Bambang Brodjonegoro: Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar Masih Lebih Baik dari Ringgit
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro (kedua kiri) saat menjadi pembicara dalam diskusi ekonomi politik di Jakarta, Minggu (24/5). (Foto: MerahPutih/Restu Fadilah)
MerahPutih Keuangan - Menteri Keuangan Republik Indonesia Bambang Brodjonegoro mengklaim bahwa nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar AS yang kian hari kian merosot justru sedikit lebih baik ketimbang negara tetangga Malaysia.
"Indonesia mengalami depresiasi 7,72 persen sedikit dibawah Malaysia yang depresiasinya lebih besar 7,74 persen atau mata uang Euro yang mencapai hampir 8 persen," tuturnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu, (1/7).
Bambang Brodjonegoro mengatakan, jika dilihat dengan negara-negara lain terutama yang defisit transaskinya berjalannya lebih baik bahkan mengalami surplus justru megalami depresiasi lebih rendah.
"Seperti negara India, Filipina, dan Thailand," sambungnya.
Sehingga untuk kedepannya agar Indonesia tidak mengalami depresiasi yang terlalu tinggi. pemerintah akan terus memperbaiki transaksi dari segi neraca berjalannya.
Nilai tukar rupiah yang terus menurun disebabkan karena adanya beberapa faktor diantaranya, tekanan dari eksternal yaitu normalisasi kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) dan membaiknya ekonomi negara tersebut.(rfd)
Baca Juga:
Wajib Transaksi Pakai Rupiah Mulai Berlaku Hari Ini
Wajib Pakai Rupiah Hanya untuk Transaksi Domestik
Kewajiban Pakai Rupiah, BI: Perusahaan Tambang dan Migas Tidak akan Gulung Tikar
SKK Migas Desak Kebijakan Penerapan Rupiah dalam Ekspor-Impor Ditinjau Ulang
Bagikan
Berita Terkait
IHSG Tembus 9.000 Saat Bursa Asia Kejang-Kejang, Purbaya Sebut Investor Mulai 'Jatuh Cinta' Lagi ke Indonesia
PKB Dukung Menteri Purbaya Terapkan Bea Keluar Ekspor Batu Bara
[HOAKS atau FAKTA] : Menkeu Purbaya Kasih Pinjaman Cepat Rp 500 Juta, Segera Cair Tanpa Jaminan
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Kesal Rapat DPR Bahas Bencana Alam Sudah Habiskan Anggaran Rp 20 Miliar
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sidak ke Bandara IMIP Morowali Temukan 3,5 Kilogram Emas Tengah Tertimbun
Menkeu Purbaya Ultimatum Bea Cukai, Dirjen Djaka: Kami Akan Lebih Baik
Pedagang Thrifting Minta Legalisasi, Menkeu Purbaya: Bukan Soal Bayar Pajak, Melainkan Kepatuhan Aturan
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Murka Terhadap Purbaya karena Ogah Lunasi Utang Kereta Cepat
Redenominasi Rupiah, Syarat Wajibnya: Ekonomi Stabil dan Adanya Aturan Perundang-Undangan
Sidak di Surabaya, Menkeu Purbaya Temukan Barang Impor Rp 100 Ribu Bernilai Rp 50 Juta