Jokowi Instruksikan Menterinya Buat Aksi Konkret Atasi Kekerasan Anak

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 20 Oktober 2015
Jokowi Instruksikan Menterinya Buat Aksi Konkret Atasi Kekerasan Anak

Rapat kabinet yang dipimpin Presiden Joko Widodo, Selasa (20/10) membahas soal pencegahan dan penanggulangan masalah kekerasan terhadap anak. (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar ada langkah konkret dari instansi terkait untuk penanggulangan kekerasan anak yang kian merajalela.

“Ini harus betul-betul nyata dan konkret serta terlihat,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membuka rapat terbatas mengenai pencegahan dan penanggulangan masalah kekerasan terhadap anak, di kantor Presiden, Jakarta, Selasa (20/10)

Seperti dilansir Setkab.go.id, Presiden Jokowi mengakui, pekerjaan rumah pemerintah dalam mengantarkan anak-anak untuk memasuki masa depan masih cukup banyak. Saat ini masih terjadi berbagai tindak kekerasan terhadap anak mulai dari perdagangan anak, diskriminasi, narkoba, dan korban kekerasan seksual.

Di satu sisi, Jokowi mengingatkan, pemerintah tentu saja tidak bisa bertindak sendiri, karena apapun masalah anak berkaitan dengan masalah di dalam lingkup keluarga, yang berkaitan dengan masalah akhlak, moral, norma dan budi pekerti yang harus ditanamkan dari sejak dini.

Presiden Jokowi pun menambahkan peran media massa maupun sosial media juga sangat memengaruhi pola pikir anak-anak.

"Kampanye peningkatan kepedulian masyarakat agar tidak terjadi pembiaran terhadap anak, dan penyadaran terhadap masyarakat tentang pemenuhan hak anak itu bisa dilakukan secara masif. Sehingga bisa terlihat dampak langsungnya di masyarakat," imbuh Kepala Negara.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat terjadi 6.006 kasus kekerasan anak di Indonesia hingga April 2015 kemarin. Angka tersebut meningkat signifikan dari tahun 2010 yang hanya mencapai sekitar 171 kasus, tahun 2011 tercatat ada 2.179 kasus, tahun 2012 sebanyak 3.512 kasus, tahun 2013 sebanyak 4.311, dan tahun 2014 sebanyak 5.066 kasus.

Dari 6.006 kasus, sebanyak 3.160 kasus kekerasan terhadap anak terkait pengasuhan, 1.764 kasus terkait pendidikan, 1.366 kasus terkait kesehatan dan NAPZA, dan 1.032 kasus disebabkan oleh cyber crime dan pornografi. Sehingga, jika di rata-ratakan ada sekitar 45 anak mengalami kekerasan seksual setiap bulannya.

Rapat kabinet terbatas tersebut diikuti oleh Menko PMK Puan Maharani, Seskab Pramono Anung, Mensesneg Pratikno, Mendikbud Anies Baswedan, Menpora Imam Nahrawi, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Menkumham Yasonna Laoly, Menteri Agama Lukman Hakim
Saifuddin, Kepala Staf Presiden Teten Masduki, Jaksa Agung Prasetyo, dan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, dan Ketua KPAI Asrorun Niam Sholeh. 

 

BACA JUGA

  1. Indra Bekti Setuju Pelaku Kekerasan Anak Dihukum Mati
  2. Reni Marlinawati: Penegakan Hukum Kasus Kekerasan Anak Tumpul
  3. Tekan Kekerasan Anak, KPAI Sarankan Pendidikan Calon Pengantin
  4. Lima Fakta Agus Pea, Pembunuh Bocah PNF
  5. Masyarakat Minta Agus Pea Dikebiri

 

 

#Liputan Khusus #Rapat Terbatas #Presiden Jokowi #KPAI #Kekerasan Anak
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Kekerasan di Daycare Mencuat, DPR Wacanakan Revisi UU Perlindungan Anak
DPR RI tengah mengkaji langkah penguatan regulasi sebagai bagian dari strategi pencegahan kekerasan terhadap anak.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Kekerasan di Daycare Mencuat, DPR Wacanakan Revisi UU Perlindungan Anak
Indonesia
Komisi X DPR RI Bakal Perketat Izin Daycare Lewat Regulasi Pendidikan Informal
Meskipun pembahasan sempat tertunda akibat masa reses parlemen, Komisi X memastikan isu ini menjadi prioritas utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 04 Mei 2026
Komisi X DPR RI Bakal Perketat Izin Daycare Lewat Regulasi Pendidikan Informal
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
Ratas di Hambalang, Prabowo Bahas Pendidikan hingga Stabilitas Keamanan
Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir mendampingi Prabowo dalam rapat terbatas.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
Ratas di Hambalang, Prabowo Bahas Pendidikan hingga Stabilitas Keamanan
Indonesia
DPR Minta Sanksi Berat untuk Dosen PTN yang Terlibat Kasus Kekerasan Daycare
DPR melalui Esti Wijayanti mendesak penonaktifan dosen terduga pelaku kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
DPR Minta Sanksi Berat untuk Dosen PTN yang Terlibat Kasus Kekerasan Daycare
Indonesia
43% Daycare Tak Berizin, DPR Desak Razia Besar Demi Lindungi Anak
DPR mendesak razia daycare ilegal setelah maraknya kekerasan anak. Data menunjukkan 43 persen daycare belum berizin dan minim standar pengasuhan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
43% Daycare Tak Berizin, DPR Desak Razia Besar Demi Lindungi Anak
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Kemendikdasmen Bertindak
DPR RI menyoroti dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta. Kemendikdasmen diminta memperketat pengawasan dan evaluasi nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 April 2026
Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Kemendikdasmen Bertindak
Indonesia
Legislator Desak Evaluasi Total Daycare, Bongkar Kegagalan Sistem
Kepercayaan masyarakat terhadap daycare kini berada di titik rawan.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 April 2026
Legislator Desak Evaluasi Total Daycare, Bongkar Kegagalan Sistem
Bagikan