Cegah Buruh Asing, KSPI: Pemerintah Harus Tegas

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 06 September 2015
Cegah Buruh Asing, KSPI: Pemerintah Harus Tegas

Sebagian buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sedang demonstrasi (ANTARA FOTO/Hermanus Prihatna)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Maraknya buruh asing masuk ke Indonesia, mendapat tanggapan beragam dari sebagian kalangan.Tanggapan keras justru muncul dari serikat pekerja domestik.

Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, mengatakan masuknya pekerja asing yang sebagian besar berasal dari Cina, akan menimbulkan persoalan baru bagi dunia kerja dalam negeri. Sebab, mereka tidak hanya bekerja di sektor tertentu namun, disegala bidang, sampai tukang batu.

Apa jadinya, kalau pekerja asing sudah menguasai seluruh sektor pekerjaan. Untuk itu, pemerintah harus tegas mencegah hal itu.

"Pemerintah harus tegas mencegah pekerja asing masuk Indonesia, jangan mengatakan hanya untuk sekian persen, tapi harus tegas," kata Said, di Cikini Jakarta Pusat, Minggu, (6/9).

Said mengatakan pemerintah seharusnya belajar dari sejarah masa lalu. Sebab Pekerja Cina yang masuk indonesia berani bermukim dan menetap di tanah air. Berbeda dengan pekerja dari Amerika.

"Bisa jadi pekerja Cina yang masuk Indonesia adalah mata-mata, mereka berani bermukim, dan bisa jadi mereka bakal menguasai sektor pekerjaan."

Senada dengan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Farouk Muhammad. Dia mengatakan pernah menggelar pertemuan dengan salah satu pejabat Cina, dalam pertemuan itu Farouk mengatakan silahkan jika anda ingin berinvestasi di Indonesia, tapi pekerjanya orang indonesia.

Jika ingin mendidik pekerja Indonesia di Cina silahkan, Tapi jangan mengirim pekerja Cina ke Indonesia.(fdi)

 

Baca Juga:

PHK Massal Marak, Pengamat: Nawacita Jadi Nawasiksa

Cegah PHK Massal, Pemerintah Jangan Anti Subsidi

PHK Massal, Buruh Ancam Mogok Nasional

 

#Ancaman PHK Massal #DPD RI #Farouk Muhammad #Said Iqbal #Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
DPR Titip Pesan ke Said Iqbal, Fokus Bereskan PHK hingga Perjanjian Kerja Waktu Tertentu
Said Iqbal mendapat tugas berat usai dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan dan Buruh.
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
DPR Titip Pesan ke Said Iqbal, Fokus Bereskan PHK hingga Perjanjian Kerja Waktu Tertentu
Indonesia
Buruh Terancam PHK, Said Iqbal Janji Keluar dari Zona Nyaman Istana
Said Iqbal mengatakan ia akan memberikan saran dan analisis kebijakan kepada pemerintah soal kebijakan ketenagakerjaan.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Buruh Terancam PHK, Said Iqbal Janji Keluar dari Zona Nyaman Istana
Indonesia
Federasi Serikat Pekerja ASPEK Indonesia Dukung Said Iqbal Masuk Kabinet Merah Putih
FSP ASPEK Indonesia menilai momentum tersebut dapat digunakan untuk memperkuat dialog sosial antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Federasi Serikat Pekerja ASPEK Indonesia Dukung Said Iqbal Masuk Kabinet Merah Putih
Indonesia
Presiden Partai Buruh Said Iqbal Dikabarkan Bakal Masuk Kabinet Merah Putih
Posisi yang kemungkinan akan diemban Said Iqbal berkaitan dengan bidang yang selama ini menjadi fokus perjuangannya, yakni isu buruh dan tenaga kerja.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Presiden Partai Buruh Said Iqbal Dikabarkan Bakal Masuk Kabinet Merah Putih
Berita Foto
Rapat Paripurna DPD RI Setujui Pembentukan Pansus Papua
Ketua DPD Sultan Baktiar Najamuddin menerima dokumen dari Anggota DPD dalam Rapat Paripurna DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 22 Mei 2026
Rapat Paripurna DPD RI Setujui Pembentukan Pansus Papua
Indonesia
20 Ribu Pekerja Berpotensi di PHK, Pemerintah Harus Bersiap Bikin Mitigasi
Kebijakan fiskal preventif perlu disiapkan untuk menahan tekanan dunia usaha agar tidak berujung pada PHK, penundaan perekrutan, maupun penurunan upah secara signifikan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
20 Ribu Pekerja Berpotensi di PHK, Pemerintah Harus Bersiap Bikin Mitigasi
Indonesia
Kasus Pembunuhan Nus Kei Naik ke Penyidikan, 2 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Status kasus pembunuhan Ketua DPD Golkar Maluku Utara, Nus Kei, naik ke penyidikan. Kedua pelaku terancam hukuman mati.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
Kasus Pembunuhan Nus Kei Naik ke Penyidikan, 2 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Berita Foto
Wakil Ketua DPD Yorrys Raweyai Desak Pemerintah Segera Tuntaskan Konflik Papua
Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai, menyampaikan keterangan soal kondisi Papua, saat konferensi pers, di Senayan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 21 April 2026
Wakil Ketua DPD Yorrys Raweyai Desak Pemerintah Segera Tuntaskan Konflik Papua
Indonesia
Ratusan Ribu Buruh Siap Turun di May Day 2026, Bawa 8 Tuntutan ke DPR
Ratusan ribu buruh siap turun di May Day 2026. Mereka akan membawa delapan tuntutan ke DPR.
Soffi Amira - Jumat, 17 April 2026
Ratusan Ribu Buruh Siap Turun di May Day 2026, Bawa 8 Tuntutan ke DPR
Berita Foto
Puan Maharani, Ahmad Muzani, dan Sultan B. Najamuddin Raih KWP Award 2026
Ketua DPR Puan Maharani (kiri) menerima piagam penghargaan yang diserahkan oleh Ketua KWP Ariawan pada KWP Award 2026 di Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 16 April 2026
Puan Maharani, Ahmad Muzani, dan Sultan B. Najamuddin Raih KWP Award 2026
Bagikan