Tari Sajojo Gambarkan Semangat Kebersamaan Rakyat Papua Tari Sajojo (Foto: You Tube)

Merahputih Budaya- Tari Sajojo adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari daerah Papua. Tarian ini juga termasuk jenis tarian pergaulan yang bisa ditarikan oleh siapa saja, pria maupun wanita, tua maupun muda.

Tari yang sangat populer di tanah Papua ini belum diketahui secara pasti asal usulnya. Namun beberapa sumber banyak yang menyebutkan bahwa tarian ini sudah ada sejak tahun 1990-an. Karena gerakannya yang sangat khas dan penuh keceriaan, Tari Sajojo kemudian mulai populer dan berkembang pesat di kalangan masyarakat Papua hingga sekarang.

Dilihat dari kekompakan dan keceriaan para penari saat menari, Tari Sajojo menggambarkan semangat kebersamaan dan gotong royong rakyat Papua. Hampir mirip dangan tarian poco-poco, Tari Sajojo sangat mengandalkan kekompakan gerakan para penari yang terdiri dari beberapa orang atau tim.

Tari Sajojo sendiri terambil dari lirik lagu yang mengiringi tariannya yaitu lagu yang berjudul "Sajojo." Sajojo sendiri merupakan lagu daerah Papua yang menceritakan seorang gadis yang diidolakan dan dicintai di kampungnya. Meskipun gerakan Tari Sajojo tidak terlalu menggambarkan lirik lagu tersebut, namun iramanya yang penuh keceriaan dalam lagu tersebut sangat cocok dengan gerakan Tari Sajojo.

Dalam perkembangannya Tari Sajojo terus dilestarikan dan dikembangkan, namun tetap menjaga kekhasan lagu dan gerakannya yang unik.

Kepopuleran tari ini bahkan sering ditampilkan dalam berbagai acara resmi maupun seremoni, seperti Penyambutan tamu negara, wisatawan dan tokoh-tokoh penting lainnya.

Begitu juga pada saat acara-acara masyarakat di Papua, Tari Sajojo kerap ditampilkan. Berikut gerakan tari Sajojo yang terunggah di you tube.

BACA JUGA:

  1. Luapan Kegembiraan dalam Lagu Papua E Mambo Simbo
  2. Perpisahan Seorang Kakek dengan Cucu dalam Lagu Papua Apuse
  3. Ulat Sagu Camilan Bergizi dari Papua, Berani Coba?
  4. Kopassus Gembleng 450 Peserta Ekspedisi Papua Barat
  5. Jokowi Soroti Ketimpangan Harga Kebutuhan Pokok di Papua


Zulfikar Sy