Yaqut Cholil Qoumas Pimpin GP Ansor Periode 2015-2020
Ketua Umum GP Ansor 2015-2020 Yaqut Cholil Qoumas berkacamata dalam suatu kesempatan(Foto: Twitter @samuoqtuqay)
MerahPutih Peristiwa - Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Tutut terpilih menjadi Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor periode 2015-2020 dalam kongres di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta, Jumat (27/11).
Gus Tutut terpilih secara aklamasi yang diusulkan 361 pimpinan cabang. Sementara 30 dari total pimpinan wilayah juga mendukung usulan tersebut.
"Sidang mengesahkan Yaqut Cholil Coumas sebagai Ketua Gerakan Pemuda Ansor," ujar Nusron Wahid selaku ketua umum demisioner.
Sebelum sidang berlangsung sempat beredar di kalangan peserta kongres ihwal metode pemilihan. Sejumlah peserta tidak setuju metode pemilihan secara Ahwa atau Ahlul Halli Wal Aqli.
Sebelumnya sempat beredar nama-nama pengganti Nusron Wahid menjelang kongres ke-XV ini. Di antaranya mantan ketua mmum PP IPPNU Idi Muzayyat, mantan ketua umum PB PMII Heri Adzumi, dan sejumlah politisi partai PKB, Gerindra, serta Demokrat, seperti Dhofir Al Farisi, Syaikhul Islam, dan Munadi.(fre)
BACA JUGA:
- APP Sinar Mas Sumbang 10.000 Alquran untuk GP Ansor
- Buka Kongres GP Ansor ke-XV, Wapres JK Ajak Jadi Pedagang
- GP Ansor: Konflik Yaman Tidak Terkait Sentimen Sunni Syiah
- FPI Pertanyakan Motivasi GP Ansor Ikut Mengamankan Perayaan Natal
- Nusron Wahid: Biarkan Pelaku Peristiwa 1965 Saling Memaafkan Secara Alamiah
Bagikan
Berita Terkait
Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tersangka, Komisi VIII DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Korupsi Kuota Haji
KPK Jadikan Eks Menag Gus Yaqut Tersangka, Kuasa Hukum Tegaskan Kliennya Selalu Kooperatif
Kondisi Terkini Rumah Yaqut Cholil Qoumas Usai Jadi Tersangka Korupsi Penyelenggaraan Haji
Jubir KPK Budi Prasetyo Benarkan KPK Tetapkan Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Kasus Kouta Haji
Mantan Menag Gus Yaqut dan Gus Alex Jadi Tersangka, KPK Siapkan Penahanan
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
KPK Kembali Periksa Gus Yaqut, Dalami Kerugian Negara Kasus Kuota Haji 2024
Diperiksa 8 Jam oleh KPK, Eks Menag Yaqut Irit Bicara soal Kasus Kuota Haji