Kesehatan

Segera Cek, Tanda Tubuh Kekurangan Lemak

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Kamis, 23 Februari 2023
Segera Cek, Tanda Tubuh Kekurangan Lemak

Lemak tidak melulu jahat bagi tubuh. (Foto: Unsplash/Christopher Campbell)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LEMAK tidak melulu jahat. Tubuh kita memerlukan lemak sumber energi, membantu tubuh menggunakak vitamin, pembangunan sel tubuh, hingga pembangunan hormon. Lalu, kondisi apa saja yang menandakan seseorang kekurangan lemak?

Sebagian orang mungkin melakukan diet ekstrem supaya lemak tubuh berkurang. Padahal, lemak juga bermanfaat bagi tubuh. Lemak bersama protein dan karbohidrat punya peran yang sama-sama penting untuk menjaga sel, jaringan, dan organ bisa berfungsi dengan baik.

Seperti dilansir Alodokter, berikut lima kondisi seseorang kekurangan lemak.

1. Kurus

Kamu pernah dikomentari, 'Kamu kurus banget sih, kurang lemak tuh?'. Jadi anggapan kurus merupakan tanda tubuh kekurangan lemak memang sudah lama beredar dan dipercayai sebagian besar masyarakat. Anggapan itu tidak salah, tapi tidak sepenuhnya benar. Jika dilihat dari definisinya, kurus merupakan kondisi saat indeks massa tubuh kurang dari nilai normal, yaitu <18,5.

Baca juga:

Tubuh Tetap Butuh Lemak saat Diet

Segera Cek, Tanda Tubuh Kekurangan Lemak
Kulit jadi kering. (Foto: Unsplash/Alexander Grey)

Saat kurus, sebenarnya tidak hanya lemak saja yang berkurang, massa otot juga bisa menurun. Bahkan jika disebabkan oleh gangguan makan atau olahraga yang berlebihan, kurus bisa menjadi tanda adanya kekurangan nutrisi tertentu yang membahayakan kesehatan.

2. Mudah kedinginan

Lemak yang tersebar di seluruh tubuh dibagi menjadi dua jenis, yakni white fat dan brown fat. Jika lemak putih berfungsi sebagai bentuk cadangan energi, keberadaan lemak coklat akan membentuk panas dan membantu menjaga suhu tubuh.

3. Gangguan siklus menstruasi

Pernahkah kamu merasa saat diet berlebihan, siklus haid jadi tidak teratuur atau jadi tidak menstruasi sama sekali? Hal ini berkaitan erat dengan peningkatan kadar hormon stres dan penurunan kadar estrogen. Perlau kamu ketahui bahwa salah satu fungsi lemak dan makronutrein adalah untuk membantu produksi dan pengaturan hormorn, termasuk estrogen.

Baca juga:

Dada Ayam Vs Tahu, Pilih Protein tanpa Lemak yang Lebih Sehat

Segera Cek, Tanda Tubuh Kekurangan Lemak
Kamu jadi mudah kedinginan. (Foto: Unsplash/Spencer Backman)

4. Gusi bengkak

Salah satu tanda tubuh mungkin kekurangan lemak adalah gusi bengkak. Meski tidak secara langsung berhubungan, seperti yang sudah disinggung di atas, lemak akan membantu penyerapan beberapa vitamin, termasuk vitamin D. Optimalnya penyerapan vitamin D akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

5. Kulit kering dan gatal

Tanda lain tubuh kekurangan lemak adalah kulit kering dan gatal. Iritasi kulit ini terjadi karena minimnya kandungan lemak omega-3 di dalam tubuh yang juga berfungsi untuk menjaga kelembapan kulit. (and)

Baca juga:

Cara Tepat Mengonsumsi Oatmeal untuk Diet

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Lifestyle
[HOAKS atau FAKTA]: Minum Air Putih Sambil Berdiri Bisa Picu Penyakit Batu Ginjal
Beredar informasi yang menyebut minum sambil berdiri dapat memicu penyakit batu ginjal. Cek faktanya dari ahli.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 08 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Minum Air Putih Sambil Berdiri Bisa Picu Penyakit Batu Ginjal
Indonesia
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
BPJS Kesehatan bukan yang berwenang mengaktifkan atau menonaktifkan akun.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Bagikan