Panglima TNI Sebut Buruh Pahlawan Ekonomi
Tangerang, (9/11) Merahputih.com / Rizki Fitrianto.
MerahPutih Nasional - Dalam pertemuannya dengan puluhan ribu buruh Se-Jabotabek di Indonesia Covnetion Exibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD) City, Kabupaten Tangerang, Rabu (9/11). Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo menyebut buruh adalah pahlawan ekonomi.
Gatot juga meminta buruh untuk ikut menjaga kestabilan ekonomi dan politik di Indonesia. Pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini, kata Gotot, cukup membaik. Untuk itu, peran buruh sebagai pahlawan ekonomi juga ikut menentukan Indonesia ke depan agar lebih baik.
"Buruh ini adalah pahlawan ekonomi. Kemudian, karena ekonomilah Indonesia sekarang ini bisa seperti ini," ujar Gatot Nurmantyo.
Ia juga mengakui, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal III tahun 2016 telah mencapai 5,02 persen. Dan, pada tahun 2015 lalu, pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 4,74. "Tapi aneh bin ajaib, kita nomor 8 di dunia, di atas Inggris sama Prancis. Tetapi Indonesia bisa survive," katanya.
Kondisi ini bisa tumbuh terus, apabila kondisi keamanan di semua wilayah terjamin. "Ini yang perlu kita sampaikan dan saya yakin semuanya mengerti. Mari kita lindungi anak bangsa kita yang sedang berusaha. Pemerintah menerapkan usaha menengah ke bawah secara hidup dan baik. Kemudaian pembangunan bukan dipusatkan di Jawa, tapi di seluruh wilayah Indonesia. Beri peluang untuk kita semua agar bisa berkembang," paparnya. (Widi)
BACA JUGA:
- Jenderal TNI Gatot Nurmantyo Temui Buruh Se-Jabotabek
- Jenderal TNI Gatot Nurmantyo : Jaga Keutuhan dan Kedaulatan NKRI
- Siti Chotimah, Mantan Buruh Pabrik Sepatu yang Jadi Pengusaha Sepatu
- Kapolda Banten Tinjau Langsung Pengamanan Jalur Buruh ke Jakarta
- Terpilih Sebagai Pembicara di KTT PBB, Buruh Migran Sambut Gembira Eni Lestari
Bagikan
Berita Terkait
Aksi Tolak UMP Jakarta 2026 Terus Berlanjut, Gubernur DKI Pramono Anung: Nominal Diputuskan dari Aspirasi Buruh dan Pengusaha
Tolak UMP Jakarta 2026 Naik Jadi Rp 5,7 Juta, Buruh Siap Tempuh Jalur Hukum
Aksi Demo Buruh Tolak Kenaikan UMP DKI Jakarta Tahun 2026 Tak Sesuai KHL
UMP Jakarta 2026 Dianggap Terlalu Kecil, Presiden Partai Buruh: Gaji di Sudirman Lebih Kecil dari Pabrik Panci Karawang
Hari Ini Buruh Turun ke Jalan Protes Hasil Ketusan Upah Minimum
Ada Demo Buruh Tolak UMP Jakarta 2026 Hari ini, Polisi Jamin tak Ada Penutupan Jalan
Buruh Gelar Aksi Protes Besaran UMP Jakarta 2026, Bawa 3 Tuntutan
UMK Solo 2026 Jauh Dari Kebutuhan Hidup Layak, Buruh Makin Sulit Sejahtera
Gubernur Pramono Instruksikan Pemberian 3 Insentif untuk Buruh
UMP 2026 Terancam Anjlok, Legislator PDIP Tagih Janji Hidup Layak Sesuai Konstitusi