Polisi Perlu Periksa Rizieq Shihab Terkait Dugaan Anggota FPI Terlibat Jaringan ISIS Pencopotan atribut milik FPI oleh petugas gabungan dari TNI dan Polri di Jalan Petamburan III, Rabu (30/12/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

MerahPutih.com - Densus 88 diminta mengusut tuntas adanya dugaan keterlibatan anggota Front Pembela Islam (FPI) yang diduga ikut di jaringan kelompok terorisme dan berbaiat pada ISIS.

"Densus 88 harus mendalami pengakuan 19 terduga teroris itu," ujar Praktisi hukum Petrus Selestinus di Jakarta, Sabtu (6/2).

Baca Juga:

Nasib FPI dan PA 212 Kini: Oposisi di Ujung Tanduk

Ia memaparkan, tujuannya dari pemeriksaan itu, untuk memastikan apakah ada petinggi FPI merupakan bagian dari aksi terorisme para terduga dalam jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD), yang mengaku sempat dibaiat ke dalam jaringan teroris ISIS.

"Untuk itu diperlukan suatu penyelidikan dan penyidikan secara menyeluruh dan konprehensif seluruh aktivitas FPI di masa lalu," jelas Petrus kepada Merahputih.com.

Petrus menilai, selama 10 tahun terakhir, ceramah pimpinan FPI Rizieq Shihab mengandung narasi ancaman kekerasan, sehingga menimbulkan suasana teror atau rasa takut yang meluas.

Sementara berdasarkan temuan Densus 88 di lapangan, diperoleh fakta jka sejumlah terduga teroris adalah anggota FPI, telah masuk ke dalam jaringan JAD dan dibaiat masuk ke dalam jaringan ISIS.

"Terhadap Rizieq Shihab perlu dilakukan penyelidikan dan penyidikan dengan instrumen UU No. 5 Tahun 2018, Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme," jelas Petrus.

Ini dipertegas dengan adanya pengakuan dari 26 terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang ditangkap Densus 88 di Sulawesi Selatan dan Gorontalo. Dan 19 diantaranya merupakan anggota FPI di Makassar, yang mengaku sempat berbaiat kepada kelompok teroris ISIS pimpinan Abubakar Al-Baghadadi.

Rizieq Shihab saat ditangkap. (Foto: Antara)
Rizieq Shihab. (Foto: Antara)

Selain dari ada itu, temuan PPATK terhadap 92 Rekening FPI dan afiliasinya, diperolah fakta bahwa beberapa rekening di antaranya terindikasi adanya perbuatan melawan hukum.

"Ini perlu dilakukan penyelidikan untuk mengungkap kepastian adanya peran mereka," tutup Petrus.

Baiat terhadap ISIS itu diungkap melalui pengakuan AA—salah satu dari 19 tersangka teroris yang dibekuk di Makassar. Ia menyatakan pernah terjadi baiat dukungan kepada ISIS yang dilakukan di bekas markas daerah laskar FPI Jalan Sungai Limboto.

Saat itu hadir Munarman, Ustaz Basri, dan Ustaz Fauzan Al Anshari hadir. Dua nama terakhir telah meninggal dunia karena sakit.

Namun pengacara FPI Azis Yanuar membatah ada acara baiat dukungan kepada ISIS. Yang ada adalah diskusi umum terkait kondisi perpolitikan dunia secara global. Munarman, Basri, dan Fauzan duduk sebagai pembicara.

Azis menegaskan bila AA tidak pernah terdaftar sebagai anggota Laskar FPI Makassar maupun di kota atau Kabupaten lainnya yang ada di provinsi Sulawesi Selatan. (Knu)

Baca Juga:

FPI Berganti Nama karena Ketidaktegasan Aparat Penegak Hukum

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS ATAU FAKTA]: Habib Rizieq Pulang ke Indonesia Jika Dijemput Jokowi dan Megawati
Indonesia
[HOAKS ATAU FAKTA]: Habib Rizieq Pulang ke Indonesia Jika Dijemput Jokowi dan Megawati

foto yang digunakan di klaim tersebut, salah satunya pernah dimuat di artikel berjudul “Datangi Kantor-kantor Kementerian, PA 212 Mohon Bantuan Kepulangan Habib Rizieq”

Legislator Minta Anies Tinjau Ulang Kebijakan Gage untuk Motor
Indonesia
Legislator Minta Anies Tinjau Ulang Kebijakan Gage untuk Motor

"Kalau motor kena ganjil genap, motornya menjadi tidak maksimal digunakan untuk bekerja. Bagaimana mereka bisa membayar kredit motornya?," tegasnya.

Legislator PPP Kutip Surat Al Maidah Jadi Dasar RUU Larangan Minuman Beralkohol
Indonesia
Legislator PPP Kutip Surat Al Maidah Jadi Dasar RUU Larangan Minuman Beralkohol

RUU ini bertujuan melindungi masyarakat dari dampak negatif minuman beralkohol

Alasan Polisi Loloskan Ribuan Pemudik di Kedungwaringin
Indonesia
Alasan Polisi Loloskan Ribuan Pemudik di Kedungwaringin

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri membenarkan ratusan pemudik sengaja diloloskan di pos penyekatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi pada Minggu (9/5) malam.

KPK Periksa Bos Bea Cukai Soekarno-Hatta Terkait Kasus Edhy Prabowo
Indonesia
KPK Periksa Bos Bea Cukai Soekarno-Hatta Terkait Kasus Edhy Prabowo

Selain Finari, penyidik KPK juga memanggil tiga saksi lagi

Dinkop UMTK Kediri Cetak Montir Sepeda Angin di Masa Pandemi Corona
Indonesia
Dinkop UMTK Kediri Cetak Montir Sepeda Angin di Masa Pandemi Corona

Dinkop UMTK menyiapkan pelatihan montir bagi para pemuda di wilayahnya. Hal ini bertujuan untuk memberikan bekal keterampilan mereka untuk membuka usaha terlebih di masa pandemi COVID-19.

KPK Akhirnya Tangkap Nurhadi, Buron Kasus Mafia Peradilan MA
Indonesia
KPK Akhirnya Tangkap Nurhadi, Buron Kasus Mafia Peradilan MA

Nurhadi dan menantunya diamankan di sebuah rumah di kawasan Jakarta Selatan

Halau Pemudik, Pemkab Sleman Pasang Penyekat di Jalur Tikus Perbatasan
Indonesia
Halau Pemudik, Pemkab Sleman Pasang Penyekat di Jalur Tikus Perbatasan

Posko monitoring penumpang ada di Terminal Prambanan, Terminal Condongcatur, Terminal Gamping dan Terminal Pakem.

Bantuan Sosial Buat Buruh Perlu Dievaluasi
Indonesia
Bantuan Sosial Buat Buruh Perlu Dievaluasi

Program Jaringan Pengaman Sosial (JPS) di Kementerian Ketenagakerjaan untuk meringankan beban masyarakat dan pekerja dinilain belum optimal.

Tolak RUU Ciptaker, Ratusan Buruh Kepung Istana
Indonesia
Tolak RUU Ciptaker, Ratusan Buruh Kepung Istana

Massa membawa spanduk bertuliskan penolakan terhadap RUU Cipta Kerja.