Berikut Nama WNI di Nepal

Fredy WansyahFredy Wansyah - Minggu, 26 April 2015
Berikut Nama WNI di Nepal

Instagram #prayfornepal

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional- Musibah alam yang menimpa Bumi Nepal membuat khawatir Bangsa Indonesia. Kenapa? Karena ada Warga Negara Indonesia (WNI) di sana. Siapa saja WNI yang berada di Nepal tersebut?

Berdasarkan press release yang dikirim Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) kepada Merahputih.com, Minggu (26/4), ada sekitar 34 WNI di Nepal, saat gempa berkekuatan 7,9 Skala Richter mengguncang negara tersebut. Sejumlah 17 WNI dalam keadaan selamat. Sisanya sedang proses pencarian.

Kemenlu menyatakan di dalam laporannya ini, dari laporan yang diterima sejumlah 18 dari 34 WNI di Nepal merupakan penduduk tetap. Sedangkan, sisanya sedang berkunjung, termasuk mereka yang melakukan pendakian ke Gunung Everest. Berikut nama WNI yang terdata di Kemenlu.

WNI yang menetap di Nepal adalah Diah Ismaya, status: baik. Winarti Karyono, status: baik. Ari Isyanawati, status: belum dapat dihubungi (BD). Samini, status: baik. Evi Nurlaila Ana, status: baik. Fitri Rosdiana, status: teridentifikasi selamat. Freddy Lawrens, status: BD. Grace Tarigan, status: BD. Aprieri Dwi, status: teridentifikasi selamat. Maria E. Putuhena, status: BD. Toyibah, status: BD. Maya Apriyani, status: BD. Ariani Hasanah, status: baik. Ni Putu Purniawati, status: sedang berada di luar negeri. Parsiah Majudi, status: BD. Purwanti, status: BD. Samini, status: BD, dan Wayan Kushle, status: baik.

Sementara WNI yang statusnya menjadi pengunjung adalah, Ahmad Taufan Damanik, ASEAN ACWC, status: sedang diklarifikasi. Esther Indriani, World Vision, status: baik. Laura Hukom, World Vision, status: baik. Dhiana Anggraeni, World Vision, status: baik. Emmy Lucy, World Vision, status: baik. Tessy Ananditya, treking di Annapurna, status: BD. Sapta Hudaya, treking di Annapurna, status: BD. Alma Parahita, Taruna Hiking Club, status: BD. Kadek Andana, Taruna Hiking Club, status: BD. Jeroen, Taruna Hiking Club, status: BD. Nuri Arunbiati, info melalui FB, kondisi baik. Virgo Dirgantara, operator oleh Himalaya Guides, status: BD, diperkirakan berada di Lobuche. Handri Ramdhani, operator oleh Himalaya Guides, status: BD, diperkirakan berada di Lobuche. Nicko Ronny, operator oleh Himalaya Guides, status: BD, diperkirakan berada di Lobuche. Ong Kim Han, status: baik dan Yanti, status: baik. (fre)

Baca Juga: 

Ini Nasib WNI di Nepal
Banyak Korban di Runtuhan Bangunan Bersejarah Nepal
Korban Gempa Nepal Bertambah 4.629 Orang
Gempa Nepal Sebabkan Gunung Everest Longsor
Pejabat Google Tewas Saat Longsor Salju di Everest

#Nepal #Gempa Nepal
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Perempuan berusia 64 tahun itu diselamatkan dari lantai teratas sebuah bangunan empat lantai yang tertimbun reruntuhan di Betrawati, Nuwakot
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Dunia
Syarat Baru Pendaki Naik Everest, Harus Pernah Taklukkan Puncak 7.000 Meter
Nepal sedang menyusun RUU baru yang melarang pendaki tanpa pengalaman ketinggian ekstrem 7.000 meter untuk mendaki Gunung Everest. Simak syarat lengkapnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Syarat Baru Pendaki Naik Everest, Harus Pernah Taklukkan Puncak 7.000 Meter
Dunia
Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Di tengah suasana duka, pemerintah tetap melanjutkan operasi pencarian.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
 Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Selain korban jiwa, banjir bandang juga menyapu permukiman, jalan, lahan pertanian, serta berbagai infrastruktur yang berada di sepanjang jalur alirannya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Indonesia
Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Banjir bandang tercatat menewaskan lebih dari 1.000 orang, sedangkan lebih dari 3.900 orang masih dinyatakan hilang.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
  Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Indonesia
3.000 Orang Dinyatakan Hilang Dalam Banjir Bandang di Nepal, Korban Tewas Ditemukan di Perbatasan India
Jenazah ditemukan hingga mencapai wilayah perbatasan dengan India. Sejumlah besar warga negara asing masih termasuk di antara mereka yang belum diketahui keberadaannya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
3.000 Orang Dinyatakan Hilang Dalam Banjir Bandang di Nepal, Korban Tewas Ditemukan di Perbatasan India
Dunia
2.000 Orang Dilaporkan Hilang dalam Banjir Bandang Nepal, Banyak Merupakan Wisatawan
Polisi mengatakan warga negara asing yang hilang berasal dari 36 negara.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
  2.000 Orang Dilaporkan Hilang dalam Banjir Bandang Nepal, Banyak Merupakan Wisatawan
Dunia
Korban Banjir Bandang Nepal Mencapai 469 Orang, Danau Baru Ancam Banjir Susulan
Tim penyelamat masih menemukan jenazah di antara timbunan puing dan lumpur.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
 Korban Banjir Bandang Nepal Mencapai 469 Orang, Danau Baru Ancam Banjir Susulan
Indonesia
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Kamis, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "katastropik".
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Bagikan