Kecantikan
Retinol, Bahan Antiaging Terbaik Menurut Dermatolog Untuk melihat hasil menggunakan retinol butuh waktu lama. (Foto: 123RF/citalliance)

SELALU saja ada bahan baru dalam tren skincare. Ada satu bahan yang terus direkomendasikan para dermatolog, yaitu retinol. Ini adalah salah satu bahan super yang mampu melakukan banyak hal untuk kulit dan tampaknya terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Namun, ini bukan hanya tren dan sensasi. Ada banyak penelitian yang mendukung kemanjurannya.

"Bila kamu ingin melengkapi rutinitas perawatan kulit setelah pembersih, pelembap, dan SPF, coba mempertimbangkan untuk menambahkan retinol," kata Melanie Palm, M.D., dermatolog bersertifikat dan profesor klinis di Scripps Encinitas Memorial Hospital di California, AS, mengutip prevention.com (6/1).

Baca juga:

Perawatan Kulit Wajah Secara Menyeluruh Selama Pandemi

Di samping tabir surya, retinol bisa dibilang topikal paling kuat yang kita miliki. Tidak hanya mencegah tanda-tanda awal penuaan dan kerusakan akibat sinar UV, tetapi juga membalikkan garis-garis halus, kerutan, dan perubahan warna kulit begitu muncul. Bahan ini juga menjadi pahlawan dalam perang melawan jerawat.

Retinoid adalah turunan vitamin A yang digunakan pada kulit untuk mengatasi berbagai masalah kulit, mulai dari jerawat hingga keriput. Bahan ini dikenal dengan beberapa nama yang berbeda dan dalam berbagai tingkat kekuatan.

Jenis yang paling ampuh dalam produk OTC (over the counter atau tanpa resep) biasanya disebut sebagai retinoid, sedangkan jenis turunan vitamin A yang kurang manjur dan dijual bebas antara lain retinaldehyde dan retinyl ester seperti retinyl proprionate.

Ada pula retinoid yang tidak dijual bebas dan harus menggunakan resep, seperti tretinoin dan tazaroten (yang sudah dalam bentuk aktif disebut asam retinoat). Jenis ini lebih kuat dan tidak butuh waktu lama untuk memperbaiki penampilan kulit. Namun, ada sisi negatifnya, bahan yang lebih kuat cenderung lebih mudah menyebabkan iritasi.

Retinol biasa tidak aktif sampai dioleskan ke kulit. (Foto: 123RF/citalliance)

"Di sisi lain, retinol biasa tidak aktif sampai dioleskan ke kulit," kata Joshua Zeichner, M.D., direktur kosmetik dan penelitian klinis di bidang dermatologi di Mount Sinai Medical Center di New York City. Setelah dioleskan, sel kulitmu akan mengubah retinol menjadi asam retinoat, dan proses konversi inilah yang menyebabkan butuh waktu lebih lama untuk melihat hasilnya.

Baca juga:

Biar enggak bingung, Kenali Dulu nih Istilah dalam Dunia Kecantikan

Menurut Palm, bukan berarti retinol OTC tidak seefektif retinoid resep. Artinya butuh waktu lebih lama (dan rajin) pakai untuk melihat hasilnya. "Karena retinyl ester perlu menjalani dua langkah untuk diubah, mereka umumnya ditoleransi dengan lebih baik dan dianggap sebagai salah satu bentuk vitamin A yang lebih ringan," tambah Dr. Zeichner.

Manfaat retinol

Retinol paling terkenal dengan manfaat anti-penuaannya. "Karena retinol mengikat reseptor retinoid pada kulit, ia meningkatkan pergantian sel dan merangsang produksi kolagen," kata Zeichner. Bahan ini mengentalkan lapisan kulit yang lebih dalam dan meningkatkan kemampuan kulit untuk menahan air, memperbaiki garis-garis halus, dan kerutan dalam prosesnya.

Palm mengatakan bahan ini juga menipiskan lapisan paling atas kulit (dikenal sebagai stratum corneum). Perpaduan kedua manfaat ini membuat penggunaan retinol secara teratur dapat membantu meminimalkan perubahan warna kulit (seperti bintik-bintik penuaan yang mengganggu), meratakan warna dan tekstur, dan meningkatkan penyerapan obat topikal lain pada kulit.

"Selain pergantian kulit, retinol dapat membantu menormalkan fungsi kelenjar minyak dan folikel rambut, sehingga dapat membantu mengatasi jerawat," jelas Palm.

Efek samping retinol

Masalah utama retinol adalah dapat menyebabkan kekeringan dan iritasi kulit yang signifikan. "Terlalu banyak turunan vitamin A ini dapat mengiritasi kulit dengan menyebabkan pergantian sel menjadi terlalu cepat dan fungsi pelindung kulit terganggu," papar Palm.

