Saba Mackerel, Salah Satu Ikan Paling Sehat dan Terjangkau
Shio yaki. (Foto Favy.jp)
KETIKA mengunjungi restoran ala Jepang, mungkin kamu akan familiar dengan hindangan ikan Saba. Ada yang dijadikan sashimi, ada juga yang digoreng dan ditambahkan mayonais dan lemon.
Saba merupakan tipe mackerel yang terkenal manfaat kesehatan yang tinggi, oily, dan gurih. Ikan asal Norwegia ini pun sangat populer di Jepang. Di Negeri Sakura tersebut, Saba Mackerel disajikan dengan berbagai cara mulai dari dimakan mentah-mentah (sashimi), digoreng, dibakar, sampai dikemas ke dalam kaleng.
Ikan Saba memiliki yang gurih dan berminyak. Sebagian orang pun tidak menyukainya karena Saba dianggap terlalu amis. Namun dengan cara masak yang sesuai dan tepat, Saba bisa menjadi hidangan yang nikmat dan bermanfaat bagi tubuh.
Baca juga:
Dilansir dari savy.jp, saba merupakan ikan yang sangat kaya protein, vitamin, mineral, dan asam lemak omega-3 EPA dan DHA. Dilansir dari U.S. National Institutes of Health, EPA dan DHA sangat penting bagi perkembangan sel tubuh dan baik untuk perkembangan janin dan penuaan yang sehat.
Simpelnya, semakin banyak memakan ikan yang sehat seperti saba, maka kamu bisa hidup lebih lama dan memiliki risiko rendah terkena penyakit. Apalagi, ikan saba tergolong murah dan mudah didapatkan.
Bahkan, sebuah program televisi Jepang mengabarkan bahwa ada seorang pria berusia 80 tahun yang mengaku tidak pernah pilek selama 40 tahun. Tipsnya? Ia selalu makan-makanan yang sehat, termasuk ikan saba kalengan untuk makan siang setiap hari.
View this post on Instagram
Bingung ingin mengolah ikan saba seperti apa? Ada banyak menu makanan yang bisa kamu coba. Jika ingin yang simpel, kamu bisa mengolahnya menjadi menu Shio yaki. Taburkan garam di atas ikan saba, kemudian panggang ikan tersebut sampai garing.
Baca juga:
Pencinta Sushi, Pikir Dua Kali Sebelum Mencampur Wasabi dan Kecap Asin
Selanjutnya, kamu bisa membuat sushi dari ikan saba. Potong ikan saba mentah, letakkan irisannya di atas nasi. Kemudian, cocol bawang putih dan jahe agar lebih nikmat.
Paling simpel, kamu bisa mencoba saba kalengan. Bahkan, ada berbagai rasa-rasa pada saba kalengan mulai dari miso, teriyaki, spicy sesame, sampai original asin. Kamu bisa langsung memakannya saat dikeluarkan dari dalam kaleng, atau dimasak. Hidangan ini bisa dimakan dengan nasi atau diselipkan pada sandwich. Jika makan saba kalengan, kamu pun bisa mengonsumsi tulangnya juga karena tergolong lunak. (SHN)
Baca juga:
Baik bagi Orang Dewasa, Bahan Pangan Ini Tidak Penting untuk MPASI Si Kecil
Bagikan
annehs
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya