Duta Damai Dunia Maya Diharapkan Ciptakan Perdamaian

Luhung SaptoLuhung Sapto - Selasa, 14 Juni 2016
Duta Damai Dunia Maya Diharapkan Ciptakan Perdamaian

Kasubdit Pengawasan dan Kontra Propaganda BNPT Kolonel Inf Dadang Hendrayudha. (Foto BNPT)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar Workshop Pelatihan Duta Damai di Dunia Maya di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, 14-16 Juni 2016. 

Workshop ini adalah bagian dari program kontra propaganda kelompok radikal melalui media sosial (dunia maya). Para calon duta damai diharapkan bisa menjadi mitra BNPT menciptakan perdamaian di dunia maya.

“Workshop Pelatihan Duta Damai Dunia Maya ini tahun ini adalah aksi nyata sinergisitas penggiat dunia maya di berbagai daerah dengan BNPT dalam wadah duta damai yang berintegrasi dengan Pusat Media Damai (PMD). Saya berharap nantinya para peserta fokus menghasilkan produk website terintegrasi dan bersinergi dengan BNPT untuk menghasilkan produk kontra propaganda,” kata Kasubdit Pengawasan dan Kontra Propaganda BNPT Kolonel Inf Dadang Hendrayudha saat memberikan laporan pelaksanaan kegiatan pada pembukaan Workshop Pelatihan Duta Damai Dunia, Selasa (14/6) dalam keterangan pers.

Workshop Pelatihan Duta Damai Dunia Maya di Jakarta diikuti 117 orang. Mereka terbagi dari Jakarta (82), Bekasi (5), Bandung (5), Tangerang Selatan (3), Bogor (3), Depok (2), dan 17 (PNS dan Honorer BNPT). Mereka terdiri dari para blogger (52), DKV (32), dan IT (16). Peserta akan dibagi dalam 8 kelompok yang diisi masing-masing bidang.

Workshop ini adalah lanjutan program Damai di Dunia Maya tahun 2015 yang digelar di 7 kota yaitu Jakarta, Bandung, Makassar, Pekanbaru, Medan, Banda Aceh, dan Bali. Tahun lalu kegiatan masih fokus pada pengenalan dan sosialisasi portal komunitas damai www.damai.id. Hasil yang dicapai Workshop Damai di Dunia Maya ini terjaring 1608 komunitas dan peroranganyang tergabung dalam portal www.damai.id

Menurut Dadang, tahun ini, adalah aksi nyata dari lanjutan program tahun lalu, dan digelar di lima kota besar di Indonesia. Jakarta adalah kota ketiga setelah sebelumnya BNPT menggelar kegiatan serupa di Medan, 5-7 April dan di Makassar, 17-19 Mei 2016. Dari kegiatan di Medan diikuti 60 peserta yang terdiri dari blogger 20 orang yang diarahkan untuk menyediakan konten tulisan, artikel, dan opini, dan berita. Desain Komunikas Visual 20 orang yang nantinya menyediakan konten kreatif, meme, infografis, dan video. IT 20 orang yang diarahkan untuk maintenance dan security

Workshop Pelatihan Duta Damai di Dunia Maya ini adalah yang ketiga dari rangkaian sebanyak lima kali di 5 wilayah 2016. Workshop menghasilkan 5 website yaitu www.aksi.dutadamai.id,www.kreasi.dutadamai.id,www.generasi.dutadamai.id,www.kita.dutadamai.id, dan www.muda.dutadamai.

Kemudian Workshop di Makassar juga diikuti 60 peserta terdiri dari blogger (30), DKV (20), dan IT (10). Dari hasil kegiatan diatas terbentuk 5 website www.anu.dutadamai.id,www.mariki.dutadamai.id, www.celebes.dutadamai.id,www.kareba.dutatadamai.id,www.lontara.dutadamai.id

BACA JUGA:

  1. Duta Damai Dunia Maya Diharapkan Bisa Menurunkan Tingkat Terorisme 
  2. Jihad Kekinian Adalah Jihad Produktif, Bukan Destruktif
  3. Tangkal Radikalisme, BNPT Gandeng Guru dan Rohis SMA Se-Jabodetabek
  4. Anak Perlu Dibekali Pendidikan Bahaya Radikalisme
  5. Pengamat: Benahi Isi Pelajaran Agama Agar Pelajar Tidak Radikal
#Propaganda #Radikalisme #Terorisme #BNPT #Duta Damai Dunia Maya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Regulasi penggunaan sosial media pada anak di Indonesia belum seketat negara maju lainnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Indonesia
Kemendikdasmen Perkuat Peran Sekolah Cegah Anak Terpapar Radikalisme di Media Sosial
Kekerasan yang perlu dicegah tidak hanya terjadi secara fisik, tetapi juga dalam bentuk nonfisik, baik di dunia nyata maupun ruang digital.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Kemendikdasmen Perkuat Peran Sekolah Cegah Anak Terpapar Radikalisme di Media Sosial
Indonesia
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
BNPT mengungkap 620 anak usia 11-18 tahun terpapar kekerasan dan radikalisme. 6 anak di Jakarta diarahkan menjalani rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
Berita Foto
Hari Internasional untuk Korban Terorisme 2026, Kolaborasi Perkuat Perlindungan Korban
Silence momen dan doa dalam acara Peringatan Hari Internasional untuk Peringatan dan Penghormatan bagi Korban Terorisme 2026 di Jakarta, Jum'at (21/8/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 21 Agustus 2026
Hari Internasional untuk Korban Terorisme 2026, Kolaborasi Perkuat Perlindungan Korban
Indonesia
Polisi Tahan 8 Orang Diduga Lakukan Propaganda Digital, Barang Bukti Rp 220 Juta
​Dalam menjalankan aksinya, sindikat ini terbagi ke dalam lima peran terorganisir, yakni perekrut dan pembiaya, pembuat konten, penyebar konten, pengangkat konten
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Polisi Tahan 8 Orang Diduga Lakukan Propaganda Digital, Barang Bukti Rp 220 Juta
Indonesia
BNPT Siapkan 111 Pencegahan Terorime Sejak Dini, 250 Anak Telah Berhasil Direhabilitasi
Ancaman terorisme saat ini sudah mulai bergeser. Kini, internet dijadikan sarana untuk melakukan rekrutmen, kontrapropaganda, hingga pendanaan terorisme
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
BNPT Siapkan 111 Pencegahan Terorime Sejak Dini, 250 Anak Telah Berhasil Direhabilitasi
Indonesia
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Pendekatan terhadap anak yang terpapar persoalan di ruang digital mengedepankan perlindungan, rehabilitasi, dan pendampingan.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Indonesia
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Kadensus 88 AT Polri mengungkap pola baru terorisme digital yang menyasar generasi muda melalui algoritma, komunitas virtual, dan kerentanan psikologis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Indonesia
Waspada! Paham Ekstremisme dan Terorisme Kini Menyebar Lewat Algoritma Digital
Wakapolri mengungkap pola baru terorisme dan ekstremisme yang kini berkembang melalui ruang digital. Polri juga menyoroti ratusan anak terpapar radikalisme di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Waspada! Paham Ekstremisme dan Terorisme Kini Menyebar Lewat Algoritma Digital
Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Densus 88 Antiteror Polri masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Bagikan