Jokowi Ajak PPP Bersatu
Logo Resmi Muktamar VIII PPP, Jakarta, diadakan mulai tanggal 8-11 April 2016
Merahputih Politik - Presiden RI Joko Widodo Mengatakan bahwa persaingan dalam politik hanyalah satu kali dalam lima tahun, setelah itu bersama-sama lagi membangun bangsa. Di dalam pemilihan Presiden pun seperti itu, setelah bertarung kembali bersama lagi.
“Saya dengan Mas Prabowo juga baik. Saya ke rumah Mas Prabowo dan Mas Prabowo ke istana,” ujar Jokowi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (8/4).
Jokowi menjelaskan Partai Persatuan Pembangunan semakin mengukuhkan peran strategisnya demi melahirkan kemajuan Indonesia.
“Pemerintah akan menghormati dan menyambut baik setiap sumbangsih yang diberikan oleh PPP,” ujar Presiden.
Muktamar ini dihadiri pihak-pihak yang selama ini bertikai di PPP, seperti Romahurmuzy (Muktamar Surabaya), Fernita Darwis (Muktamar Jakarta), dan Epyarda Asda.
Turut hadir mendampingi Presiden, Ketua Majelis Syari’ah DPP PPP KH Maimun Zubair, Ketua DPD Irman Gusman, Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Sekretaris Jenderal PPP Romahurmuziy. (Abi)
BACA JUGA:
- Tim Islah PPP akan Sambangi Kediaman Hamzah Haz
- Mbah Moen : Langkah Islah PPP Terbuka
- Jokowi Hadiri Mukatamar PPP
- Gagal Islah, PPP Terancam Jadi Ormas
- Pengurus PPP Kubu Djan Faridz Hormati SK Menkumham
Bagikan
Berita Terkait
Teman KKN UGM Jadi Saksi di PN Solo, Jokowi Disebut Punya Nama Panggilan 'Jack'
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?