Bocah Korban Pencabulan Pengusaha Kontraktor Ditemukan di Pinggir Jalan

Eddy FloEddy Flo - Senin, 16 Mei 2016
Bocah Korban Pencabulan Pengusaha Kontraktor Ditemukan di Pinggir Jalan

Ferdinand Hutahaean perwakilan korban pencabulan pengusaha kontraktor dari Perwakilan Masyarakat Peduli Kediri (Foto: MP/Fachruddin Chalik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Terungkapnya kasus pencabulan anak di bawah umur yang menimpa AK saat beberapa hari jelang pelaksanaan Tryaout Ujian Nasional pada bulan Maret 2015 silam.

Perwakilan Masyarakat Peduli Kediri Ferdinand Hutahaean mengatakan korban hilang saat jelang pelaksanaan Tryout Ujian Nasional pada bulan Maret 2015.

"AK sempat hilang, ibu korban mencari dan tidak ketemu. Akhirnya, ia memutuskan melapor ke Ketua RT. 001/RW 001 termasuk ke Pak Joko (Babinkamtibnas Kelurahan Jagalan)," kata Ferdinand saat ditemui di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (16/5).

Sampai pada akhirnya ibu korban menemukan AK di Simpang Lima Gumul Kabupaten Kediri. Ia bertanya kepada korban mengenai keberadaannya selama ini.

"Sang ibu mendesak dengan bertanya mengenai keberadaan si korban, akhirnya ia mengaku disetubuhi oleh si SS. Ibu Korban langsung melaporkan kasus ini ke pihak ke Polresta Kediri didampingi oleh Pak Joko (Babinkamtibnas Kelurahan Jagalan)," tuturnya.

Setelah diperiksa, lanjutnya, korban mengaku dijual kepada Koko (SS) melalui teman sebayanya IG.

"IG sendiri sebelumnya juga pernah menjadi korban pencabulan si SS. Selain AK korban lain korban inisial F pernah menjadi kelakuan bejat si SS," tandasnya.(Abi)

BACA JUGA:

  1. Fadli Zon: Kasus Yn Kejahatan Luar Biasa
  2. Netizen Tunjukan Solidaritas Atas Kasus YN Lewat #OneHeartForYuyun
  3. Kasus Yn, Cak Imin: Indonesia Sedang Alami Darurat Moral
  4. Kasus Yn, Puluhan Ribu Netizen Dukung Petisi Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan
  5. Menteri Yohana: Pelaku Kejahatan Seksual Anak Harus Dihukum Mati
#Ferdinand Hutahaean #Kekerasan Seksual Anak #Belasan Bocah Kediri Dicabuli #Kasus Pemerkosaan
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
PBNU Minta Jangan Hakimi Pesantren Akibat Ulah Bejat Segelintir Oknum Akibat Kasus Kekerasan Seksual
PBNU mendukung penuh langkah penegakan hukum sekaligus penguatan sistem perlindungan santri secara internal
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
PBNU Minta Jangan Hakimi Pesantren Akibat Ulah Bejat Segelintir Oknum Akibat Kasus Kekerasan Seksual
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPP Perempuan Bangsa: Pengingkaran Tragedi Pemerkosaan Mei 1998 Tak Bisa Dibenarkan
Nihayatul Wafiroh menegaskan negara tak boleh mengabaikan tragedi pemerkosaan massal Mei 1998. Ia mendukung perjuangan pendamping korban demi keadilan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
DPP Perempuan Bangsa: Pengingkaran Tragedi Pemerkosaan Mei 1998 Tak Bisa Dibenarkan
Olahraga
Didakwa sejak 2023, Achraf Hakimi Kini Hadapi Sidang Kasus Dugaan Pemerkosaan
Bek kanan PSG, Achraf Hakimi, didakwa atas kasus pemerkosaan. Hal itu terjadi pada 2023 lalu. Kini, ia akan menghadapi sidang kasus tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 25 Februari 2026
Didakwa sejak 2023, Achraf Hakimi Kini Hadapi Sidang Kasus Dugaan Pemerkosaan
Indonesia
Predator Seksual Berkedok Guru di Pasar Rebo Incar Banyak Korban, Diawali Lewat Chat Mesum
Penyelidikan awal mengungkap bahwa dugaan pelecehan ini dilakukan secara terorganisir melalui grup WhatsApp antar-oknum guru
Angga Yudha Pratama - Selasa, 10 Februari 2026
Predator Seksual Berkedok Guru di Pasar Rebo Incar Banyak Korban, Diawali Lewat Chat Mesum
Olahraga
Jalani Sidang di Inggris, Thomas Partey Bantah Tuduhan Pemerkosaan terhadap 2 Wanita
Thomas Partey menjalani sidang atas tuduhan pemerkosaan di Inggris. Ia pun membantah tuduhan tersebut. Namun, sidang akan kembali digelar pada 2026.
Soffi Amira - Rabu, 17 September 2025
Jalani Sidang di Inggris, Thomas Partey Bantah Tuduhan Pemerkosaan terhadap 2 Wanita
Indonesia
Guru Anggota TPPK Lakukan Kekerasan Seksual, DPR: Harus Dihukum Berat
Wakil Ketua Komisi X DPR RI menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk pengkhianatan terhadap amanah dan kepercayaan yang diberikan kepada seorang guru.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 28 Agustus 2025
Guru Anggota TPPK Lakukan Kekerasan Seksual, DPR: Harus Dihukum Berat
Olahraga
Thomas Partey Bebas dari Tuduhan Pemerkosaan, Kok Bisa?
Thomas Partey dibebaskan dari tuduhan pemerkosaan. Ia juga membantah semua tuduhan tersebut. Sebelumnya, ia didakwa atas lima kasus pemerkosaan.
Soffi Amira - Rabu, 06 Agustus 2025
Thomas Partey Bebas dari Tuduhan Pemerkosaan, Kok Bisa?
Olahraga
Achraf Hakimi Tersandung Kasus Pemerkosaan, Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Achraf Hakimi tersandung kasus pemerkosaan. Ia terancam hukuman 15 tahun penjara. Kasus ini bermula pada 25 Februari 2023 lalu.
Soffi Amira - Sabtu, 02 Agustus 2025
Achraf Hakimi Tersandung Kasus Pemerkosaan, Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Bagikan