemah ke Rp17.670, Pergerakan IHSG Hari Ini Sukses Beri Kejutan Positif
Cari tahu pantauan nilai tukar rupiah hari ini terhadap dolar AS yang sedikit tertekan, lengkap dengan update pergerakan IHSG dan saham LQ45 yang justru dibuka menghijau. Simak rangkuman datanya di sini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 15 September 2026
Rupiah Melemah ke Rp17.670, Pergerakan IHSG Hari Ini Sukses Beri Kejutan Positif
Indonesia
Analisis Loyonya Rupiah Hari Ini: Dolar AS Makin Garang, Harga Minyak Bikin Mata Uang Garuda Tergelincir
Pergerakan nilai tukar rupiah hari ini kembali melemah terhadap dolar AS imbas ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dan meroketnya harga minyak dunia. Cek prediksi dan analisis lengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 14 September 2026
Analisis Loyonya Rupiah Hari Ini: Dolar AS Makin Garang, Harga Minyak Bikin Mata Uang Garuda Tergelincir
Indonesia
Cek Kurs Rupiah Terhadap Dolar dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Loyo di Awal Pekan
Cari tahu info terbaru nilai tukar rupiah hari ini terhadap dolar AS dan pergerakan IHSG yang kompak dibuka melemah di awal pekan. Cek detail kurs dan saham di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 14 September 2026
Cek Kurs Rupiah Terhadap Dolar dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Loyo di Awal Pekan
Indonesia
Kurs Rupiah Hari Ini Loyo Hadapi Dolar, Bagaimana Nasib IHSG dan Saham LQ45?
Nilai tukar rupiah hari ini melemah ke Rp17.585 per dolar AS, bikin IHSG ikut terseret turun. Cek detail pergerakan kurs dan saham LQ45 selengkapnya di sini biar investasi kamu tetap aman
Angga Yudha Pratama - Jumat, 11 September 2026
Kurs Rupiah Hari Ini Loyo Hadapi Dolar, Bagaimana Nasib IHSG dan Saham LQ45?
Indonesia
IHSG Hari Ini Menghijau, Rupiah Bergerak Lesu di Tengah Euforia Bursa
Selain indeks gabungan, pergerakan saham LQ45 hari ini juga ikut kecipratan sentimen positif yang lumayan menjanjikan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 10 September 2026
IHSG Hari Ini Menghijau, Rupiah Bergerak Lesu di Tengah Euforia Bursa
Indonesia
Pergerakan IHSG Hari Ini dan Rupiah Kompak Menghijau pada Perdagangan Rabu (9/9)
Penasaran dengan pergerakan IHSG hari ini? Kabar baik, IHSG Rabu pagi sukses menembus level 6.700 dan nilai tukar Rupiah menguat tajam menekan Dolar AS. Cek rangkuman pasarnya di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 09 September 2026
Pergerakan IHSG Hari Ini dan Rupiah Kompak Menghijau pada Perdagangan Rabu (9/9)
Bagikan