Kerjasama Kementerian Perdagangan dan Garuda Indonesia

Bahaudin MarcopoloBahaudin Marcopolo - Kamis, 02 Juli 2015
Kerjasama Kementerian Perdagangan dan Garuda Indonesia

Maskapai Garuda Indonesia (Antara Foto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis  -  Kementerian Perdagangan Republik Indonesia melakukan penandatanganan nota kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Garuda Indonesia Persero (Tbk). Penendatanganan kerjasama dilakukan di Kantor Kementerian Perdagangan RI, Kamis (2/7).

Menteri Perdagangan RI, Rahmat Gobel mengatakan, bahwa kerjasama ini juga merupakan salah satu upaya Pemerintah dalam menanganai permasalahan lamanya proses Dwelling Time (bongkar muat) di Pelabuhan Tanjung Priok yang hingga kini belum kunjung usai.

"Jadi kalau ada isu dwelling time lagi nanti dari pelabuhan. Dengan kerjasama ini nggak ada lagi nanti, karena pelayannannya lebih cepat. Nah ini juga salah satu upayanya. Jadi dengan pelabuhan udara ini pasti mereka lebih memilih yang cepatkan," tuturnya di Kantor Kementerian Perdagangan RI, Jakarta, Kamis, (2/7).

Komisaris Utama PT.Visi Media Asia tersebut mengatakan, arus perdagangan di Negara Thailand cukup sukses. Hal tersebut dikarenakan, adanya dukungan yang kuat dari penerbangan dalam negerinya sendiri.

"Nah tentu disinilah Garuda juga ikut berperan. Dalam upaya peningkatan ekspor dimana Garuda terbang," sambungnya.

Ketika ditemui ditempat sama Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, M.Arif Wibowo mengatakan, bahwa kerjasama ini merupakan wujud dari komitmen Garuda sebagai maskapai pembawa bendera bangsa untuk senantiasa mendukung program Pemerintah.

"Dengan kesamaan misi Garuda dan Kemendag, kerjasama ini diharapkan dapat turut memajukan perekonomian Indonesia," pungkasnya. (rfd)

BACA JUGA: 

Menaker: THR Paling Lambat 10 Juli 

Indonesia Perlu Langkah Strategis Pasca Pengesahan TPA 

Kewajiban Penggunaan Rupiah Matikan Usaha Hulu Sektor Pertambangan

 

 

#Rahmat Gobel #Garuda Indonesia #Kementerian Perdagangan
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KPK Wajibkan WNA Yang Jadi Direksi BUMN Lapor Harta Kekayaan
salah satu BUMN yang memiliki direksi WNA adalah PT Garuda Indonesia (Persero).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Februari 2026
KPK Wajibkan WNA Yang Jadi Direksi BUMN Lapor Harta Kekayaan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Garuda Indonesia Rekrut 'Pramugari Gadungan' yang Pakai Seragam Maskapai Batik Air
Beredar informasi yang menyebut Garuda Indonesia merekrut pramugari gadungan yang sempat viral, cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Garuda Indonesia Rekrut 'Pramugari Gadungan' yang Pakai Seragam Maskapai Batik Air
Indonesia
Indonesia Usulkan Lanjutan Negosiasi CEPA dengan Pakistan, Target Rampung 2027
Indonesia mendorong perluasan kerja sama ekonomi dengan Pakistan melalui CEPA. Negosiasi diusulkan berlanjut pada awal 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 11 Januari 2026
Indonesia Usulkan Lanjutan Negosiasi CEPA dengan Pakistan, Target Rampung 2027
Indonesia
Harga Minyakita Kerap Di Atas HET, DPR Minta Pengawasan Ketat Usai Terbitnya Permendag
Anggota Komisi VI DPR mengapresiasi terbitnya Permendag 43/2025 tentang Minyakita. Dorong peran Bulog dan ID Food serta pengawasan ketat agar harga sesuai HET.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Desember 2025
Harga Minyakita Kerap Di Atas HET, DPR Minta Pengawasan Ketat Usai Terbitnya Permendag
Indonesia
Masuk Musim Libur Natal, Hampir Setengah Pesawat Garuda Indonesia Berstatus Grounded
Musim libur natal dan tahun baru ini, Garuda Indonesia hanya dapat mengoperasikan 58 pesawat dari total 72 armada yang dimiliki.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 November 2025
Masuk Musim Libur Natal, Hampir Setengah Pesawat Garuda Indonesia Berstatus Grounded
Indonesia
Tampil di Pameran Dagang Alkes di Jerman, Sarung Tangan Medis Indonesia Catat Potensi Transaksi Rp 200 Miliar
Kerja sama tersebut dijalin antara PT Haloni Jane dari Indonesia dan Excelmed Distribuidora De Materaiais Medicos E Odontologicos LTDA dari Brasil.
Dwi Astarini - Jumat, 21 November 2025
Tampil di Pameran Dagang Alkes di Jerman, Sarung Tangan Medis Indonesia Catat Potensi Transaksi Rp 200 Miliar
Indonesia
Garuda Tunda Pengadaan Pesawat Baru, Prioritasnya Perbaikan Armada
Penyelamatan Garuda, dimulai dari sektor operasional yang selama ini membebani keuangan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 15 November 2025
Garuda Tunda Pengadaan Pesawat Baru, Prioritasnya Perbaikan Armada
Indonesia
Kemendag Musnahkan Pakaian Impor Bekas Senilai Rp 112 Miliar, Jatuhkan Sanksi Administrasif hingga Penutupan Usaha untuk Importir
Kemendag memusnahkan 19.391 balpres pakaian bekas impor senilai Rp 112 miliar dari 11 gudang di Bandung. Pemusnahan ditarget selesai akhir November.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 November 2025
Kemendag Musnahkan Pakaian Impor Bekas Senilai Rp 112 Miliar, Jatuhkan Sanksi Administrasif hingga Penutupan Usaha untuk Importir
Indonesia
Garuda Indonesia Dapat Suntikan Modal Rp 23,67 Triliun Dari Danantara, Begini Alokasinya
Langkah ini diklaim menjadi bagian dari strategi jangka panjang GIAA untuk memperkuat dua pilar utama bisnisnya - Garuda Indonesia dan Citilink
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 November 2025
Garuda Indonesia Dapat Suntikan Modal Rp 23,67 Triliun Dari Danantara, Begini Alokasinya
Indonesia
Kemendag bakal Bela Eksportir Indonesia yang Hadapi Penyelidikan Trade Remedies
Menjadi bukti bahwa negara hadir membela kepentingan perdagangan dan industri nasional.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Kemendag bakal Bela Eksportir Indonesia yang Hadapi Penyelidikan Trade Remedies
Bagikan