Bunga Amarilis Yogyakarta Dirusak Remaja Kekinian
#SaveAmarilis. (Foto: Screen capture)
MerahPutih Peristiwa - Bunga amarilis indah Yogyakarta baru saja mengembangkan bunganya. Sayang, bunga amarilis Yogyakarta dirusak remaja kekinian yang selalu ingin eksis di media sosial.
Aksi remaja yang merusak ini pun memancing amarah rakyat Yogyakarta. Alhasil tagar #SaveAmaryllis pun memuncaki trending topic Twitter hingga malam ini.
Sejumlah orang mengungkapkan kekesalannya melalui akun Twitter mereka seperti berikut.
Beberapa foto pun menunjukan beberapa pelaku perusak bunga yang hanya mekar sekali dalam setahun ini. Hal ini dikarenakan dengan polosnya remaja tak bertanggung jawab itu mengunggah foto mereka ke akunmedia sosial mereka.
Hal yang membuat banyak orang tidak habis pikir adalah mengapa para remaja itu bisa dengan konyolnya menginjak, menduduki, bahkan meniduri bunga yang indah itu.
Bungan amarilis atau hippeastrum adalah bunga tropis yang berasal dari Afrika Selatan. Umbi amarilis disanjung oleh para pekebun karena mudah ditanam dan dapat ditanam kembali setelah memasuki periode tidak aktif sesaat (biasanya selama musim dingin).
Anda bisa memelihara bunga amarilis dalam bedeng di kebun atau taman juga di dalam pot. Anda bisa menanamnya pada musim semi ataupun gugur, jika Anda tinggal di negara dengan empat musim.
BACA JUGA:
Bagikan
Berita Terkait
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada