Sebelum Membuat Tato, Perhatikan Hal-Hal Ini Sebelum merajah tubuh, perhatikan hal-hal yang penting. (foto: byrdie)

TATO bukan lagi hal yang asing. Seni merajah tubuh ini makin digemari. Meski masih ada stigma seputar orang bertato, tak sedikit orang yang ingin tubuh mereka digambar.

Nah, buat kamu yang sedang memikirkan membuat tato, kamu harus tahu bahwa membuat tato sama halnya seperti menikah. Mengapa? Kamu harus memikirkannya secara matang dan menentukan keputusan yang tepat agar kamu merasa puas dan tidak menyesal di kemudian hari. Seperti dilansir Cosmopolitan, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum membuat tato.

BACA JUGA: Main Puzzle Yuk, Banyak Manfaatnya

1. Harga tato itu mahal

tato
Tato murah tak menjamin hasil yang bagus. (foto: byrdie)


Sebelum membuat tato, pikirkan terlebih dahulu bahwa membutuhkan biaya yang mahal untuk membuat tato. Mahal atau tidaknya tato juga ditentukan dari kualitas, ukuran, luas tato, dan seniman tatonya. Kalau ingin yang murah juga tidak menjamin hasilnya akan bagus.

Harga tato yang bagus biasanya berkisar US$50 atau sekitar Rp700 ribuan. Kamu juga harus memperhitungkan tip sebesar 20% bagi si seniman tato.


2. Konsultasi dengan dokter kulit

tato
Konsultasikan dulu untuk kemungkinan alergi. (foto: the list)

Jangan cepat mengambil keputusan untuk membuat tato sebelum kamu konsultasi dengan dokter. Tanyakan apakah kulitmu cocok menggunakan tato atau tidak. Reaksi tato memang tidak umum. Namun, jika itu terjadi, akan sulit untuk diobati.

Tato akan memberikan reaksi terhadap pewarna merah. Jika warna itu yang kamu inginkan, pastikan bicarakan hal itu dengan dokter kulit. Terlebih lagi jika kamu memiliki reaksi alergi terhadap pewarna rambut, perhiasan, atau parfum, mungkin memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi.


3. Pertimbangkan rasa sakitnya

tato
Tahan akan rasa sakit. (foto: pixabay/ilovetattos)


Saat membuat tato, kamu harus menahan rasa sakit. Namun, perlu dicatat bahwa rasa sakit itu tidak terlalu esktrem. Lebih seperti disuntik, digigit semut, atau dicubit. Semakin besar ukuran tato, akan semakin lama kamu harus menahan rasa sakit.

Tato dibuat dengan menusukkan jarum dengan tinta ribuan kali ke kulit. Tato akan terasa lebih sakit pada bagian tulang rusuk, kaki, pergelangan kaki, leher, dan di belakang lutut.


4. Cek tokonya sebelum membuat tato

tato
Pastikan tempat membuat tato bersih dan higienis. (foto: pixabay/brenkee)

Pasitkan tempatmu membuat tato terlihat bersih, memiliki karya seni bagus yang dipajang, dan kamu mendapatkan aura yang positif dari para staff. Setelah itu, buat jadwal konsultasi dengan seniman tato untuk membicarakan harga dan pertanyaan-pertanyaan yang kamu miliki.

Pastikan juga mereka memiliki lisensi dan sudah memenuhi persyaratan sebagai seniman tato. Yang terakhir, ketika proses pembuatan tato, pastikan mereka menggunakan sarung tangan dan jarum suntik sekali pakai.


5. Butuh beberapa minggu untuk sembuh

tato
Butuh dua minggu untuk sembuh. (foto: pixabay/kissu)

Tato akan terlihat sempurna ketika sudah benar-benar mengering. Hal itu membutuhkan waktu sekitar dua minggu untuk benar-benar sembuh. Kamu mungkin akan melihat beberapa keropeng, tapi jangan sampai dikelupas karena itu akan mempengaruhi desain dari tato tersebut.

Menurut ahli dermatologi Michelle Hendy, reaksi yang paling mengkhawatirkan ialah rasa sakit yang memburuk dari hari ke hari dan berujung infeksi.(And)

BACA JUGA: Canon Buat Kamera Baru Berukuran Kecil dan Bisa Digantung



Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH