Kemenag dan BNPT Kerja Sama Tangkal Paham Radikal
Keluarga korban bom Bali menyalakan lilin dalam doa-doa saat peringatan 13 tahun tragedi bom Bali I di Monumen Bom Bali, Legian, Kuta, Bali, Senin (12/10). (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
MerahPutih Peristiwa - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Kementerian Agama (Kemenag) bekerja sama tangkal terorisme dan penyebaran paham radikalisme. Kedua lembaga pemerintah ini melakukan tanda tangan kesepakatan kerja sama di sela diskusi "Dialog Pencegahan Paham Radikal Terorisme dan ISIS" di JEC, Yogyakarta, Rabu (28/10).
Target utama penangkalan kerja sama ini tertuju pada generasi muda.
"Diharapkan nantinya generasi muda tidak jadi objek persebaran paham-paham teror maupun radikalisme," papar Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.
Menurut Lukman, tantangan generasi muda saat ini berbeda dengan tantangan generasi muda di era tahun 80-an. Pada saat ini, menurut Lukman, generasi muda harus mampu menjaga persatuan dan kemajemukan.
Sementara, Kepala BNPT Komjen Saud Usman menambahkan, kerjasama ini diharapkan mampu memberi pemahaman agama yang toleran dan lebih baik terhadap generasi muda. Pasalnya, menurut pantauan BNPT, banyak situs-situs web keagamaan yang menebarkan kebencian yang kini betebaran di internet.
Selain menghadirkan BNPT, diskusi yang memperingati Sumpah Pemuda ini juga menghadirkan Menteri Agama Luqman Hakim dan dua narasumber bekas teroris. Keduanya ialah A Ayyub dan N Abbas. Diskusi kegiatan ini diikuti perwakilan pemuda dari seluruh provinsi di Tanah Air. (fre)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
BNPT Sampaikan Rilis Akhir Tahun dan Perkembangan Tren Terorisme Indonesia 2025
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Densus 88 Polri Ungkap Kasus Teroris Rekrut Anak-anak dari Media Sosial dan Game Online
Kemenag Harap Perpres Ditjen Pesantren Terbit Sebelum 2026, Siap-Siap Pendidikan Santri Naik Kelas
Tragedi Masjid Sibolga: Kemenag Murka Rumah Ibadah Diubah Jadi Arena Kekerasan, Program Inklusif Terancam Gagal Gara-Gara Aksi Para Pelaku