Kak Seto: Bareskrim Harus Selidiki Lebih Dalam Kasus Vaksin Palsu Ilustrasi Vaksin. (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

MerahPutih Nasional - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Seto Mulyadi mengimbau Bareskrim harus selidiki lebih dalam kasus vaksin palsu.

Ihwal demikian, menurut Kak Seto (panggilan akrabnya) adalah langkah untuk mengetahui apakah pihak rumah sakit menjadi korban atau bahkan pelaku.

"Dalam hal ini (vaksin) kita belum tahu, apakah pihak rumah sakit sebagai korban atau pelaku. Pihak Bareskrim harus melakukan penyelidikan lebih dalam untuk menentukan status ini," kata Kak Seto kepada merahputih.com, Ahad (17/7).

Kasus vaksin palsu yang menimpa korban anak-anak di bawah umur, terang saja membuat pria kelahiran Klaten 28 Agustus 1951 ini geram. Pasalnya, seumur hidupnya, Kak Seto selalu dekat dengan anak-anak.

Karena itu, dirinya menekan kepada pihak kepolisian untuk lebih mendalami kasus ini. "Tidak bisa dibiarkan karena sudah terjadi sejak tahun 2003," pungkasnya. (Ard)

BACA JUGA:

  1. Orangtua Korban Vaksin Palsu Minta Pertanggungjawaban Dokter RS Harapan Bunda
  2. RS Harapan Bunda Sedang Lakukan Pendataan Vaksin Palsu
  3. Gunakan Vaksin Palsu, RS Harapan Bunda Mengaku Kecolongan
  4. Orangtua Korban Vaksin Palsu Ngamuk di RS Harapan Bunda
  5. Kemenkes Harus Beri Sanksi Rumah Sakit Pemakai Vaksin Palsu

Tags Artikel Ini

Selvi Purwanti

YOU MAY ALSO LIKE