PPP Ungkap Alasan KIB Belum Tentukan Capres sampai Saat Ini

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 13 Maret 2023
PPP Ungkap Alasan KIB Belum Tentukan Capres sampai Saat Ini

Ketua DPP PPP Achmad Baidowi. ANTARA/HO-Humas PPP/aa.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) hingga kini belum menentukan siapa bakal calon presiden (capres) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi mengungkapkan alasan KIB belum tentukan capres karena sampai sekarang memang belum ada koalisi yang resmi.

Baca Juga

PBB-PPP akan Jajaki Kerja Sama di Pemilu 2024

"Persoalan sekarang (KIB) belum menentukan capres kan soal waktu dan sekali lagi kami pastikan hingga hari ini belum ada koalisi yang resmi," kata Awiek kepada wartawan di DPP PPP, Jakarta Pusat, Senin (13/3).

Pria yang akrab disapa Awiek ini menyebut, koalisi akan menjadi resmi setelah mendaftarkan capres dan cawapresnya di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Bahkan, ia mencontohkan pada periode lalu ada koalisi yang bergabung saat proses menuju KPU.

"Ibarat orang ini lagi tunangan semuanya, periode lalu bahkan ada anggota koalisi salah satu kelompok koalisi bergabungnya saat proses menuju KPU," tuturnya.

Baca Juga

PDIP Otomatis Gabung KIB jika Ajak PPP Berkoalisi

Awiek juga menyebut ada figur calon wakil presiden yang berganti di detik-detik akhir pemilu. Ia menganalogikan bahwa sebelum janur kuning melengkung, semua sangat mungkin terjadi.

"Bahkan ada figur cawapres berganti di last minute. Sebelum janur kuning melengkung semua sangat mungkin terjadi, bahkan janur kuning melengkung penghulu enggak dateng, enggak jadi nikah barang itu," kata dia. (Knu)

Baca Juga

Yusril Akan Temui Elite PPP Bahas Eksistensi Parpol Islam

#Partai Persatuan Pembangunan (PPP) #Koalisi Indonesia Bersatu #Pilpres 2024 #Capres 2024 #Partai Politik
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PDIP Gelar Rakarnas 10 -12 Januari, Ini Tema dan Agenda Yang Dibahas
PDIP memilih tema Satyam Eva Jayate, dengan sub tema Di Sanalah Aku Berdiri, untuk Selama-lamanya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
PDIP Gelar Rakarnas 10 -12 Januari, Ini Tema dan Agenda Yang Dibahas
Indonesia
Mayoritas Pemilih Partai Politik Tolak Pilkada Dipilih DPRD
Hanya 53,3 persen publik percaya partai politik bekerja untuk kepentingan rakyat, sementara 39,3 persen menyatakan tak percaya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Mayoritas Pemilih Partai Politik Tolak Pilkada Dipilih DPRD
Berita
Pramono Perintahkan 2 Hari Setelah Acara Bendera dan Spanduk Partai Harus Diturunkan
Pria yang akrab disapa Pram itu pun mengaku tidak peduli jika ia dikritik terkait keputusannya untuk membersihkan spanduk dan bendera partai di Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Desember 2025
Pramono Perintahkan 2 Hari Setelah Acara Bendera dan Spanduk Partai Harus Diturunkan
Indonesia
Gimmick Baru PSI, Tinggalkan Sapaan Bro dan Sis Demi Kesan Lebih Egaliter
Ketua Harian PSI Ahmad Ali mencontohkan sapaan Bro dan Sis tidak sesuai jika digunakan dalam konteks tertentu, misalnya saat berkunjung ke pondok pesantren.
Wisnu Cipto - Sabtu, 22 November 2025
Gimmick Baru PSI, Tinggalkan Sapaan Bro dan Sis Demi Kesan Lebih Egaliter
Indonesia
Presiden Perintahkan Kader PKS Jadi Negarawan, Jaga Integritas
Al Muzzammil berpesan kepada para kader PKS untuk menjadi negarawan sejati yang mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 02 November 2025
Presiden Perintahkan Kader PKS Jadi Negarawan, Jaga Integritas
Indonesia
Kader Partai Lain Loncat Gabung PSI, Jokowi Melihat Masa Depan Cerah
Jokowi menilai mereka yang bergabung ke PSI kemungkinan melihat masa depan cerah PSI atau merasa cocok dengan suasananya.
Wisnu Cipto - Senin, 13 Oktober 2025
Kader Partai Lain Loncat Gabung PSI, Jokowi Melihat Masa Depan Cerah
Indonesia
Pramono Bakal Tindak Bendera Partai yang Ganggu Keindahan Kota, Pasukan Oranye Jadi Andalan
DLH DKI Jakarta kini menyediakan layanan khusus pengangkutan sampah berukuran besar
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Oktober 2025
Pramono Bakal Tindak Bendera Partai yang Ganggu Keindahan Kota, Pasukan Oranye Jadi Andalan
Indonesia
Dualisme PPP Selesai, Mardiono Jadi Ketua Umum, Agus Waketum dan Taj Yasin Duduki Kursi Sekjen
Muhammad Mardiono dan Agus Suparmanto bersepakat untuk islah atau berdamai terkait perebutan kursi ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hasil Muktamar X pada 27-28 September lalu.
Frengky Aruan - Senin, 06 Oktober 2025
Dualisme PPP Selesai, Mardiono Jadi Ketua Umum, Agus Waketum dan Taj Yasin Duduki Kursi Sekjen
Indonesia
Pegang SK Menkum, PPP Kubu Mardiono Ajak Agus Suparmanto Cs Gabung
Usman mengajak Agus dan Husnan Bey Fananie kembali bersatu di bawah komando Mardiono dan berjuang bersama-sama demi masa depan PPP.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Oktober 2025
Pegang SK Menkum, PPP Kubu Mardiono Ajak Agus Suparmanto Cs Gabung
Indonesia
Kata Menteri Hukum Soal Klaim 2 Ketum PPP Merasa Menang di Muktamar
Pemerintah pun tidak akan mencampuri urusan partai, termasuk adanya aksi kericuhan dalam munas PPP tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 September 2025
Kata Menteri Hukum Soal Klaim 2 Ketum PPP Merasa Menang di Muktamar
Bagikan