Fraksi Nasdem: Ada Kemungkinan Ahok Dimakzulkan
(foto: Antara)
MerahPutih Politik - Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem), Bestari Barus menjelaskan dasar DPRD DKI Jakarta menggunakan hak angket dikarenakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama membuat kesalahan. Ahok mengirimkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang belum dibahas DPRD.
"Pada waktu itu, dia mengirimkan APBD yang bukan pembahasan DPRD tapi Ahok bicara sudah selesai," ujarnya, di Jakarta, Senin (2/3). (Baca: NasDem Mundur dari Panitia Hak Angket)
Menurut Bestari, hak angket bisa saja berujung pada pemakzulan Ahok. Namun, menurutnya, tujuan penggunaan hak angket hanya untuk menyelediki hal-hal yang berkaitan dengan APBD tahun 2015 tersebut. (Baca: NasDem: Ahok Buat Jebakan Batman)
"Dimungkinkan (pemakzulan), tapi kita tidak bicara pemakzulan tapi investigasi," tegasnya.
Namun, dengan mundurnya Nasdem dari panitia hak angket, maka saat ini masih tersisa delapan fraksi yang akan melanjutkan penggunaan hak angket tersebut.
"Kemarin sembilan fraksi, sekarang tinggal delapan, karena NasDem menarik diri," pungkas Bestari. (mad)
Bagikan
Widi Hatmoko
Berita Terkait
Pemenuhan Fasilitas Bagi Disabilitas Jadi PR Pemerintah dan DPRD Jakarta
Buka Donasi Bencana Sumatra, DPRD DKI: Rp 1.000 pun Kami Terima
Kali Ciliwung kembali Meluap dan Rendam Rumah Warga, PSI Minta Pemprov Segerakan Normalisasi
Aksi Unjuk Rasa Pekerja Hiburan Geruduk DPRD DKI Jakarta Tolak Raperda KTR
Jakarta Jadi Daerah Khusus, Kursi DPRD Diusulkan Ditambah atau Minimal Tetap 106
Dana Bagi Hasil Jakarta Dipangkas Pusat Rp 15 T, DPRD Soroti Daftar Anggaran Boros Pemprov
Transfer Pusat Dipotong Rp 11 Triliun Bikin APBD Jakarta Turun, DPRD Pusing
DPRD DKI Janji Siap Kawal Tuntutan Massa Demo soal Anggaran dan Transparansi BUMD Dharma Jaya
DPRD Kritik Pagar Tinggi dan Jalan Sempit di Stasiun Cikini Jakarta Beri Kesan Tidak Ramah Pejalan Kaki
Ketua DPRD DKI Bocorkan Penggunaan Dana Rp95,3 Triliun APBD 2026, Pembangunan Jakarta Bakal Lebih Gila-gilaan?