Main Puzzle Yuk, Banyak Manfaatnya Bermain puzzle memberi dampak positif. (foto: pixabay/congerdesign)

BERMAIN puzzle merupakan cara mudah dan menyenangkan untuk melatih fungsi otak. Permainan ini dapat dimainkan semua umur, mulai dari anak-anak hingga lansia.

Puzzle sangat menantang dan memberikan banyak manfaat. Namun, manfaat bermain puzzle bergantung pada berbagai faktor, seperti kapasitas ketahanan psikologis, tingkat komitmen untuk menuntaskan puzzle, dan pilihan puzzle.

BACA JUGA: Facebook Ajak Orangtua Jeli Saat Anak Mengalami Perundungan Online

Yuk, mulai main puzzle dan petik berbagai manfaatnya berikut ini.


1. Memperkuat ingatan jangka pendek

GLASSES
Melatih ingatan jangka pendek lewat bentuk dan warna. (foto: pixabay/nicolagiordano)

Bermain puzzle dapat meningkatkan proses berpikir kamu. Bermain puzzle bermanfaat untuk semua usia. Anak muda memiliki pikiran dan ingatan yang sangat mudah ditempa, sedangkan orang dewasa dan lanjut usia (lansia) lebih rentan terhadap daya ingat yang melemah.

Bermain puzzle sangat berguna untuk ingatan jangka pendekmu, karena bermain puzzle memerlukan ingatan bentuk dan warna, ditambah imajinasi gambaran yang lebih besar, dalam menentukan potongan yang cocok.


2. Menunda terjadinya demensia (pikun)

woman
Melatih saraf otak sehingga mencegah pikun. (foto: pixabay/silviarita)

Permainan puzzle mampu melatih saraf otak untuk bekerja dengan baik, meskipun sudah berusia dewasa atau lansia. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa aktivitas yang merangsang otak dapat menunda timbulnya demensia atau pikun pada lansia.

Laporan Bronx Anging Study, yang mencakup data dari 488 orang yang berusia antara 75 dan 85 tahun, menyebutkan hasil demikian. Pada awal penelitian, para peserta belum menunjukkan tanda-tanda demensia. Peserta lantas melaporkan seberapa sering mereka melakukan aktivitas yang merangsang fungsi otak, salah satunya bermain puzzle. Semakin sering bermain puzzle, semakin lama juga terjadinya penurunan ingatan dalam otak.


3. Melatih kemampuan memecahkan masalah

children
Puzzle melatih pikiran bekerja efisien. (foto: pixabay/startupstockphotos)

Bermain puzzle untuk orang dewasa akan menantang kamu menemukan cara memecahkan puzzle tersebut dan seberapa cepat penyelesaiannya. Setiap strategi yang kamu gunakan untuk memecahkan puzzle akan melatih pikiran untuk bekerja secara efisien dengan cara yang baru dan berbeda. Bermain puzzle juga dapat membantu otak kamu untuk berpikir lebih keras dalam memecahkan suatu masalah.


4. Meningkatkan keterampilan spasial otak

brain
Mencocokkan warna dan gambar melatih kemampuan spasial. (foto: pixabay/the digitalartist)

Ketika kamu atau anak mencocokkan satu warna dengan warna yang lainnya, itu melatih kemampuan spasial yang menuntut aktivitas fisik dan mental. Kamu juga akan membentuk sebuah gambaran dan tata ruang di dalam pikiran ketika bermain puzzle. Saat itulah, kemampuan otak akan berkembang dan mampu membuat gambaran di dalam pikiran, sekaligus menghasilkan fungsi otak yang imajinatif dan kreatif.

Selain meningkatkan kemampuan spasial, puzzle memberi manfaat lain, yaitu memperluas kosakata spasial seperti 'lekukan', 'sudut', 'atas', 'bawah', 'panjang', dan 'pendek'.


5. Meningkatkan konsentrasi

young
Membantu meningkatkan konsentrasi. (foto: pixabay/kaboompics)

Pada anak dengan gangguan ADHD, bermain dengan potongan puzzle dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan kemampuan motorik mereka. Pilih gambar puzzle yang menarik, misalnya tokoh kartun favorit, supaya tidak cepat bosan.

Namun, jangan lupa berikan jeda istirahat di tiap permainan karena aktivitas yang menuntut konsentrasi dalam jangka panjang bisa terasa melelahkan untuk anak dengan ADHD.(*)

BACA JUGA: Ternyata Terlalu Menggilai Idola Itu Termasuk Gangguan Jiwa

Kredit : dwi


Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH