hiburan-gaya-hidup-singlepost-banner-1
Si Doi Ketahuan Main Aplikasi Kencan Online, Sah-Sah Saja? Main aplikasi kencan online di belakang pasangan (Foto: varieerinhetverkeer)
hiburan-gaya-hidup-singlepost-banner-2
hiburan-gaya-hidup-mobile-singlepost-banner-7

KEGIATAN manusia kini terasa lebih mudah dikerjakan berkat kecanggihan teknologi. Mulai dari ilmu pengetahuan, ekonomi, politik, budaya, sampai aspek sosial pun memanfaatkan teknologi digital yang mampu meminimalisir waktu dan tenaga, tidak terkecuali dalam bidang komunikasi.

Internet memungkinkan untuk terhubung dengan orang-orang yang dikenalnya maupun orang-orang baru tanpa terbatas jarak dan waktu lewat kehadiran media sosial.

Baca juga:

Mencari Pasangan di Aplikasi Kencan Aman Tidak Sih?

Beberapa tahun kebelakang, internet kembali mempermudah manusia dalam urusan cinta dan hubungan romantis lainnya. Telah dicetuskan bertahun-tahun lalu aplikasi kencan online yang memungkinkan manusia untuk bertemu orang lain yang berpotensi untuk menjadi teman kencannya. Mereka yang saling cocok secara kepribadian maupun ketertarikan akan hal-hal tertentu.

Si Doi Ketahuan Main Aplikasi Kencan Online, Sah-Sah Saja?
Teknologi mempermudah seseorang menemukan pasangannya (Foto: varieerinhetverkeer)

Meskipun begitu, segala sesuatu yang instan seringkali memiliki dampak buruk. Akses yang terlalu mudah membuat semua orang memanfaatkan fasilitas tersebut, termasuk mereka yang sudah memiliki pasangan. Apakah benar teknologi memudahkan kehidupan manusia? Apakah sah untuk 'menambah koneksi' lewat aplikasi kencan online ketika kamu sudah memiliki pasangan? Apa yang harus kamu lakukan jika pasanganmu masih main Tinder atau aplikasi kencan lainnya?

Survei yang dilakukan oleh GlobalWebIndex menyatakan bahwa 42% pengguna Tinder adalah mereka yang sudah memiliki pasangan. Jika dibayangkan, hampir setengah pemain Tinder sudah memiliki kekasih. Ada yang hanya sebatas swipe kanan atau kiri, mencari teman ngobrol, untuk main-main saja, friends with benefit, atau sekadar teman minum kopi. Bisa jadi, kekasihmu menjadi salah satu dari 42% pengguna aplikasi tersebut. Lantas, apakah perilaku pasanganmu itu sah-sah saja?

Baca juga:

5 Tips Kencan Daring agar Kamu Tidak Terjerumus Hal Berbahaya

Terkadang, suatu kesalahan akan dianggap hal yang benar jika dilakukan oleh orang banyak dalam kurun waktu yang lama. Meskipun banyak orang yang sudah memiliki pacar namun tetap bermain aplikasi kencan online, bukan berarti itu adalah hal yang wajar dan bisa dimaafkan. Tidak peduli seberapa besar presentase pengguna applikasi kencan online yang sudah berpacaran, tetap saja itu merupakan hal yang salah.

Si Doi Ketahuan Main Aplikasi Kencan Online, Sah-Sah Saja?
Urusan pekerjaan sering jadi alasan seseorang main aplikasi kencan online (Foto: indilens)

Jika seseorang serius mencintaimu, seharusnya ia juga mampu untuk berkomitmen terhadap dirimu dan menghindari segala tindakan yang mampu membuatmu sakit hati. Jika kamu sudah memiliki pacar dan masih memiliki akun kencan online, artinya kamu memberitahukan kepada dunia bahwa kamu sedang lajang dan sedang mencari calon pasangan. Kamu membuka kesempatan dan bersedia memilih-milih mana orang yang kamu suka dan bisa kamu jadikan pasangan selanjutnya.

Baik perempuan maupun laki-laki memang membutuhkan validasi untuk mengetahui apakah mereka cukup menarik di mata orang lain. Apakah cowok yang lebih tampan dari pasanganku bisa tertarik dengan profilku? Seperti apa para perempuan yang main kencan online saat ini? Apakah aku bisa berteman dengan mereka?

Aplikasi kencan online tampak seperti permainan yang sangat mudah dimainkan, namun tentunya bisa menyakiti banyak perasaan yang terlibat. Jika kamu masih ingin 'cek ikan' di laut, apakah artinya kamu benar-benar menyukai ikan yang sudah kamu miliki? Jika seseorang ingin mencari teman, apakah mereka akan memandang fisik? Apakah teman harus merupakan lawan jenis yang atraktif? (shn)

Baca juga:

Jawaban Pakar Tentang Kelebihan dan Kekurangan dari Kencan Onilne


hiburan-gaya-hidup-mobile-singlepost-banner-3

Ananda Dimas Prasetya

hiburan-gaya-hidup-singlepost-banner-4
hiburan-gaya-hidup-singlepost-banner-5