Studi: Kopi Sumber Kafein Paling Efektif untuk Tingkatkan Produktivitas

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Juli 2023
Studi: Kopi Sumber Kafein Paling Efektif untuk Tingkatkan Produktivitas

Pada 47 orang yang benar-benar minum kopi, para peneliti mengamati perubahan otak yang lebih besar. (freepik/freepik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBUAH studi baru menunjukkan bahwa kopi mungkin lebih unggul dari sumber kafein lainnya, dalam hal mempersiapkan otak untuk hari yang produktif dan penuh kesibukan.

Para peneliti dalam sebuah studi yang diterbitkan pekan lalu di jurnal Frontiers in Behavioral Neuroscience membandingkan pemindaian magnetic resonance imaging (MRI) dari 83 otak orang sebelum dan sesudah minum kopi atau diberi air panas berkafein.

Orang-orang, yang semuanya biasanya minum setidaknya satu cangkir kopi per hari, telah diminta untuk tidak mengonsumsi kafein setidaknya tiga jam sebelum memulai percobaan.

Pada 47 orang yang benar-benar minum kopi, para peneliti mengamati perubahan otak melebihi apa pun yang dapat segera dibandingkan dengan konsumsi air berkafein.

Baca juga:

Secangkir Kopi Sehari Cukup untuk Orang dengan Hipertensi

Kopi dapat menghasilkan pengalaman sensorik yang memengaruhi otak secara berbeda dari kafein saja. (Pexels/Lina Kivaka)

Selama MRI, orang diminta santai dan membiarkan pikiran mereka mengembara. Untuk kedua kelompok, MRI pasca-minuman menunjukkan penurunan aktivitas di 'jaringan mode default otak', yang menunjukkan bahwa kopi dan kafein mungkin terkoneksi dengan membuat seseorang yang dalam keadaan introspektif dapat mempersiapkan diri untuk lebih waspada terhadap dunia luar.

Namun pada kelompok peminum kopi, gambar tersebut menunjukkan peningkatan aktivitas di daerah otak yang terkait dengan memori kerja, kontrol kognitif, dan perilaku yang diarahkan pada tujuan.

“Dengan kata sederhana, subjek lebih siap beraksi dan waspada terhadap rangsangan eksternal setelah minum kopi,” kata peneliti Maria Picó-Pérez, PhD, dari Universitas Jaume I di Spanyol, menurut sebuah posting di blog jurnal.

Baca juga:

Minum Kopi saat Buka Puasa, Amankah?

Subjek lebih siap beraksi dan waspada terhadap rangsangan eksternal setelah minum kopi. (Unsplash/Unseen Studio)

Para peneliti menyimpulkan bahwa bersama dengan air panas yang mengandung kafein, minuman berkafein lainnya kemungkinan besar akan meningkatkan aktivitas otak. Mereka berteori bahwa kopi dapat menghasilkan pengalaman sensorik yang memengaruhi otak secara berbeda dari kafein saja.

“Dengan mempertimbangkan bahwa beberapa efek yang kami temukan direproduksi oleh kafein, kami dapat mengharapkan minuman berkafein lainnya untuk berbagi beberapa efeknya,” kata Picó-Pérez seperti diberitakan WebMD, Rabu (5/7).

“Namun, yang lain khusus untuk minum kopi, ada dorongan dari faktor-faktor seperti aroma dan rasa tertentu dari minuman tersebut, atau ekspektasi psikologis yang terkait dengan konsumsi minuman itu,” dia menambahkan.

Para penulis mencatat bahwa penelitian mereka tidak dirancang untuk mengisolasi efek minum kopi. Mereka mengatakan hal-hal lain, seperti menghilangkan gejala penghentian kafein, dapat memengaruhi hasilnya. Sebuah studi di masa depan, saran mereka, dapat mencakup evaluasi dampak minum kopi tanpa kafein pada otak. (aru)

Baca juga:

Aturan Konsumsi Kopi yang Aman untuk Anak

#Kopi #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Berita Foto
Kebun Kopi Sangga Buana dan Upaya Menjaga Ruang Hijau Jakarta
Petugas memilah biji kopi dari kebun kopi Sangga Buana di Kawasan Karang Tengah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 23 September 2026
Kebun Kopi Sangga Buana dan Upaya Menjaga Ruang Hijau Jakarta
Kuliner
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Mi instan sebagian besar terdiri dari karbohidrat olahan, tapi rendah serat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Fun
Dari Kebun Keluarga di Garut, 'Cing Cangkeling' Roemah Koffie Bawa Karakter Buah dan Gula Merah
Cing Cangkeling merupakan kopi single origin Mandalagiri, Garut, dari varietas Yellow Bourbon dengan notes stone fruit, anggur, beri, dan gula merah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Dari Kebun Keluarga di Garut, 'Cing Cangkeling' Roemah Koffie Bawa Karakter Buah dan Gula Merah
Lifestyle
Kisah Keluarga Petani dari Mandalagiri Garut dalam Biji Kopi Cing Cangkeling Roemah Koffie
Berbeda dari sekadar menghadirkan varian kopi baru, Roemah Koffie membawa cerita kebun keluarga yang dirawat dan dikembangkan petani kopi asal Garut.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kisah Keluarga Petani dari Mandalagiri Garut dalam Biji Kopi Cing Cangkeling Roemah Koffie
Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Bagikan