Kampanye Anti Islam Donald Trump Dikecam Gedung Putih
(Donald Trump/Foto:Instagram Donald Trump)
MerahPutih Internasional - Donald Trump masih menyerukan anti Islam dalam kampanyenya sebagai bakal calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Trump bahkan meminta agar Muslim dilarang masuk ke wilayah AS.
Seperti yang dilansir VOA, pernyataan Trump ini sangat bertolak belakang dengan ideologi bangsa Amerika, hal ini diungkapkan langsung oleh asisten kebijakan luar negeri Presiden Obama, Ben Rhodes di Gedung Putih, Senin (7/12).
"Kita, seperti yang tertulis dalam Bill of Rights atau Deklarasi Hak-hak, menghargai kebebasan beragama," kata Ben.
Tak lama setelah pidato Presiden Obama prihal imbauan kepada warga AS agar tidak memusuhi Islam, Trumph langsung membuat pernyataan kontroversi seperti meminta agar pemerintah mendata semua warga Amerika yang beragama Islam dan dibentuk dalam satu database, hingga melarang umat Islam masuk ke AS.
"Sampai kita bisa memahami dan menentukan cara untuk mengatasi masalah ini dan ancaman yang ditimbulkan, negara kita tidak boleh menjadi korban serangan-serangan mengerikan yang dilakukan oleh orang-orang yang percaya jihad, dan tidak punya akal sehat atau menghargai nyawa manusia," kata Trump .
Di satu sisi Presiden Obama meminta agar masyarakat Amerika lebih cerdas dalam menyikapi segala hal berkaitan dengan aksi terorisme yang menyangkut pautkannya dengan Islam.
“Jangan biarkan upaya melawan teror ini didefinisikan sebagai perang antara Amerika melawan Islam. Ini adalah yang diinginkan ISIS. ISIS tidak mewakili Islam. Mereka adalah penjahat dan pembunuh yang kejam,” tegas Obama seperti dikutip VOA.
BACA JUGA:
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Obsesi Donald Trump Caplok Greenland Bakal Jadi Lonceng Kematian NATO
Trump Kritik Pasukan Khusus Denmark Cupu, Gagal Lindungi Greenland dari Rusia-China
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Bahas Tarif Trump dan Impor Energi, Menko Airlangga Datangi KPK
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama