Ekonomi Tiongkok Simbol Lemahnya Ekonomi Global
Ilustrasi buruh Tiongkok. (Foto: AFP)
MerahPutih Asia- Pertumbuhan investasi dan pabrik Tiongkok selama bulan Agustus jauh di bawah perkiraan. Hal ini menjadi simbol lemahnya ekonomi global mengingat Tiongkok adalah negara dengan ekonomi terkuat kedua di dunia.
BBC mengatakna, ekonomi Tiongkok kini telah kehilangan tenaganya. Penghasilan dari pabrik Tiongkok hanya tumbuh sebanyak 6,1% dari tahun lalu, 6,4% di bawah perkiraan. Pertumbuhan aset tetap yang sebagian besar adalah properti juga melambat menjadi 10,9%.
Pertumbuhan aset tetap Tiongkok adalah yang terendah selama 15 tahun terakhir ini. Bukti melambatnya lokomotif ekonomi dunia itu telah menyebabkan pasar investasi utama jatuh.
Indikasi lain bahwa perekonomian dunia melemah dapat dilihat pada jatuhnya penjualan mobil dan impor yang lebih rendah serta inflasi.
Baca juga:
Wanita Hong Kong Menurunkan Berat Badan dengan Menatap Matahari
Jepang Dilanda Banjir Besar dan Longsor
Penyebab Banjir Besar di Jepang
Bagikan
Berita Terkait
BPS Catat Pertumbuhan Ekonomi 5,39 Persen di Kuartal IV 2025, Konsumsi Rumah Tangga Dominan
Ekonomi Masih Tertekan, Menteri Purbaya Tidak Akan Cabut Aturan Insentif Pajak
Sepanjang 2025 Ekonomi Tumbuh 5,11 Persen, Jawa Masih Mendominasi
Jeffrey Hendrik Ditunjuk sebagai Dirut BEI Gantikan Iman Rachman, Stabilitas Pasar Jadi Prioritas
Danantara Genjot Reformasi Pasar Modal: Demutualisasi BEI dan Free Float 15 Persen
Kerja Sama Kemaritiman Indonesia–Inggris Buka 600 Ribu Lapangan Kerja, DPR: Siapkan Pekerja yang Terampil
Pidato Presiden Prabowo di WEF 2026: Indonesia Tegas Pilih Perdamaian daripada Kekacauan
Di Davos, Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia sebagai Titik Terang Ekonomi Global
Di World Economic Forum, Prabowo Pede Dengan Kondisi Ekonomi Indonesia
Alarm Kebakaran Berbunyi Saat Trump Berada di World Economic Forum 2026