Ini Wejangan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo kepada Para Buruh
Panglima TNI Jendral Gatot Nurmanty saat bertemu buruh di Hall 3 ICE BSD Tangerang, Rabu (9/11). (Foto: MerahPutih/Rizki Fitrianto)
MerahPutih Nasional - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mewanti-wanti buruh untuk mewaspadai bahaya laten pemecah belah keutuhan bangsa. Demikian disampaikannya saat bertemu dengan puluhan ribu buruh di Indonesia Convention Exibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (9/11).
Untuk itu, kata Gatot, buruh harus bersatu demi memajukan Indonesia. “Jadikanlah bhineka tunggal ika sebagai center of gravity atau pemersatu bangsa. Karena, jiwa persatuan selalu ada di seluruh anak bangsa, termasuk buruh,” tegas Gatot Nurmantyo.
Gatot juga mengungkapkan, Pancasila adalah dasar negara yang dijadikan sebagai pegangan kehidupan berbangsa dan bernegara. Dan, keberagaman yang dimiliki oleh Indonesia, kata Gatot, hendaknya dijadikan sebagai kekayaan serta kekuatan untuk mempertahankan kutuhan NKRI.
“Bila tidak ada Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Budha, bukan Indonesia. Itulah indahnya Indonesia dengan kebhinekaan dan toleransinya,” paparnya.
Selain itu, ungkap Gatot, buruh mempunyai peranan penting untuk menjaga kondusifitas perekonomian nasional. Untuk itu, ia meminta agar buruh jangan hanya asal demo. “Ini penting agar Indonesia aman dan nyaman bagi investor. Sehingga ekonomi bisa meningkat, yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan buruh,” pungkasnya. (Wid)
BACA JUGA:
Bagikan
Berita Terkait
Tolak UMP Jakarta 2026 Naik Jadi Rp 5,7 Juta, Buruh Siap Tempuh Jalur Hukum
UMP Jakarta 2026 Dianggap Terlalu Kecil, Presiden Partai Buruh: Gaji di Sudirman Lebih Kecil dari Pabrik Panci Karawang
Ada Demo Buruh Tolak UMP Jakarta 2026 Hari ini, Polisi Jamin tak Ada Penutupan Jalan
UMP 2026 Terancam Anjlok, Legislator PDIP Tagih Janji Hidup Layak Sesuai Konstitusi
KSPI Batalkan Aksi Buruh 24 November, Tunggu Keputusan Upah Minimum 2026
Antisipasi Demo Buruh, Polisi Siapkan Pengalihan Arus Lalu Lintas di Jakarta
Aksi Buruh Siap Geruduk Istana dan DPR, Kenaikan Upah Rp 90 Ribu Dinilai Terlalu Rendah
Kawasan Monas Macet Total, Buruh Tuntut UMP Naik Jadi Rp 6 Juta di Balai Kota
Hampir 2.000 Porsonel Kawal Demo di Monas, Orator Buruh Ingat-Ingat Pesan Kapolres!
Aksi Demo Buruh KASBI Tuntut Sahkan UU Ketenagakerjaan Pro Buruh di Gedung DPR