Kesehatan
Terlalu Sering Gunakan Headphone, Earphone, dan Earbud Sebabkan Gangguan Pendengaran Terlalu besar volume saat dengar musik bisa menjadi penyebab. (Foto: Unsplash/Daniel)

PENGGUNAAN headphone, earphone, dan earbud terlalu sering mengancam kesehatan pendengaran satu miliar remaja dunia. Ini berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh BMJ Global Health.

Para peneliti memperkirakan bahwa 24 persen anak usia 12 hingga 34 tahun mendengarkan musik di perangkat pribadi mereka dengan volume suara yang tidak aman. Biasanya mereka memilih volume setinggi 105 desibel (db).

Selain itu, suara rata-rata di tempat hiburan atau konser yang mereka datangi berkisar antara 104 hingga 112 db. Angka tersebut yang dinilai menyebabkan kerusakan pendengaran.

Baca juga:

Sarkasme Bisa Jadi Tanda Kecerdasan pada Remaja

Kemungkinan lebih dari satu miliar remaja mengalami gangguan pendengaran. (Foto: Unsplash/C-DX)

Pada tingkat desibel yang lebih tinggi, periode waktu seseorang dapat dengan aman mendengarkan kebisingan lebih pendek. Misalnya pada 92 db, periode mendengarkan yang aman adalah 2,5 jam, lalu pada 98 db periode mendengarkan yang aman adalah 38 menit, dan pada 101 db, periode mendengarkan yang aman hanya 19 menit menurut para peneliti tersebut.

“Mendengarkan dengan volume yang tidak aman dan berulang dapat menyebabkan kerusakan fisiologis pada sistem pendengaran. Penyakit yang biasa muncul adalah tinnitus sementara atau permanen dan perubahan pendengaran,” ucap para peneliti seperti dikutip dari Guardian, Senin (28/11).

“Kerusakan pendengaran dapat bertambah selama hidup, dan paparan kebisingan pada masa muda dapat membuat individu lebih rentan terhadap gangguan pendengaran seiring bertambahnya usia,” sambung para peneliti.

Baca juga: Pentingnya Mempersiapkan Anak Hadapi Bencana Alam

Penggunaan earphone, headset, dan sejenisnya merupakan penyebab utama gangguan pendengaran. (Foto: Unsplash/Elice Moore)

Ancaman terbesar dari paparan suara keras adalah dapat melemahkan sel-sel sensorik telinga dan rambut-rambut halus. Hingga pada akhirnya mengakibatkan gangguan pada pendengaran. Kemudian paparan berulang terhadap suara keras dapat menyebabkan gangguan pendengaran permanen. Sebab, sekalinya sel sensorik dan rambut itu rusak, tak akan pernah bisa diperbaiki lagi.

Banyak orang tak menyadari bahwa kemampuan pendengaran dapat menurun secara perlahan. Semakin sering terpapar, semakin besar peluang menurun. Dan biasanya orang merasa kebal dengan suara keras. Karena itu, mereka tidak merasa pendengarannya terganggu. Padahal ketika merasa kebal dengan suara keras itulah penurunan pendengaran sedang terjadi.

Sebagai langkah preventif, gerakan ‘Safe Listening Habits’ organisasi kesehatan dunia (WHO) merekomendasikan pemakaian perangkat pendengar dengan volume di bawah 60 persen. Selain itu, pengguna perangkat dengar pribadi dituntut lebih perhatian terhadap peringatan tingkat kebisingan yang telah hadir pada fitur ponsel pintar.

Kemudian tak lupa, pemakaian penyumbat telinga (ear plug) di konser dan tempat hiburan diperlukan untuk menghindari kerusakan permanen pada kesehatan telinga. Sayangi pendengaran kalian sebelum semuanya terlambat. (far)

Baca juga: 5 Fakta Menarik dari Zodiak Berelemen Udara
Penulis : Febrian Adi Febrian Adi
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jin BTS Segera Jalani Wajib Militer, BIGHIT Music Keluarkan Pernyataan Resmi
ShowBiz
Jin BTS Segera Jalani Wajib Militer, BIGHIT Music Keluarkan Pernyataan Resmi

Tidak akan mengadakan event penggemar apapun pada hari masuknya Jin ke kamp pelatihan dan wajib militer.

Masih Banyak Orang Indonesia Keliru saat Menyikat Gigi
Fun
Masih Banyak Orang Indonesia Keliru saat Menyikat Gigi

Tidak sedikit orang yang masih keliru dengan cara melakukannya dengan benar.

PlayStation Mangkir dari Gamescom 2022
Fun
PlayStation Mangkir dari Gamescom 2022

Sony memutuskan untuk tidak menghadiri Gamescom 2022.

Gitaris Legendaris Jeff Beck Wafat karena Meningitis
ShowBiz
Gitaris Legendaris Jeff Beck Wafat karena Meningitis

Jeff Beck mengubah wajah musik rock.

Oscar Isaac Ceritakan Perannya Sebagai Superhero di 'Moon Knight'
ShowBiz
Oscar Isaac Ceritakan Perannya Sebagai Superhero di 'Moon Knight'

Serial Marvel Moon Knight dijadwalkan tayang di Disney+ pada 30 Maret 2022.

Lebih dari 500 Game dapat Dimainkan di Steam Deck
Fun
Lebih dari 500 Game dapat Dimainkan di Steam Deck

Valve membagikan beberapa game dalam beberapa kategori.

Kunci Hidup Bahagia Sepenuhnya Menurut Psikolog
Fun
Kolaborasi Penting Cegah Stunting
Fun
Kolaborasi Penting Cegah Stunting

Dilakukan oleh PT Elnusa Petrofin (EPN), sebagai anak usaha PT Elnusa Tbk (ELSA), dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur.

Kalahkan Laos, Tim DOTA 2 Indonesia Maju ke Grand Final IESF 14th World Esports Championships 2022
Fun
Kalahkan Laos, Tim DOTA 2 Indonesia Maju ke Grand Final IESF 14th World Esports Championships 2022

Kemenangan tim Indonesia saat melawan tim Laos terjadi di gim ketiga.