Ancaman Gangguan Kesehatan di Balik Bubble Tea Kenali dampak buruk kesehatan jika minum bubble tea berlebihan (Foto: nationalpost)

BUBBLE tea atau yang kerap disebut 'boba' merupakan minuman kekinian yang banyak beredar di pasaran. Minuman bercitarasa manis ini berasal dari Taiwan dan diperkenalkan pada 1980-an. Satu dasawarsa sejak dikenalkan di Taiwan, boba mulai merambah ke Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Lantaran tampilannya yang menarik serta rasanya yang lezat dan manis, minuman kekinian dengan pugasan boba ini banyak disukai masyarakat, khususnya para kalangan milennial. Pesebarannya pun makin meluas, dari Malaysia, Vietnam, Korea, hingga Indonesia.

Namun, di balik manisnya boba, kamu perlu tahu bahwa mengonsumsi bubble tea secara berlebihan bisa berdampak buruk pada kesehatamu. Teh yang menjadi salah satu bahan dasar minuman ini sejatinya dapat memberikan beragam manfaat untuk kesehatan tubuh. Teh kaya akan antioksidan dan dapat menangkal radikal bebas.

Baca Juga:

Jangan Asal Pilih Klinik Kecantikan, Perhatikan Beberapa Hal ini agar Kamu tak Menyesal

Namun, predikat itu tak bisa diberikan pada bubble tea. Bahkan bubble tea tak disarankan untuk dikonsumsi secara berlebihan. Seperti yang dilansir Alodokter, berikut berbagai dampak buruk kesehatan yang ditimbulkan boba.

1. Kelebihan Berat Badan

Bubble tea bisa memicu kenaikan berat badan (Foto: pixabay/jarmoluk)

Miuman teh kerap disarankan untuk diet penurunan berat badan, tapi bubble tea justru bisa memicu kenaikan berat badan. Hal itu disebabkan tambahan susu, sirup, creamer, perisa buatan, dan berbagai bentuk lain dari gula akan menghapus istilah teh yang rendah kalori.

belum lagi tambahan boba atau bola kenyal dari tapioka yang menjadi ciri khas minuman ini. Itu juga semakin membuatnya tinggi kalori. Contohnya segelas bubble tea ukuran 500 ml lengkap dengan boba yang mengandung sekitar 500 kalori.

Mengejutkannya, boba atau bubble kenyal kesukaanmu itu menyumbang 100-200 kalori dari 500 kalori itu. Alasannya, boba terbuat dari tapioka dengan bahan dasar singkong yang merupakan sumber karbohidrat.

Dalam ukuran sehat nih, orang dewasa sehat, hanya membutuhkan 1.800-2.000 kalori per hari. Jadi mengonsumsi segelas bubble tea telah mencukup 25% asupan kalori harianmu. Padahal, seusai mengonsumsi minuman kekinian itu, biasanya kamu tetap makan makan berat dan mengonsumsi camilan lainnya. Nah, masuk akal kan berat badanmu cepat naik jika kerap mengonsumsi minuman ini.

2. Menggangu Kesehatan Gigi

Jika dikonsumsi berlebihan, bubble tea bisa membuat gigi berlubang (Foto: pixabay/rgerber)

Bubble tea umumnya terdiri dari campuran susu, teh, serta gula yang disajikan dalam bentuk dingin. Meski susu baik untuk kesehatan gigi, tapi bahan-bahan tambahan lainnya justri bisa membuatmu rentan terkena masalah kesehatan pada gigi, salah satunya gigi berlubang.

Hal tersebut lantaran gula dan bahan tambahan lain pada bubble tea bisa diubah menjadi zat asam oleh bakteri di dalam mulut, yang dapat mengikis enamel gigi dan membuat gigi kamu jadi berlubang.

Baca Juga:

Kenali Dampak Berbahaya Sandal Jepit Untuk Kesehatan Kaki


3. Memicu Sembelit

Boba rendah serat sehingga bisa menyebabkan sembelit.(foto: pixabay/nastya_Gepp)

Boba pada minuman bubble tea rupanya rendah kandungan nutrisi, termuask serat. Karena itulah, mengonsumsi minuman kekinian itu secara berlebihan dapat memicu sembelit. Lalu, tambahan zat bernama guar gum sebagai bahan campuran di dalam boba juga dinilai bisa memicu sembelit.

Ada juga berbagai isu kesehatan lainyna yang kerap dikaitkan dengan minuman manis ini. Salah satunya ialah bola-bola kenyal (boba) pada bubble tea dikatakan bisa memicu kanker, lantaran mengandung polychlorinated biphenyls (PCBs). PCBs merupakan senyawa karsinogen (pemicu kanker). Namun, rumor itu tak terbukti kebenarannya.

Bubble tea juga pernah dilaporkan mengandung bahan kimia DEHP (di-ethylhexyl phthalate). Bahana kimia itu berfungsi meningkatkan warna dan tekstur produk. DEHP juga terbukti menurunkan tingkat kesuburan pertumbuhan pada hewan. Namun, hal itu belum terbukti pada manusia.

Selain berbagai risiko kesehatan itu, bubble tea juga mengandung zat-zat yang dinilai tak baik untuk kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan, yaitu berbagai pemanis buatan, pengental, dan pengawet. (Ryn)

Baca Juga:

Mendengarkan Musik Sambil Berolahraga Baik Bagi Kesehatan, Ini Penjelasannya

Kredit : raden_yusuf


Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH