Vaksinasi COVID-19 di Jakarta per 30 November Sudah 12.693.189 Orang Petugas menunjukkan vaksin COVID-19 di Balai Kota Jakarta, Selasa (24/8/2021). (ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna)

MerahPutih.com - Tingkat capaian vaksinasi COVID-19 dosis pertama di Jakarta cukup tinggi. Data Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI per 30 November 2022 sudah 12.693.189 warga yang sudah terima vaksin dosis pertama

"Untuk vaksinasi dosis pertama itu sebanyak 12.693.189 orang yang sudah divaksin," kata Kepala Seksi Surveilens, Epidemologi dan Imunasi Dinkes DKI, Ngabila Salama kepada wartawan, Rabu (30/11).

Baca Juga

Cek Titer Antibodi Pasca Vaksinasi Booster Kini Bisa Dilakukan Sendiri

Sementara itu, untuk vaksinasi dosis kedua, Ngabila menyampaikan sebanyak 10.903.158 warga sudah divaksin.

Baca Juga

Pj DKI 1 Minta Percepatan Vaksinasi Booster

Capaian vaksinasi dosis ketiga atau booster di Jakarta juga cukup tinggi hingga saat ini ada 5.229.559 masyarakat ibu kota yang sudah vaksinasi booster.

Lebih lanjut, kata dia, sedangkan untuk vaksin dosis keempat atau booster kedua memang baru 97.609 orang yang mendapatkan vaksin.

Hal tersebut dikarenakan untuk vaksinasi dosis booster kedua masih diperuntukkan bagi para tenaga kesehatan (nakes) dan lansia yang telah berusia 60 tahun ke atas.

"Total dosis keempat 97.609, dosis keempat untuk nakes 72.704, dan dosis keempat bagi lansia, 24.905 orang," paparnya. (Asp)

Baca Juga

Vaksinasi COVID-19 Booster di Indonesia Capai 66,09 Juta Penduduk

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anggota DPRD Kota Bandung Kutuk Aksi Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar
Indonesia
Anggota DPRD Kota Bandung Kutuk Aksi Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar

Aksi bom bunuh diri terjadi di Mapolsek Astanaanyar, Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/12).

Megawati Ungkap Alasan masih Umpetin Capres Jagoan PDIP
Indonesia
Megawati Ungkap Alasan masih Umpetin Capres Jagoan PDIP

Megawati mengungkapkan alasannya belum umumkan sosok capres

Keluh Kesah Emak-emak Harga Pangan Melonjak, Begini Harapannya
Indonesia
Keluh Kesah Emak-emak Harga Pangan Melonjak, Begini Harapannya

Masyarakat mengeluhkan sejumlah bahan pokok yang mengalami kenaikan harga tinggi saat bulan suci Ramadan 1443 Hijriah/2022. Tak tanggung-tanggung kenaikannya ada yang capai 100 persen.

Gerindra-PKB Berkoalisi, Demokrat Pamer Kemesraan dengan NasDem-PKS
Indonesia
Gerindra-PKB Berkoalisi, Demokrat Pamer Kemesraan dengan NasDem-PKS

Demokrat lebih intens berkomunikasi dengan Partai NasDem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk koalisi Pilpres 2024.

Antisipasi Persebaran Cacar Monyet, Kemenkes Aktifkan Surveilans
Indonesia
Antisipasi Persebaran Cacar Monyet, Kemenkes Aktifkan Surveilans

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Maxi Rein Rondonuwu mengatakan telah mengaktifkan sistem surveilans di seluruh pintu masuk ke wilayah Indonesia guna mencegah persebaran penyakit cacar monyet.

[HOAKS atau FAKTA]: Singapura Serahkan Rp 1.000 Triliun Aset Indonesia yang Dicuri Koruptor
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Singapura Serahkan Rp 1.000 Triliun Aset Indonesia yang Dicuri Koruptor

Video memperlihatkan pertemuan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dengan narasi “Kerenn”.

Luhut Singgung OTT KPK: Enggak Bagus, Buat Negeri Ini Jelek Banget
Indonesia
Luhut Singgung OTT KPK: Enggak Bagus, Buat Negeri Ini Jelek Banget

“OTT-OTT itu kan enggak bagus sebenarnya, buat negeri ini jelek banget, tapi kalau kita digitalize siapa yang mau lawan kita,” kata Luhut.

KPK Kembali Panggil Lukas Enembe
Indonesia
KPK Kembali Panggil Lukas Enembe

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengagendakan pembangilan kedua terhadap Lukas Enembe.

Dibanding Anies, Erick Thohir hingga Ganjar Berpotensi Diusung PAN di Pilpres 2024
Indonesia
Dibanding Anies, Erick Thohir hingga Ganjar Berpotensi Diusung PAN di Pilpres 2024

Selain nama Ketua Umum Zulkifli Hasan atau Zulhas, dua nama bakal capres yang menguat adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Boyamin MAKI Klaim Tidak Tahu Aliran Dana Pencucian Uang ke PT Bumi Redjo
Indonesia
Boyamin MAKI Klaim Tidak Tahu Aliran Dana Pencucian Uang ke PT Bumi Redjo

Boyamin mengklaim, tidak mengetahui dugaan aliran dana pencucian uang yang diterima PT Bumi Redjo.