Akibat Kebakaran Hutan, Negara Rugi Rp20 Triliun Lebih
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa (28/7). (Foto: MerahPutih/Novriadi Sitompul)
MerahPutih Nasional - El nino moderate tidak hanya berdampak pada krisis air, melainkan juga pada peningkatan kebakaran hutan. Tak tanggung-tanggung, kebakaran hutan merugikan negara hingga triliunan rupiah.
Seluas 2.398 hektare cagar biosfer serta 21.914 hektare lahan ludes terbakar. sebanyak 58.000 orang terserang ispa. Akibatnya, sekolah terpaksa diliburkan karena udara tidak kondusif.
Menurut BNPB, keurigan yang diakibatakan kebakaran hutan di satu daerah selama kurun Februari-April 2014 mencapai Rp20 triliun rupiah. "Untuk wilayah Pekan Baru saja kebakaran hutan sudah berdampak secara ekonomi sebesar Rp20 triliun rupiah," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa (28/7).
Selain itu, menurut pria asal Wonogiri tersebut, kebakaran hutan juga berdampak pada kerusakan lingkungan serta berdampak pada kesahatan. "Di Pekan Baru saja masyarakat sudah teriak semua itu. Udara sudah tidak kondusif lagi," sambungnya. (AB)
Baca Juga:
Dampak El Nino, Kebakaran Ancam Sumatera
Bagikan
Fredy Wansyah
Berita Terkait
3 Kecamatan di Dompu NTB Dilanda Banjir, Tanggap Darurat Diberlakukan
1.178 Orang Tewas dan Ratusan Lainnya masih Hilang, Operasi Pencarian Korban Bencana Alam di Sumatra Diperpanjang
Pemerintah Anggarkan Rp 60 T untuk Darurat Bencana di 2026
147 Orang Masih Hilang, Kelanjutan Operasi SAR Korban Bencana Sumatera Dievaluasi Lusa
Duka Selimuti Awal 2026, 380 Ribu Korban Bencana Sumatra Berstatus sebagai Pengungsi
BNPB Jamin Semua Anggota TNI yang Ikut Penanganan Bencana Sumatra Dapat Uang Lelah dan Makan Rp 165 Ribu per Hari
[HOAKS atau FAKTA]: Gempar! Keputusan PBB Langkahi Indonesia Tetapkan Status 'Bencana Internasional' di Sumatra
BNPB Jamin Logistik Korban Bencana Sumatra tak Mengendap Lebih daripada 2 Hari
BNPB: 1.137 Orang Tewas akibat Banjir Bandang dan Longsor di Sumatra
BNPB Percepat Bangun Huntara, Kerja 19 Jam Per Hari