Saksi Ahli Rizieq Tegaskan Semua Kerumunan Tingkatkan Risiko Penularan Layar menampilkan suasana sidang lanjutan Rizieq Shihab dengan agenda pemeriksaan saksi di PN Jakarta Timur, Kamis (29/4). ANTARA/Yogi Rachman

Merahputih.com - Kubu Rizieq Shihab menghadirkan dua saksi ahli dalam sidang lanjutan kasus kerumunan di Petamburan dan Megamendung.

Salah satu saksi ahli, Ketua Umum Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia, Hariadi Wibisono menegaskan bahwa setiap kerumunan berisiko meningkatkan penularan COVID-19.

Baca Juga:

Rizieq Tak Izin ke Satpol PP Bikin Acara Peletakan Batu Pertama di Megamendung

"Tidak ada perbedaan," ujar Hariadi Wibisono dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (29/4).

Saksi ahli lain, epidemiolog dari Fakultas Kedokteran (FK) Unvierstas Padjadjaran, Panji Fortuna juga menyatakan bahwa yang meningkatkan risiko penularan COVID-19 bukan kerumunannya.

"Jadi mau itu Maulid Nabi, mau itu kampanye, apakah itu musik rock, itu kerumunan," ujar Panji Fortuna.

Panji juga mengatakan untuk mengatasi pandemi COVID-19 di Indonesia, semua kerumunan yang berpotensi terjadi penularan harus ditiadakan.

Rizieq Shihab menyapa massa yang menjemputnya di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (10/11/2020). (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/aww)
Rizieq Shihab menyapa massa yang menjemputnya di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (10/11/2020). (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/aww)

"Kalau sebagian kerumunan ada, sebagian kerumunan tidak ada, kurang efektif dibandingkan semua kerumunan ditiadakan," jelas Panji.

Pengadilan Negeri Jakarta Timur menggelar sidang lanjutan Rizieq Shihab dengan agenda pemeriksaan saksi ahli dari Jaksa Penuntut Umum untuk perkara nomor 221, 222, dan 226.

Perkara nomor 221 untuk terdakwa Rizieq Shihab terkait kasus kerumunan warga di Jalan KS Tubun, Kelurahan Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat pada November 2020 lalu.

Baca Juga:

Akui Jadi Saksi Kasus Kerumunan Petamburan Rizieq, Wagub DKI: Gak Bisa Hadir

Selanjutnya perkara nomor 222 merupakan berkas kasus yang sama dengan terdakwa H. Haris Ubaidillah, H. Ahmad Sabri Lubis, Ali Alwi Alatas, Idrus Alias Idrus Al Habsyi, dan Maman Suryadi.

Perkara nomor 226 merupakan berkas untuk Rizieq Shihab dalam kasus kerumunan warga di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Megamendung, Bogor. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ini Dukungan Kebijakan Untuk Pulihkan Ekonomi di 2021
Indonesia
Ini Dukungan Kebijakan Untuk Pulihkan Ekonomi di 2021

"Untuk perekonomian tahun 2021 ini, akan terus mengawal dan trennya akan terus membaik didukung dengan kemajuan penanganan COVID-19 termasuk vaksinasi,” kata Sri Mulyani. (Asp)

TNI Kerahkan Ratusan Pasukannya Percepat Vaksinasi COVID-19 di Jakarta
Indonesia
TNI Kerahkan Ratusan Pasukannya Percepat Vaksinasi COVID-19 di Jakarta

Pengerahan tenaga kesehatan itu merupakan upaya membantu mempercepat vaksinasi COVID-19

Begini Reaksi Wagub Jakarta Jadi Provinsi Paling Abai Jaga Jarak
Indonesia
Begini Reaksi Wagub Jakarta Jadi Provinsi Paling Abai Jaga Jarak

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Pusat melaporkan, DKI Jakarta menjadi provinsi yang tidak taat dalam menjaga protokol kesehatan.

Pemkab Bantul Izinkan Obyek Wisata Pantai Selatan Beroperasi
Indonesia
Pemkab Bantul Izinkan Obyek Wisata Pantai Selatan Beroperasi

Lokasi Wisata Pantai Selatan di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai beroperasi kembali.

DPR Nilai Perpanjangan PPKM Bikin Rakyat Bingung dan Galau
Indonesia
DPR Nilai Perpanjangan PPKM Bikin Rakyat Bingung dan Galau

Penentuan kebijakan PPKM dalam masa satu minggu hanya membuat rakyat galau dan bingung karena tidak tahu sampai kapan kondisi membaik.

Erick, Sandiaga, dan Luthfi: Tiga Sahabat yang Dipersatukan Jokowi di Kabinet
Indonesia
Erick, Sandiaga, dan Luthfi: Tiga Sahabat yang Dipersatukan Jokowi di Kabinet

Jokowi mempersatukan tiga sahabat yakni Erick Thohir, Sandiaga Uno serta Muhammad Luthfi sebagai menteri atau pembantunya dalam menjalani roda pemerintahan.

Ini Tanggapan PDIP atas Penangkapan Kadernya Mensos Juliari
Indonesia
Ini Tanggapan PDIP atas Penangkapan Kadernya Mensos Juliari

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara yang juga kader PDIP sebagai tersangka.

Pasca Aksi Teror, Kapolri Minta Umat Kristiani Tak Khawatir Beribadah
Indonesia
Pasca Aksi Teror, Kapolri Minta Umat Kristiani Tak Khawatir Beribadah

umat Katolik dan Kristiani yang akan melaksanakan rangkaian ibadah. Silakan melaksanakan ibadah dengan tenang dan lancar," pesannya.

 Suntik 5.600 Dosis Vaksin, ISNU Jatim Kerahkan 300 Nakes
Indonesia
Suntik 5.600 Dosis Vaksin, ISNU Jatim Kerahkan 300 Nakes

Vaksinasi berlangsung di Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN Satu) Tulungagung, Jawa Timur.

Ketua DPR Berharap Pers Bisa Tangkal Hoaks COVID-19
Indonesia
Ketua DPR Berharap Pers Bisa Tangkal Hoaks COVID-19

Putri Megawati Soekarnoputri itu berharap pers dapat mengedukasi masyarakat dan menangkal hoaks terkait COVID-19 agar tidak menyesatkan masyarakat.