Hindari Kecelakaan Kereta Api, Ahok Berencana Bangun Jalan Layang
Kecelakaan metromini dengan kereta Commuter Line di Angke, Minggu (6/12). (MerahPutih Aqiyu Purbosuli)
MerahPutih Megapolitan - Kementerian Perhubungan meminta Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk membangun jalan layang (fly over) atau terowongan sebagai solusi mengatasi lintasan sebidang kereta api, atau lintasan perpotongan rel dan jalan.
"Itu memang perlu bukan hanya kita tanggapi permintaannya, tapi kita kerjakan juga," kata Ahok, sapaan akrabnya, saat ditemui di gedung Balai Kota Jakarta, Selasa (8/12).
Ahok menegaskan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan terkait dengan hambatan dan kendala yang dihadapi dalam pembangunannya. Saat ini, total ada lebih dari 1.000 lintasan sebidang liar di Jakarta, sedangkan lintasan resmi hanya sekitar seratus.
"Bayangkan itu semua banyak akses ke perumahan kalau lintasan itu ditutup, perumahan enggak bisa lewat. Ada wacana jadwal perjalanan kereta commuter line akan ditambah, sehingga setiap menit bisa jadi akan ada kereta yang melintas. Pasti enggak bisa lewat kalau enggak ada akses, itulah kenapa saya kejar jalang layang," katanya.
Menurut Ahok, seharusnya desain jalur kereta api yang berada di atas jalan layang. Tetapi sayangnya, sudah didahului oleh jalan layang tol, sehingga jalur lintasan kereta api tidak terlalu tinggi.
Dinas Perhubungan atau Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, menurut Ahok, memiliki kewenangan untuk menutup jalur perlintasan tersebut.
"Orang Jakarta suka lintas sembarangan, kalau bisa kita tutup pasti kita tutup. Kalau asal ditutup tambah macet, makanya solusinya jalan layang, sudah itu enggak ada pilihan," ujar Ahok. (aka)
BACA JUGA:
Bagikan
Berita Terkait
Long Weekend Isra Miraj, Warga Jabodetabek Ramai Booking Tiket ke Yogyakarta dan Bandung
Tiket Kereta Laris Saat Libur Isra Mikraj, Okupansi Tembus 53 Persen
KAI Catat Lonjakan Wisatawan Mancanegara, Kereta Jadi Andalan Turis Asing
Pencurian Baut Rel di Blitar, KAI: Ancaman Serius Keselamatan Penumpang
Angka Kecelakaan Nataru 2025 Turun, Komisi V Minta Strategi Disempurnakan untuk Mudik Lebaran 2026
Data Dishub DKI Jakarta: Bus Sepi Saat Nataru 2025/2026, Kereta Api dan Angkutan Laut Jadi Favorit
Kecelakaan Penerjun, Tim SAR masih Cari Seorang Korban di Perairan Pangandaran
KAI Catat Lonjakan Penumpang Nataru 2026: Okupansi KA Jarak Jauh Tembus 112 Persen, Hampir 3,8 Juta Tiket Terjual
Malam Tahun Baru 2026, KAI Ubah Pola Operasi: 26 Kereta Tambah Berhenti di Jatinegara
Padat Penumpang Jelang Tahun Baru, KAI Daop 1 Dorong Perjalanan Ramah Lingkungan