PDIP Minta Sukardi Rinakit Tidak Dipecat
Kantor DPP PDIP (Foto: MerahPutih/Venansius Fortunatus)
MerahPutih Nasional - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hamid Basyaib menilai kesalahan yang dilakukan oleh Penulis Pidato Sukardi Rinakit yang mengakibatkan kesalahan Fatal Joko Widodo (Jokowi) dalam mengatakan tempat kelahiran Bung Karno di Blitar merupakan kesalahan hal yang wajar.
"Saya rasa itu kesalahan yang cukup wajarnya," tuturnya di Jakarta, Sabtu, (6/6).
Hamid menambahkan, bahwa kekeliruan tersebut hanyalah masalah yang sepele. Jadi tidak perlu ada tindakan yang berlebihan (pemecatan). Bahkan menurutnya, kalaupun tindakan pemecatan akan dilakukan atas kasus sepele ini masih perlu dipertimbangkan kembali.
"Saya rasa tindakan itu terlalu jauh untuk kesalahan ini," ujarnya.
Berdasarkan catatan merahputih.com, selama Jokowi menjabat sebagai Presiden RI. Jokowi selalu membuat sensaional dengan menyebutkan data-data yang salah. Kesalahan yang Pertama, Presiden Joko Widodo mengaku tidak membaca Perpres No.39 tahun 2015 tentang Pemberian Fasilitas Uang Muka Bagi pejabat Negara untuk Pembelian Kendaraan Perorangan. Kesalahan ke dua, Jokowi mengatakan bahwa Indonesia masih berhutang kepada IMF, yang akhirnya membuat Mantan Presiden Ke-6 SBY naik darah. Lalu kesalahan Ke-3 Jokowi Salah menyebutkan Tempat kelahiran Bung Karno.
Lalu sensasional apalagi yang akan dilakukan oleh Joko Widodo? Kita lihat saja nanti. (Rfd)
Baca Juga:
Megawati Ngamuk, Jokowi dan Sukardi Siap Hadapi Megawati
Salah Sebut Tempat Lahir Bung Karno, Jokowi Tidak Paham Sejarah?
Sering Salah Ucap Data, Jokowi Dikerjai Orang Dekatnya?
Catat! Jokowi Tiga Kali Keliru Sebut Data
Sebut Bung Karno Lahir di Blitar, Netizen Sindir Presiden Jokowi
Jokowi Sebut Bung Karno Lahir di Blitar, Ini Tanggapan Politikus PDIP
Bagikan
Berita Terkait
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Kecup Prananda dan Puan ke Megawati di Peringatan HUT ke-53 PDIP