Pengamat: Kilang Pertamina Dioperasikan, Impor Minyak Mentah Bertambah

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 23 Januari 2016
Pengamat: Kilang Pertamina Dioperasikan, Impor Minyak Mentah Bertambah

Ilustrasi Kilang Minyak Pertamina (RU IV Cilacap)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - PT Pertamina (Persero) akhirnya resmi mengoperasikan kilang Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), Tuban, Jawa Timur dan Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) Kilang Cilacap pada akhir tahun 2015 lalu.

Menanggapi hal itu, Pengamat Kebijakan Energi, Yusri Usman, menilai dioperasikannya kedua kilang tersebut justru akan menambah beban Pertamina untuk mengimpor minyak mentah (crude) sekira 20-30 persen. Alasannya, minyak mentah didalam negeri sangat terbatas.

"Impor crude (minyak mentah) kita akan makin besar. Karena bahan baku kita sangat terbatas, sedangkan kebutuhan minyak kita semakin meningkat," tutur Yusri di sela-sela acara diskusi publik bertema 'Carut Marut Tata Kelola Migas dan Sumber Daya Mineral di Indonesia', yang digelar di Warung Komando, Jakarta, Sabtu, (23/1).

Diakuinya konsumsi BBM dalam negeri yang mencapai 1,5 juta barel per hari tak sebanding dengan produksinya yang hanya 800.000 barel per hari. Untuk itu, pemerintah harus menutupi kekurangannya dengan cara mengimpor BBM sekira 700.000 barel per hari.

"Memang saat ini karena kilang sudah kembali beroperasi, artinya pemerintah akan mengurangi impor BBM tapi impor crude justru bertambah. Jadi kesimpulannya beroperasinya kilang tersebut membuat kita bisa mengurangi impor BBM tapi juga menambah impor crude. Jadi jangan terkecoh dengan apa yang dikatakan oleh pemerintah," tegasnya.

Sebagai informasi, Kilang Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Tuban, yang akhirnya kembali beroperasi sejak dibangun pada 1995 lalu, dapat menghasilkan Premium sekitar 61 ribu barel per hari.

Sedangkan proyek RFCC akan menambah kapasitas pengolahan Kilang Cilacap dari 350 ribu barel per hari (bph) menjadi 412 ribu bph.

Diyakini, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Indonesia tidak akan lagi mengimpor BBM di masa depan. Saat ini saja, dengan beroperasinya RFCC Kilang Cilacap dan Kilang Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) mampu menekan impor BBM hingga 30 persen.

"Kami optimistis Indonesia dapat terbebas sama sekali dari impor BBM," ujar Jusuf Kalla, saat peresmian November 2015 silam.

Selain proyek RFCC yang sudah selesai. Pertamina juga kini sedang mengerjakan proyek lain yaitu Proyek Langit Biru Cilacap. Jika proyek ini selesai, maka Kilang Unit IV Cilacap akan menghasilkan gasoline RON 92 (Pertamax). Dengan demikian, impor HOMC juga dapat ditekan secara signifikan. (rfd)

 

BACA JUGA:

  1. PLN dan Pertamina Sepakati Harga Proyek Geothermal
  2. Rupiah Dibuka Melemah ke Rp13.914 per Dollar AS
  3. Harga BBM Turun Tanpa Pungutan Dana Ketahanan Energi
  4. Petronas Akan PHK 51.000 Karyawan
  5. Harga Minyak AS di Bawah US$27 per Barel Terendah Sejak 2003
#Hemat Energi #Minyak Mentah #BBM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bahlil Ungkap Instruksi Prabowo agar Harga BBM Subsidi Ditahan, Non-Subsidi Menyesuaikan Pasar
Bahlil menjelaskan bahwa dinamika pasar energi global menjadi perhatian utama pemerintah
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 Agustus 2026
Bahlil Ungkap Instruksi Prabowo agar Harga BBM Subsidi Ditahan, Non-Subsidi Menyesuaikan Pasar
Indonesia
Penurunan Harga Pertamax ke Inflasi Dinilai Tidak Terlalu Besar
BBM nonsubsidi memiliki bobot yang relatif kecil dalam keranjang Indeks Harga Konsumen dibandingkan BBM bersubsidi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Penurunan Harga Pertamax ke Inflasi Dinilai Tidak Terlalu Besar
Indonesia
BP Turunkan Harga BBM 92 Rp 540 Per Liter
Di sisi lain, PT Pertamina (Persero) mengumumkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis solar, seperti Pertamina Dex dan Dexlite, tidak mengalami perubahan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
BP Turunkan Harga BBM 92 Rp 540 Per Liter
Indonesia
Pertamina Turunkan Harga BBM Pertamax Jadi Rp 15.950 Per liter
Penyesuaian ini juga karena tren harga rata-rata harga minyak dunia serta mempertimbangkan nilai tukar rupiah sesuai ketentuan yang berlaku.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
Pertamina Turunkan Harga BBM Pertamax Jadi Rp 15.950 Per liter
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: BBM Langka karena Gaji Sopir Truk Tangki Banyak yang Belum Dibayar
Sebuah konten berisi narasi kelangkaan BBM terjadi karena banyak sopir truk tangki yang belum dibayar. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: BBM Langka karena Gaji Sopir Truk Tangki Banyak yang Belum Dibayar
Indonesia
Menteri Bahlil Kasih Sinyal BBM Nonsubsidi Bakal Turun Harga
Selain membahas harga BBM, Bahlil melaporkan hasil kerja sama pengadaan minyak mentah dan BBM dari sejumlah negara kepada Presiden Prabowo Subianto
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
Menteri Bahlil Kasih Sinyal BBM Nonsubsidi Bakal Turun Harga
Indonesia
Bahlil Berikan Sinyal Penurunan BBM Nonsubsidi, Tapi Ada Syaratnya
Bahlil mengaku telah melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai kerja sama pengadaan minyak mentah dan BBM dengan sejumlah negara.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Bahlil Berikan Sinyal Penurunan BBM Nonsubsidi, Tapi Ada Syaratnya
Indonesia
Kelangkaan BBM di Sumut, DPR Minta Pertamina Buka Penyebab Sebenarnya
Anggota Komisi XII DPR RI Elpisina meminta PT Pertamina mengungkap secara terbuka penyebab kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut).
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
Kelangkaan BBM di Sumut, DPR Minta Pertamina Buka Penyebab Sebenarnya
Indonesia
DPR Bongkar Modus 'Ambil Jatah' BBM Subsidi, Pelaku Layak Dipidana
Modus tersebut dilakukan dengan menjaga setiap transaksi tetap di bawah batas harian 200 liter guna mengecoh deteksi otomatis.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
DPR Bongkar Modus 'Ambil Jatah' BBM Subsidi, Pelaku Layak Dipidana
Indonesia
Kelangkaan BBM Lumpuhkan Aktivitas Warga Sumut, Pertamina Diminta Segera Bertindak
Kelangkaan BBM melanda sejumlah wilayah Sumatera Utara, membuat antrean panjang terjadi di SPBU. DPR meminta Pertamina segera memperbaiki distribusi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Juli 2026
Kelangkaan BBM Lumpuhkan Aktivitas Warga Sumut, Pertamina Diminta Segera Bertindak
Bagikan