Pemangkasan Birokrasi Bantu Perusahaan Lebih Efisien

Luhung SaptoLuhung Sapto - Sabtu, 26 September 2015
Pemangkasan Birokrasi Bantu Perusahaan Lebih Efisien

Ekonom senior Didik J Rachbini (kanan) saat menjadi pembicara dalam diskusi bertema Berjalan di Titian Pendapatan dan Belanja di Jakarta, Sabtu (26/9). (Foto Antara/Sigid Kurniawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Bisnis-Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berimbas kepada perusahaan importir di Tanah Air. Dalam kondisi serba sulit seperti sekarang ini pemerintah diminta mengeluarkan kebijakan yang mendukung swasta.

"Dalam keadaan krisis seperti sekarang memang yang tertekan itu pasti pabrik-pabrik yang komponen impornya tinggi. Mereka mutlak mau tidak mau harus menyesuaikan biaya produksi," ucap pakar ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Didik J Rachbini dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9).

Didik mengatakan dalam kondisi seperti ini pemerintah melakukan aksi nyata membantu perusahaan yang terdampak depresiasi rupiah. Misalnya dengan memangkas birokrasi agar lebih efisien.

"Biaya produksi bisa diefisienkan bukan hanya dari bahan baku tapi biaya yang tidak perlu misalnya biaya birokrasi yang bisa belasan persen," katanya.
Depresiasi rupiah juga berimbas kepada meningkatnya pengangguran. Banyak perusahaan melakukan pemecatan atau PHK karyawan untuk menekan biaya produksi.

"PHK memang tidak terhindarkan dalam keadaan seperti ini. Ini adalah lampu merah buat pemerintah," ujar Didik.

Pemerintah diminta bertindak lebih sigap mengatasi peningkatan pengangguran akibat PHK massal ini.

"Pemerintah sendiri harus sudah sigap jangan bergerak seperti biasa," ucapnya.

Proyek-proyek pembangunan infrastruktur di daerah-daerah bisa menjadi solusi. Menurut Didi, hal tersebut akan meningkatkan lapangan kerja baru.

"Ini harus menjadi perhatian pemerintah. Jadi masalah kesempatan kerja justru pemerintah yang harus menciptakan dari pembiayaan APBN, infrasruktur desa, pasar desa, jalan desa, irigasi desa, jembatan di daerah dan propinsi. Dengan diperbanyak maka menciptakan kesempatan kerja juga lebih banyak," tuturnya.

Data Kementerian Tenaga Kerja menyebutkan, 26.000 karyawan terkena PHK sampai akhir September 2015. Sementara data Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), mencatat PHK sebesar 100 ribu karyawan. (yni)

Baca Juga: 

  1. Rupiah Ditutup Keok Rp14.695 per Dolar AS
  2. IHSG Terseret ke Zona Merah
  3. Akhir Pekan Rupiah Dibuka Anjlok Rp14.703 per Dolar AS
  4. Pemerintah Setop Impor Barang Mewah
  5. Harga Minyak Dunia Berbalik Arah
#Rupiah Melemah #INDEF #PHK #Pelambatan Ekonomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rupiah Hari Ini Loyo ke Rp17.981, Ancaman The Fed & Harga Minyak Jadi Biang Keroknya
Nilai tukar rupiah hari ini ditutup melemah ke level Rp17.981 per dolar AS gara-gara ancaman pengetatan kebijakan The Fed dan naiknya harga minyak. Cek analisis kurs selengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Rupiah Hari Ini Loyo ke Rp17.981, Ancaman The Fed & Harga Minyak Jadi Biang Keroknya
Indonesia
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS, Skenario Intervensi BI dan Pemicu Utamanya
Nilai tukar Rupiah hari ini tembus Rp18.000 per dolar AS. Simak penjelasan lengkap Bank Indonesia (BI) soal penyebab dolar naik tajam dan strategi intervensi pasarnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS, Skenario Intervensi BI dan Pemicu Utamanya
Indonesia
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah Tersengat Harga Minyak dan Agresivitas The Fed
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini ditutup melemah imbas tingginya harga minyak dunia dan sikap hawkish The Fed. Cek analisis lengkap dan proyeksinya di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah Tersengat Harga Minyak dan Agresivitas The Fed
Indonesia
Efek Domino The Fed Meluas, Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Makin Loyo
Penasaran kenapa nilai tukar rupiah hari ini kembali anjlok terhadap dolar AS? Cek analisis lengkap efek suku bunga The Fed dan prediksi pergerakan kurs rupiah di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
Efek Domino The Fed Meluas, Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Makin Loyo
Indonesia
Analisis Loyonya Rupiah Hari Ini: Dolar AS Makin Garang, Harga Minyak Bikin Mata Uang Garuda Tergelincir
Pergerakan nilai tukar rupiah hari ini kembali melemah terhadap dolar AS imbas ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dan meroketnya harga minyak dunia. Cek prediksi dan analisis lengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 14 September 2026
Analisis Loyonya Rupiah Hari Ini: Dolar AS Makin Garang, Harga Minyak Bikin Mata Uang Garuda Tergelincir
Indonesia
Cek Kurs Rupiah Terhadap Dolar dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Loyo di Awal Pekan
Cari tahu info terbaru nilai tukar rupiah hari ini terhadap dolar AS dan pergerakan IHSG yang kompak dibuka melemah di awal pekan. Cek detail kurs dan saham di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 14 September 2026
Cek Kurs Rupiah Terhadap Dolar dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Loyo di Awal Pekan
Indonesia
Pergerakan IHSG Hari Ini dan Rupiah Kompak Menghijau pada Perdagangan Rabu (9/9)
Penasaran dengan pergerakan IHSG hari ini? Kabar baik, IHSG Rabu pagi sukses menembus level 6.700 dan nilai tukar Rupiah menguat tajam menekan Dolar AS. Cek rangkuman pasarnya di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 09 September 2026
Pergerakan IHSG Hari Ini dan Rupiah Kompak Menghijau pada Perdagangan Rabu (9/9)
Indonesia
PHK Meningkat, Apindo Ingin Pemerintah Selesaikan Berbagai Hambatan Investasi
Persoalan bahan baku dan gas industri perlu segera diselesaikan karena bisa memengaruhi keberlangsungan operasional industri yang pada akhirnya berdampak terhadap kondisi tenaga kerja.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
PHK Meningkat, Apindo Ingin Pemerintah Selesaikan Berbagai Hambatan Investasi
Indonesia
Rupiah Terancam Melemah usai Perry Warjiyo Mundur, Ekonom Beberkan Penyebabnya
Ekonom mengingatkan, Rupiah terancam melemah usai Perry Warjiyo mundur dari Gubernur BI.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Rupiah Terancam Melemah usai Perry Warjiyo Mundur, Ekonom Beberkan Penyebabnya
Indonesia
IHSG dan Rupiah Kompak Anjlok Berjamaah Akibat Sentimen Ekonomi pada Pembukaan Perdagangan Hari Ini
Perbandingan menunjukkan posisi sebelumnya berada di level Rp17.936 per dolar AS
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 Juli 2026
IHSG dan Rupiah Kompak Anjlok Berjamaah Akibat Sentimen Ekonomi pada Pembukaan Perdagangan Hari Ini
Bagikan