Kesehatan

Sering Terbangun Tengah Malam untuk ke Toilet? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 26 April 2020
Sering Terbangun Tengah Malam untuk ke Toilet? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Ketahui penyebab sering terbangun tengah malam untuk buang air kecil (Foto: Pixabay/sferrario1968)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SERING terbangun di tengah malam karena kebelet buang air kecil pasti sangat mengganggu. Selain mengganggu waktu tidur, ini menyebabkan kita menjadi lelah di keesokan harinya. Dilihat dari sisi kesehatan, apakah ini hal yang normal?

Baca juga:

Atasi Quarantine Constipation saat #DiRumahAja

Melansir laman sleep.org, kita harus cari tahu terlebih dahulu bagaimana itu bisa terjadi. Biasanya, jumlah urin yang diproduksi tubuh berkurang pada malam hari, ini memungkinkan kebanyakan orang tidur selama 6-8 jam tanpa terbangun untuk menggunakan kamar mandi.

Walaupun sesekali hal ini biasa terjadi, terbangun tengah malam untuk ke buang air kecil bisa menjadi pertanda bahwa tubuh telah kekurangan kemampuan untuk menahan pipis. Dalam dunia medis ini disebut dengan nokturia.

Lantas, apa penyebabnya? Berikut tiga kemungkinan mengapa kamu sering terbangun tengah malam untuk buang air kecil.

1. Minum terlalu banyak menjelang tidur

Sering Terbangun Tengah Malam untuk ke Toilet? Bisa Jadi Ini Penyebabnya
Terlalu banyak minum alkohol bisa jadi salah satu penyebabnya (Foto: Pixabay/Pexels)

Terutama meminum kafein atau alkohol setelah makan malam. Dengan melakukannya, kemungkinan akan membuat kamu pergi ke kamar mandi di tengah malam. Mengurangi minum terlalu banyak (khususnya alkohol) di malam hari, kamu bisa mengatasi masalah ini.

Baca juga:

Hindari Makanan dan Minuman Ini Saat Sahur

2. Obat-obatan

Sering Terbangun Tengah Malam untuk ke Toilet? Bisa Jadi Ini Penyebabnya
Obat-obatan bisa membuat kebelet buang air kecil (Foto: Unsplash/freestocks)

Obat-obatan tertentu terutama diuretik dan obat flu dapat memengaruhi kandung kemih. Mengutip laman alodokter, diuretik adalah obat yang berfungsi untuk membuang kelebihan garam dan air dari dalam tubuh melalui urin. Akibatnya, produksi urin kamu bertambah sehingga membuat kamu terus ingin buang air kecil.

3. Penuaan

Sering Terbangun Tengah Malam untuk ke Toilet? Bisa Jadi Ini Penyebabnya
Penuaan memengaruhi siklus buang air kecil (Foto: Pixabay/sabinevanerp)

Seiring bertambahnya usia, kamu perlu buang air kecil lebih sering. Hal ini disebabkan oleh perubahan pada dinding kandung kemih yang tidak dapat menahan banyak air seni. Selain itu, otot kandung kemih orang yang sudah tua semakin lemah. Maka dari itu, usahakan kamar tidur lansia tidak jauh dari kamar mandi.

Baca juga:

Jangan Lewatkan Makanan Sehat Setelah Berolahraga!

Untungnya, tidak sulit untuk mengatasi nokturia ini. Melansir laman health, mengurangi minuman keras sebelum tidur dapat membuat gejala nokturia kamu berhenti. Selain itu, mengurangi kopi juga bisa membantu karena kafein mengiritasi kandung kemih kamu.

Tapi jika terbangun tengah malam untuk buang air kecil selama beberapa hari berturut-turut, kamu perlu menemui dokter untuk mengonsultasikan masalah ini. (arb)

#Kesehatan #Info Kesehatan #Tips Kesehatan #Pipis
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Indonesia
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Tak kalah penting, kandungan zinc yang ditemukan dalam daging merah, susu, dan olahan kedelai berperan besar dalam meningkatkan fungsi sel imun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Bagikan