IHSG Dibuka Melemah Cukup Dalam
Seorang karyawan mengamati pergerakan angka Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/11). (Foto Antara/Sigid Kurniawan)
MerahPutih Bisnis - Bursa saham Indonesia melemah cukup dalam pada pembukaan perdagangan hari Senin (16/11) ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 34,15 poin atau 0,8 persen ke 4.438.69.
Sementara 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 8,97 poin atau 1 persen menjadi 753,92, Jakarta Islamic Index (JII) turun 6,43 poin atau 1,1 persen menjadi 581,12, indeks IDX30 turun 4,92 poin atau 1,2 persen ke 393,36, dan indeks MNC36 turun 2,71 poin atau 1,1 persen menjadi 244,05.
Pantauan Merahputih.com, hanya 2 saham menguat, 34 saham melemah, dan 9 saham stagnan pada perdagangan hari ini. Pada pembukaan perdagangan hari ini sebanyak 6,72 juta lembar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp19,5 miliar.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Matahari Dept Store Tbk (LPPF) naik Rp75 atau 0,5 persen ke Rp14.725, PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) naik Rp70 atau 10,4 persen ke Rp740, dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp25 atau 0,1 persen ke Rp18.075.
Sedangkan saham-saham yang berada di jajaran top losers, antara lain saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp2.525 atau 2,6 persen ke Rp95.500, saham PT (INTP) turun Rp525 atau 2,6 persen, dan saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp500 atau 1,1 persen ke RP47.000.
BACA JUGA:
Bagikan
Berita Terkait
Rupiah Melemah 23 Poin ke Rp 16.865 per Dolar AS, IHSG Longsor Parah Hingga Dua Persen
IHSG Anjlok Bikin Investasi Dana Pensiun Dinaikkan, Menko Airlangga Klaim Dalam Batas Aman
IHSG Anjlok, Mensesneg Tegaskan Prabowo Tetap Tenang dan Fokus Cari Solusi
IHSG Senin Pagi Kembali Anjlok, Pasar Tunggu Hasil Pertemuan Otoritas Bursa dengan MSCI
Danantara Tegaskan Pembelian Saham BEI tidak Otomatis Jadi BUMN
Redakan Gejolak IHSG, OJK Janji Penuhi Rekomendasi MSCI
Jeffrey Hendrik Ditunjuk sebagai Dirut BEI Gantikan Iman Rachman, Stabilitas Pasar Jadi Prioritas
Dananara Buka Peluang Investor Asing Beli Saham BEI
Friderica Widyasari Dewi Ditunjuk Jadi Ketua dan Wakil Ketua OJK
Danantara Genjot Reformasi Pasar Modal: Demutualisasi BEI dan Free Float 15 Persen