Kesehatan

Usus Sehat Halau Hay Fever

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 04 Juli 2023
Usus Sehat Halau Hay Fever

Protein serbuk bunga yang masuk ke hidung dan pernapasan dapat sebabkan rinitis alergi.(foto: montypeterfreepik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HIDUNG meler, tersumbat, mata berair, bersin terus-menerus, dan merasa mual merupakan gejala yang muncul pada hay fever. Hay fever atau rinitis alergi merupakan keadaan reaksi alergi disebabkan serbuk tumbuhan. Biasanya alergi ini terjadi di negara-negara empat musim saat musim semi dan gugur berlangsung. Namun, tidak menutup kemungkinan terjadi di negara tropis seperti Indonesia.

Solusi dari rinitis alergi ini sederhananya ialah menghindari bunga berserbuk. Namun, ada lagi cara yang lebih efektif untuk menghindari rinitis yaitu dengan menjaga kesehatan ususmu. Lalu apa hubungannya kesehatan usus dengan alergi yang terjadi di hidung?

BACA JUGA:

Konsumsi Serat Bisa Kurangi Risiko Alergi pada Anak

Seperti dikabarkan Vogue, penelitian terbaru menemukan adanya hubungan antara kesehatan usus dan alergi. Hal itu masuk akal karena saluran pencernaan kita merupakan komponen penting dari sistem pertahanan kekebalan tubuh. Seperti saluran pernapasan kita, ia bertindak sebagai penghalang kekebalan. Itu berarti artinya tugasnya melindungi tubuh dari penyerang luar seperti virus, bakteri, dan alergen. Demikian dijelaskan Dr AJ Sturnham.

rinitis alergi
Hidung meler, tersumbat, mata berair, dan bersin terus-menerus merupakan kondisi yang disebabkan hay fever. (foto: freepikfreepik)

Dengan mengonsumsi makanan yang memperkuat usus, kamu secara tidak langsung melindungi diri dari protein serbuk bunga yang masuk ke hidung dan pernapasan. "Mereka yang mengonsumsi makanan manis, olahan, dan lemak jenuh 'jahat' lebih cenderung mengalami lebih banyak peradangan usus, mengurangi 'bakteri sehat' dalam mikrobioma usus, dan menekan imunoglobulin yang dapat menyebabkan peningkatan gangguan inflamasi serta alergi," kata Sturnham.

Terapis nutrisi Jenny Logan juga mendukung pernyataan Sturnham. Logan menyebut, dengan memiliki lebih sedikit bakteri sehat, kamu akan lebih rentan terkena peradangan contohnya peradangan akibat serbuk bunga.

BACA JUGA:

Hewan Peliharaan Dapat Lindungi Anak dari Alergi Makanan

Orang dengan mikrobioma di usus yang sehat dan beragam cenderung lebih jarang terkena alergi. "Jika mikrobiomamu tidak sehat, kamu akan lebih rentan terkena peradangan dan memiliki respons imun buruk, seperti saat terkena serbuk bunga yang bikin demam," tegas Logan, terapis nutrisi untuk Beauty Pie.

Maka dari itu, sangat penting untuk mengonsumsi makanan sehat sehari-sehari untuk memperkuat kekebalan tubuh agar tidak terkena alergi atau jatuh sakit saat melewati musim-musim pancaroba.(kmp)

BACA JUGA:

Peanut Patch Bantu Redakan Alergi Kacang pada Balita

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Bagikan