Untuk mengatasi iritasi, ada baiknya memberi waktu pada kulit untuk menyesuaikan diri. "Mulailah dengan menggunakan retinol biasa dua kali seminggu," saran Erum Ilyas, M.D., seorang dokter kulit di Montgomery Dermatology di Pennsylvania.

Takaran retinol seukuran kacang sudah cukup untuk merawat wajah. (Foto: 123RF/artfully)

Tidak perlu menggunakan banyak produk. "Jumlah seukuran kacang sudah lebih dari cukup untuk merawat seluruh wajah," tutur Palm. Setelah itu, biarkan kulit yang menentukan. Jika setelah dua minggu kulit bisa menyesuaikan diri dengan baik, cobalah meningkatkan penggunaan retinol dua hari sekali. Pada hari-hari lain, gunakan pelembap untuk mengatasi kekeringan.

Dalam melakukan semua proses ini, retinol dapat membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari, jadi pastikan untuk mengoleskan tabir surya setiap pagi.

"Jika seseorang benar-benar tidak toleran terhadap retinol, pertimbangkan untuk menggunakan produk yang mengandung bakuchiol. Ini adalah turunan tumbuhan yang bertindak sebagai retinol, tapi tanpa kemerahan dan iritasi," urai Palm.

Dua hal penting yang perlu kamu ingat tentang penggunaan retinol adalah dibutuhkan waktu yang panjang untuk melihat hasilnya. Sekitar 6-12 bulan, tergantung kulitmu.

Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa retinoid dapat menyebabkan cacat lahir pada janin. Jadi jika kamu sedang hamil atau mencoba untuk hamil, sebaiknya hindari produk perawatan kulit berbasis retinol sampai pascapersalinan. (aru)

Baca juga:

Penerapan Layanan Purnajual dalam Industri Kecantikan

Cantik Tak Selalu Dari Fisik
Fun
Ladies, Hindari Gaya Rambut Ini
Fun
Model Rambut Pendek Buat Si Pipi Chubby
Fashion
Cantik Tak Selalu Dari Fisik
Fun
Ladies, Hindari Gaya Rambut Ini
Fun
Model Rambut Pendek Buat Si Pipi Chubby
Fashion
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kolaborasi Langka Bob Dylan dan George Harrison Bakal Rilis 2021
ShowBiz
Kolaborasi Langka Bob Dylan dan George Harrison Bakal Rilis 2021

Kolaborasi ini akan berbentuk album box set bertajuk Bob Dylan – 1970.

Menurut Chef Devina Hermawan, Ini Makanan yang Wajib Ada di Atas Meja Makan Saat Imlek
Fun
Berselang 50 Tahun, Kalender 1971 Bisa Dipakai Lagi di 2021
Fun
Berselang 50 Tahun, Kalender 1971 Bisa Dipakai Lagi di 2021

Tahukah kamu kalau kalender yang dibuat setengah abad lalu ternyata dapat digunakan tahun ini?

Alasan Menyentuh Baskara Putra Pilih Nama Hindia Sebagai Nama Panggungnya
ShowBiz
Alasan Menyentuh Baskara Putra Pilih Nama Hindia Sebagai Nama Panggungnya

Pemilihan nama panggung tersebut cukup memiliki arti mendalam baginya.

Nadin Amizah Mengangkat Cerita Hubungan Ibu dan Anak dalam 'Bertaut'
ShowBiz
Nadin Amizah Mengangkat Cerita Hubungan Ibu dan Anak dalam 'Bertaut'

Lewat Video Musik ‘Bertaut’, Nadin Amizah menggambarkan hubungan ibu dan anak.

Amankah Investasi Online? Yuk Intip Tips Berinvestasi Bagi Pemula
Fun
Amankah Investasi Online? Yuk Intip Tips Berinvestasi Bagi Pemula

Wawancara eksklusif dengan Rizki Marman Saputra, seorang manager di salah satu Lembaga Keuangan milik BUMN di Jakarta

5 Zodiak ini 'Cool' Saja Saat Dipuji Orang
Fun
5 Zodiak ini 'Cool' Saja Saat Dipuji Orang

Zodiak-zodiak ini sepertinya lurus-lurus saja ketika dipuji orang lain.

Konsumtif Tapi Sukses Bisnis 'Reseller' Produk Fesyen, Begini Kiatnya!
Fun
[HOAKS atau FAKTA]: Makan Buah saat Perut Kosong Sembuhkan Kanker
Fun
[HOAKS atau FAKTA]: Makan Buah saat Perut Kosong Sembuhkan Kanker

Mari kita pastikan apakah buah benar-benar bisa menyembuhkan kanker.

Kanye West Pinjam Uang untuk Kampanye Presiden AS
ShowBiz
Kanye West Pinjam Uang untuk Kampanye Presiden AS

West menghabiskan Rp100 miliar untuk kampanye presiden AS.