3 Cara Mendikbud Berantas Kekerasan Anak di Sekolah

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Rabu, 21 Oktober 2015
3 Cara Mendikbud Berantas Kekerasan Anak di Sekolah

Anies Baswedan (Sumber: http://aniesbaswedan.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan upaya untuk meminimalisir kekerasan anak sekolah.

Menurutnya seperti yang diberitakan Setkab, kekerasan terhadap anak kerapkali terjadi di sekolah. Ia mengibaratkan sekolah sebagai hilir dan rumah sebagai hulu. Ketika ada masalah di hulunya, maka sekolah yang menjadi hilir bisa jadi tempat munculnya masalah itu.

Adapun tiga upaya yang akan ditawarkan Mendikbud adalah:

1. Membuat interaksi lebih intensif antara wali kelas dengan orangtua.

“Mulai semester ini wali kelas harus berinteraksi dengan orangtua secara intensif. Kita menggariskan bukan sekedar pembagian rapor tetapi komunikasi antara orangtua dan wali kelas,” tegas Anies kepada wartawan seusai rapat terbatas (ratas) penanggulangan kekerasan terhadap anak, di kantor Presiden, Jakarta, Selasa (20/10) petang.

2. Dibuat direktorat khusus tentang orangtua.

Menurut Anies, materi-materi untuk pendidikan yang dibekalkan kepada orangtua diberikan melalui sekolah atau walikelas.

3. Sanksi tegas kepada sekolah atau guru yang melakukan tindak kekerasan yang membiarkan gejala timbulnya kekerasan.

Anies Baswedan mengatakan bahwa sebelum terjadi kekerasan, biasanya akan muncul gejala. Namun sekolah seringkali mendiamkan gejala ini.

“Dengan begitu sekolah yang mendiamkan akan diberikan tindakan, arahan Presiden juga begitu, jadi kita akan membuat aturan kepala sekolah akan dicopot atau diberhentikan jika membiarkan kekerasan dan juga guru akan mendapatkan sanksi,” tegas Anies.

 

BACA JUGA:

  1. Reni Marlinawati: Penegakan Hukum Kasus Kekerasan Anak Tumpul
  2. Tekan Kekerasan Anak, KPAI Sarankan Pendidikan Calon Pengantin
  3. Lima Fakta Agus Pea, Pembunuh Bocah PNF
  4. Masyarakat Minta Agus Pea Dikebiri
#Kekerasan Anak #Kemendikbud #Anies Baswedan
Bagikan
Ditulis Oleh

Adinda Nurrizki

Berita Terkait

Indonesia
Kekerasan di Daycare Mencuat, DPR Wacanakan Revisi UU Perlindungan Anak
DPR RI tengah mengkaji langkah penguatan regulasi sebagai bagian dari strategi pencegahan kekerasan terhadap anak.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Kekerasan di Daycare Mencuat, DPR Wacanakan Revisi UU Perlindungan Anak
Indonesia
Komisi X DPR RI Bakal Perketat Izin Daycare Lewat Regulasi Pendidikan Informal
Meskipun pembahasan sempat tertunda akibat masa reses parlemen, Komisi X memastikan isu ini menjadi prioritas utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 04 Mei 2026
Komisi X DPR RI Bakal Perketat Izin Daycare Lewat Regulasi Pendidikan Informal
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
DPR Minta Sanksi Berat untuk Dosen PTN yang Terlibat Kasus Kekerasan Daycare
DPR melalui Esti Wijayanti mendesak penonaktifan dosen terduga pelaku kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
DPR Minta Sanksi Berat untuk Dosen PTN yang Terlibat Kasus Kekerasan Daycare
Indonesia
43% Daycare Tak Berizin, DPR Desak Razia Besar Demi Lindungi Anak
DPR mendesak razia daycare ilegal setelah maraknya kekerasan anak. Data menunjukkan 43 persen daycare belum berizin dan minim standar pengasuhan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
43% Daycare Tak Berizin, DPR Desak Razia Besar Demi Lindungi Anak
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Kemendikdasmen Bertindak
DPR RI menyoroti dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta. Kemendikdasmen diminta memperketat pengawasan dan evaluasi nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 April 2026
Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Kemendikdasmen Bertindak
Indonesia
Legislator Desak Evaluasi Total Daycare, Bongkar Kegagalan Sistem
Kepercayaan masyarakat terhadap daycare kini berada di titik rawan.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 April 2026
Legislator Desak Evaluasi Total Daycare, Bongkar Kegagalan Sistem
Bagikan